Awas Banjir Bandang Pascaletusan Anak Rinjani

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 07 November 2015 | 00:05 WIB
Awas Banjir Bandang Pascaletusan Anak Rinjani
Ilustrasi puncak Gunung Rinjani. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menganalisa ancaman bahaya secara tidak langsung dari letusan Gunung Barujari, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, berpotensi menyebabkan banjir bandang. Banjir ini terutama di Sungai Kokok Putih karena meningkatnya permukaan air Danau Segara Anak.

"Erupsi di dalam kaldera dapat menyebabkan peningkatan muka air Danau Segara Anak yang selanjutnya berpotensi menyebabkan banjir bandang di Kokok Putih," kata Petugas Vulkanologi di Pos Pengamat Gunung Api Rinjani, Desa Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur, Mutaharlin, ketika dihubungi dari Mataram, Jumat (6/11/2015).

Gunung Barujari meletus pada Minggu (25/10/2015) sekitar pukul 10.45 WITA. Hingga saat ini masih mengeluarkan asap disertai abu. Gunung itu mempunyai ketinggian 2.376 meter dari permukaan laut (mdpl) dan berada di sisi timur kaldera Gunung Rinjani.

Gunung Barujari juga disebut sebagai anak Gunung Rinjani (3.726 mdpl) oleh masyarakat Pulau Lombok karena terbentuk di area Danau Segara Anak Gunung Rinjani pada 1944.

Menurut Mutaharlin, adanya potensi banjir bandang tersebut didasarkan pada pengalaman letusan pada 1994, yang juga menyebabkan banjir bandang akibat material letusan, seperti bebatuan yang jatuh ke Danau Segara Anak, sehingga permukaan air mengalami peningkatan.

"Ancaman bahaya secara tidak langsung berada di daerah utara Gunung Rinjani, terutama di daerah aliran sungai Kokok Putih yang berhulu di area bukaan kawah," katanya.

Dia juga memaparkan kondisi aktivitas Gunung Barujari terus mengalami peningkatan ditandai dengan tremor menerus dengan amplitudo maksimum 55 milimeter, atau lebih tinggi dibanding hari sebelumnya maksimum 48 milimeter dengan tinggi letusan mencapai 2.500 meter.

"Kalau letusan yang terjadi pada 2009, amplitudo tidak sampai 55 milimeter, mungkin letusan yang sekarang ini disebabkan tekanan dari bawah yang cukup kuat dan terus menerus," ujarnya.

Muharlin juga menyebutkan, arah tiupan asap dan abu vulkanik akibat letusan Gunung Barujari menuju selatan dan utara. Berbeda dengan kondisi sejak mulai terjadi letusan hingga Kamis (5/11/20150), arahnya ke barat dan barat daya. Dia berharap agar letusan bisa berkurang dan asap disertai abu vulkanik akibat letuan terus mengarah ke utara, sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan.

"Mudahan kondisi arah angin tetap ke utara, sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan, sebab bandara berada di barat dan barat daya," katanya.

Sementara itu, Humas Bandara Internasional Lombok (BIL) Gde Lolok, mengatakan aktivitas penerbangan rencananya akan dibuka pada Sabtu (7/11), mulai pukul 08.00 WITA. Namun, hal itu tergantung kondisi cuaca dan abu vulkanik letusan Gunung Barujari.

"Kami terus memonitor situasi, mudahan besok bandara sudah bisa dibuka. Dari informasi satelit ada pergeseran arah abu vulkanik ke utara dan selatan, kalau sebelumnya barat dan barat daya, sehingga membahayakan aktivitas penerbangan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Ditutup Dua Hari, Bandara Ngurah Rai Dibuka Kembali

Setelah Ditutup Dua Hari, Bandara Ngurah Rai Dibuka Kembali

News | Kamis, 05 November 2015 | 16:04 WIB

Ratusan Calon Penumpang Pesawat Minta Uang Kembali

Ratusan Calon Penumpang Pesawat Minta Uang Kembali

News | Kamis, 05 November 2015 | 11:06 WIB

Juanda Siapkan "Gate" Khusus Tampung Penumpang Erupsi Barujari

Juanda Siapkan "Gate" Khusus Tampung Penumpang Erupsi Barujari

News | Rabu, 04 November 2015 | 18:19 WIB

Ribuan Penumpang Terlantar di Bandara Ngurah Rai

Ribuan Penumpang Terlantar di Bandara Ngurah Rai

News | Rabu, 04 November 2015 | 09:09 WIB

Tinggi Letusan Gunung Rinjani Hingga 3.500 Meter

Tinggi Letusan Gunung Rinjani Hingga 3.500 Meter

News | Rabu, 04 November 2015 | 08:34 WIB

Bandara Ngurah Rai Bali Ditutup Sampai Kamis Besok

Bandara Ngurah Rai Bali Ditutup Sampai Kamis Besok

News | Rabu, 04 November 2015 | 07:52 WIB

Anak Rinjani Meletus, Bandara Ngurah Rai Ditutup

Anak Rinjani Meletus, Bandara Ngurah Rai Ditutup

News | Selasa, 03 November 2015 | 22:26 WIB

Gunung Barujari di Lombok Meletus

Gunung Barujari di Lombok Meletus

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 14:51 WIB

24.000 Wisatawan Mendaki Gunung Rinjani

24.000 Wisatawan Mendaki Gunung Rinjani

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2015 | 02:09 WIB

Pertama Kali ke Puncak Gunung, Alexa Key Tak Mandi Berhari-hari

Pertama Kali ke Puncak Gunung, Alexa Key Tak Mandi Berhari-hari

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2015 | 06:31 WIB

Terkini

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:17 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:09 WIB

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:04 WIB

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:58 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB