Kurang Sosialisasi, Kebijakan Kantong Plastik Berbayar Diprotes

Esti Utami

Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:20 WIB
Kurang Sosialisasi, Kebijakan Kantong Plastik Berbayar Diprotes
Aksi rampok kantung plastik yang dilakukan GIDKP beberapa waktu lalu. (Antara)

Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara, menyebut bahwa banyak pembelanja di plaza, swalayan, mall, dan usaha retail yang merasa terkejut dengan ketentuan kantong plastik berbayar. Hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.

"Konsumen yang membeli barang di swalayan ada yang keberatan, ketika ditawarkan karyawan di perusahaan itu, bahwa harga plastik pembungkus seharga Rp200," kata Ketua YLKI Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Sabtu (27/2/2016).

Sebab selama ini, menurut dia, konsumen yang membeli barang di tempat usaha retail selalu diberikan pembungkus dan tidak pernah diwajibkan mengeluarkan uang Rp200 untuk sebuah plastik ukuran kecil yang kelihatan tipis itu.

"Baru kali ini pula, konsumen dikenakan dana tambahan saat berbelanja di super market modern itu, dan hal ini sempat menimbulkan tanda tanya bagi mereka," ujar Abubakar.

Dia menyebutkan, sebenarnya kebijakan pemerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerapkan pengenaan biaya kantong plastik saat konsumen berbelanja di supermarket, hypermart, indomaret dan minimarket tidak ada masalah.

Namun, jauh sebelumnya peraturan pemerintah tersebut terlebih dahulu harus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga dapat diketahui secara luas dan tidak menimbulkan berbagai penafsiran yang macam-macam.

"Ya, maklum saja tidak seluruhnya masyarakat mengetahui maksud baik yang dilakukan pemerintah dan perlu pemahaman secara jelas dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan," katanya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerapkan pengenaan biaya kantong plastik pada konsumen yang berbelanja di supermarket dan swalayan tersebut pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 21 Februari 2016. Ketentuan ini sempat membuat bingung sebagian masyarakat karena merasa tidak ada sosialisasi atau kampanye mengenai plastik berbayar itu.

"Semoga dengan adanya sosialisasi tersebut, maka konsumen maupun masyarakat tidak merasa keberatan mengeluarkan uang Rp200 untuk membeli plastik berbayar itu," katanya.

Pengenaan biaya pada kantong plastik belanja bagi para konsumen yang berbelanja di usaha retail, seperti supermarket, hypermart dan minimarket dimaksudkan untuk mencegah sekaligus mengurangi sampah plastik yang umumnya berasal dari bekas penyimpanan sementara barang-barang saat berbelanja di pasar swalayan dan usaha retail lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai

Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:25 WIB

Di Balik Gema Takbir: Menolak Dosa Ekologis Plastik Hitam Kurban

Di Balik Gema Takbir: Menolak Dosa Ekologis Plastik Hitam Kurban

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:44 WIB

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Tak Hanya Pedagang Kecil, BUMN Ini Juga Mulai Rasakan Kelangkaan Plastik

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:34 WIB

Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan

Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:53 WIB

Subholding Pertamina Lakukan Program Kelestarian Lingkungan Laut di NTB

Subholding Pertamina Lakukan Program Kelestarian Lingkungan Laut di NTB

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 09:29 WIB

Atome Tanam Bakau di Pulau Genteng Kecil: Langkah Nyata Lawan Perubahan Iklim

Atome Tanam Bakau di Pulau Genteng Kecil: Langkah Nyata Lawan Perubahan Iklim

Bisnis | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:10 WIB

Review Anime Amanchu!, Pengingat untuk Menghargai Keindahan Lautan

Review Anime Amanchu!, Pengingat untuk Menghargai Keindahan Lautan

Your Say | Kamis, 11 Juli 2024 | 14:30 WIB

Optimalkan Kelestarian Lingkungan, PNM Peduli Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Dusun Ngreco

Optimalkan Kelestarian Lingkungan, PNM Peduli Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Dusun Ngreco

Bisnis | Senin, 01 Juli 2024 | 18:19 WIB

Terapkan Ekonomi Sirkuler, Pengelolaan Limbah FABA PLN Diapresiasi KLHK

Terapkan Ekonomi Sirkuler, Pengelolaan Limbah FABA PLN Diapresiasi KLHK

News | Jum'at, 28 Juni 2024 | 13:49 WIB

Jangan Pakai Kantong Plastik! Wali Kota Depok Imbau Pembagian Daging Kurban Pakai Ini

Jangan Pakai Kantong Plastik! Wali Kota Depok Imbau Pembagian Daging Kurban Pakai Ini

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:09 WIB

Terkini

Ulasan Novel Bumi: Petualangan Tiga Sahabat Menjelajahi Dunia Paralel

Ulasan Novel Bumi: Petualangan Tiga Sahabat Menjelajahi Dunia Paralel

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:30 WIB

69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa

69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 16:28 WIB

TVS Motor Edukasi Pelajar Sekolah Dasar Mengenai Pentingnya Pakai Helm SNI

TVS Motor Edukasi Pelajar Sekolah Dasar Mengenai Pentingnya Pakai Helm SNI

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 16:26 WIB

Madura United vs Arema FC Boleh Dihadiri Suporter Tuan Rumah, Aremania Dilarang Masuk Stadion

Madura United vs Arema FC Boleh Dihadiri Suporter Tuan Rumah, Aremania Dilarang Masuk Stadion

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 16:22 WIB

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Ekspor Aluminium dan Nikel Meroket, Pertanian Justru Merosot

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:21 WIB

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

Polisi Siapkan Sistem Satu Pintu di Kampung Boncos: Pendatang Asing Bakal Dites Urine

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:18 WIB

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

Rakernas Persatuan Tunanetra Indonesia, Gus Ipul Komitmen Percepat Kartu Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:17 WIB

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Sarapan Anak Sebelum Sekolah Harus Mengandung Protein, Ini Alasannya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 16:16 WIB

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:15 WIB

×