Begini Serunya Orang Asing Belajar Membatik di Taipei

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 20 November 2015 | 08:33 WIB
Begini Serunya Orang Asing Belajar Membatik di Taipei
Ilustrasi batik. (Shutterstock)

Suara.com - Batik sudah mendunia dan menjadi warisan budaya UNESCO. Di Taiwan, batik menjadi daya tarik masyarakat lokal untuk bejalar membuatnya.

Ada sekitar 300 lebih warga negara Taiwan dan asing lainnya belajar membatik. Mereka antusias.

Mereka diajarkan oleh mahasiswa dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan di sela-sela acara Remarkable Indonesia di Taipei.

"Kami ingin mengenalkan batik secara luas sebagai salah satu warisan budaya Indonesia kepada penduduk lokal Taiwan dan orang asing di Taiwan," kata Ketua PPI Taiwan Iman Adipurnama di Taipei, Jumat (20/11/2015) pagi waktu setempat.

Remarkable Indonesia yang digelar oleh Kantor Dagang Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI) di pelataran Mal Shinkong Mitsukoshi itu dikemas dalam bentuk "miniworkshop". Para peserta mengenali seni batik mulai dari alat dan bahan yang diperlukan, pembuatan batik, hingga penggunaan batik di Indonesia kepada para pengunjung "booth" PPI Taiwan.

Pengunjung yang berpartisipasi sebagian besar adalah warga lokal Taiwan dan mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Taiwan.

Pelatihan membatik tersebut dipandu oleh Kharisma Creativani, mahasiswa Indonesia asal Yogyakarta yang sedang menempuh pendidikan di jurusan Art Design di National Yunlin University of Science and Technology, Taiwan.

"Selain belajar membatik, pengunjung juga diperkenankan membawa pulang hasil karya mereka," kata Iman.

Tentu saja hal itu membuat para peserta berulang kali membatik, seperti yang dilakukan oleh Giang Koi, mahasiswa asal Vietnam.

"Saya sangat menyukai batik karena batik dibuat secara detail dan hati-hati sehingga hasilnya sangat indah," kata Koi.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat menarik karena dapat belajar mengenai salah satu kebudayaan Indonesia dan berharap suatu saat dirinya dapat mengunjungi Indonesia untuk belajar batik secara langsung dari tempat asalnya.

Demikian halnya dengan Qiu Lian Chen, peserta asal Taiwan yang mengaku belum pernah mengenal batik. Akan tetapi, setelah mengikuti kegiatan ini, dirinya merasa batik adalah warisan budaya Indonesia yang sarat akan nilai-nilai filosofis kehidupan.

"Pembuatan batik yang membutuhkan keterampilan dan kerja keras yang tinggi sangat selaras dengan ketekunan yang dibutuhkan seseorang untuk mencapai hasil yang maksimal dalam hidupnya," ujarnya.

Selain itu, dia memganggap batik sebagai aset budaya yang istimewa bagi Indonesia karena tidak ada di negara lain.

"Menurut saya kegiatan ini sangat unik dan menjadi daya tambah kegiatan pameran budaya Indonesia di Taiwan. Saya bisa belajar sesuatu dan punya kenangan indah kali ini," kata Yiping Huang, peserta asal Taiwan lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengusaha Minta PPn untuk Batik dan Kerajinan Dihapus

Pengusaha Minta PPn untuk Batik dan Kerajinan Dihapus

Bisnis | Senin, 16 November 2015 | 15:16 WIB

Batik Air Buka Rute Penerbangan Baru Batam-Halim Perdanakusuma

Batik Air Buka Rute Penerbangan Baru Batam-Halim Perdanakusuma

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 14:11 WIB

Lion Air: Tak Ada yang Cedera di Kecelakaan Batik Air

Lion Air: Tak Ada yang Cedera di Kecelakaan Batik Air

News | Jum'at, 06 November 2015 | 16:53 WIB

Penumpang yang Diturunkan di Solo Diantar Pakai Taksi ke Yogya

Penumpang yang Diturunkan di Solo Diantar Pakai Taksi ke Yogya

News | Jum'at, 06 November 2015 | 16:42 WIB

Adi Sucipto Tutup Sementara, Penerbangan Dialihkan ke Solo

Adi Sucipto Tutup Sementara, Penerbangan Dialihkan ke Solo

News | Jum'at, 06 November 2015 | 16:23 WIB

Terkini

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

×