Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengusaha Minta PPn untuk Batik dan Kerajinan Dihapus

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 16 November 2015 | 15:16 WIB
Pengusaha Minta PPn untuk Batik dan Kerajinan Dihapus
Ilustrasi batik. (Shutterstock)

Suara.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memberikan masukan kepada pemerintah agarnmengapus pajak PPn (pajak pertambahan nilai) untuk produk Batik dan Kerajinan.

Alasannya, pemerintah harus memperhatikan sektor riil dan UKM yang telah terbukti memiliki daya tahan dibandingkan sektor finansial. Serta membantu perekonomian Indonesia melewati masa krisis.

“Kita ambil contoh batik, persaingan dengan produk Cina dan bayangan MEA harus dihadapi dan dipersiapkan. Nah, salah satu persiapannya adalah dengan kompetitifnya harga batik sehingga masyarakat lebih memilih produk lokal dengn penerapan PPn harga akan lebih tinggi untuk itu diperlukan terobosan sehingga dapat bersaing dengan produk luar yang susah mulai membanjiri pasar,” ujar Anggawira, Ketua Badan Pengurus Pusat HIPMI Bidang Organisasi dalam keterangan tertulisanya yang diterima suara.com, Senin (16/11/2015).

Menurut Angga, jika produk padat karya ini membuat konsumen harus membayar PPn maka ini akan sangat memberatkan bagi konsumen.

“Kalau konsumen harus membayar pajak lagi kan sudah memberatkan ini, di sisi lain produk sejenis dari negara tetangga harganya bisa jauh lebih murh karena di negara asal pemeirintahnya memberikan berbagai insentif baik kredit ekspor, bunga murah bahkan insentif pajak, ini yang seharusnya menjadi contoh untuk Indonesia,” ujarnya

Angga mencontohkan, batik sebagai produk UKM yang seharusnya tidak memberatkan para konsumen dan pelaku UKM.

“Batik adalah budaya bangsa, perkembangannya sangat di butuhkan demi kelestarian batik. Penghapusan PPN pada karya batik sangat krusial ini demi mencegahnya kepunahan pengrajin batik, Kalau pengrajin lesu karena PPn ini kan bisa gawat budaya kita,” katanya.

Ia berharap, kedepannya batik harus didukung pemerintah dengan memberikan insentif pajak untuk meningkatkan kompetisi didalam negeri. Angga menyatakan hal itu juga akan menunjang perkembangan kuantitas dan kualitas produk UKM yang semakin meningkat dan dapat menembus ke pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta Bebaskan Denda Pajak sampai Akhir Desember

Jakarta Bebaskan Denda Pajak sampai Akhir Desember

Bisnis | Senin, 16 November 2015 | 11:31 WIB

Batik Air Buka Rute Penerbangan Baru Batam-Halim Perdanakusuma

Batik Air Buka Rute Penerbangan Baru Batam-Halim Perdanakusuma

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 14:11 WIB

Indonesia Harus Tempuh Pengampunan Pajak

Indonesia Harus Tempuh Pengampunan Pajak

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 14:44 WIB

Pemerintah Harus Realistis Tetapkan Target Penerimaan Pajak

Pemerintah Harus Realistis Tetapkan Target Penerimaan Pajak

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 12:06 WIB

Menkeu: Pengampunan Pajak Perlu Untuk Benahi Basis Data

Menkeu: Pengampunan Pajak Perlu Untuk Benahi Basis Data

Bisnis | Minggu, 08 November 2015 | 07:01 WIB

KNKT Selidiki dan Cari Data Penyebab Batik Air Tergelincir

KNKT Selidiki dan Cari Data Penyebab Batik Air Tergelincir

News | Sabtu, 07 November 2015 | 17:28 WIB

Batik Air Tergelincir di Yogyakarta

Batik Air Tergelincir di Yogyakarta

Foto | Jum'at, 06 November 2015 | 18:41 WIB

Lion Air Enggan Beberkan Kerugian Akibat Kecelakaan Batik Air

Lion Air Enggan Beberkan Kerugian Akibat Kecelakaan Batik Air

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 18:01 WIB

Bandara Adisucipto Sudah Beroperasi Kembali

Bandara Adisucipto Sudah Beroperasi Kembali

News | Jum'at, 06 November 2015 | 17:02 WIB

Lion Air: Tak Ada yang Cedera di Kecelakaan Batik Air

Lion Air: Tak Ada yang Cedera di Kecelakaan Batik Air

News | Jum'at, 06 November 2015 | 16:53 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB