Ulos Bakal Lebih Mendunia di "Pesona Danau Toba"

Ririn Indriani

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 16:17 WIB
Ulos Bakal Lebih Mendunia di "Pesona Danau Toba"
Beragam jenis kain ulos khas Tapanuli, Sumatera Utara. (Wikipedia)

Suara.com - Kain ulos yang sudah mendunia diprediksi akan kembali berjaya dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016, yang akan berlangsung di Parapat, Kabupaten Simalungun dan Balige, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara (Sumut), pada 20-21 Agustus mendatang.

Ulos merupakan selendang berwarna merah-hitam-putih, yang biasa dikombinasikan dengan tempelan manik-manik berwarna-warni, yang digunakan dalam semua upacara penting dalam tradisi masyarakat Batak. Kain tenun asli Tapanuli ini pernah tampil dalam Asian Model Festival Awards 2016.

Ribuan penonton karnaval akan mengenakan ulos dan tutup kepala tenun, atau yang disebut sortali. Menurut Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat mengapresiasi budaya ini.

“Presiden Jokowi sangat menghormati budaya lokal. Tahun lalu, dalam Karnaval Khatulistiwa Pontianak, Kalbar (Kalimantan Barat), beliau juga mengenakan baju kebesaran Dayak, dan ikut karnaval keliling kota. Tahun ini, beliau menyatakan senang bisa mengenakan simbol-simbol budaya Batak di Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016,” ujar Menpar, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Ulos yang berwarna dasar merah tua, hitam, dan ornamen putih itu kontras dengan suasana Danau Toba yang terang, cerah, hijau. Kalau difoto akan menghasilkan efek gambar yang indah. Warna-warnanya jadi hidup, menonjol," tambahnya.

Sementara itu, Dewan Pendiri Miyara Sumatera Foundation, organisasi yang bergerak dalam bidang pelestarian budaya, konservasi alam, dan pengembangan pariwisata Sumatera, Irma Hutabarat, menyatakan, ulos lebih dari sekadar tradisi.

“Ulos tidak mudah lekang karena panas dan tidak lapuk karena hujan. Selain itu, ulos tidak hanya menyimpan tradisi Batak yang kental dan sarat makna, tapi juga prestise dari moderenisasi proses akulturasi,” terangnya, Jakarta, Rabu (17/8/2016).

Usianya Diperkirakan 4.000 Tahun
Berdasarkan kajian yang dilakukan Miyara Sumatera Foundation, ulos merupakan produk yang berasal dari salah satu peradaban tertua di Asia. Usianya diperkirakan sudah 4.000 tahun. Ulos bahkan disebut-sebut telah ada jauh sebelum bangsa Eropa mengenal tekstil.

Lantas, bagaiman dengan unsur estetikanya? Masih menurut Miyara Sumatera Foundation, ulos disebut-sebut sebagai representasi semesta alam. Di masa lampau, perempuan-perempuan Batak bangga dengan menenun, memakai, dan mewariskannya kepada keluarga sebagai pusaka.

Tak hanya Miyara Sumatera Foundation, sejumlah museum dan universitas di Singapura, Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda bahkan ikut melakukan kajian tentang ulos, karena dianggap unik dan sangat tua.

Karya seni ini dianggap memiliki makna yang tinggi. Dominasi warna hitam, merah, dan putihnya dinilai punya daya pikat. Warna merah melambangkan keberanian, putih melambangkan kesucian, dan hitam melambangkan kekuatan.

Dalam buku Seni Budaya Batak, yang ditulis Jamaludin S Hasibuan (1985), teknik ikat dalam tenun Batak disebut berasal dari kebudayaan Dongson yang berkembang di kawasan Indochina. Kain tenun ulos, sejatinya merupakan selimut pemberi kehangatan.

Ada tiga unsur pemberi kehangatan dalam kehidupan masyarakat Batak zaman dahulu, yaitu matahari, api, dan ulos. Ulos dikenakan sebagai penjaga keselamatan tubuh dan jiwa pemakainya.

Pada masa sekarang, ulos tak lagi berfungsi magis sebagai penjaga jiwa, tetapi penjaga identitas budaya masyarakat Batak. Dalam setiap helai benangnya termuat sejarah yang menjadikan identitas Batak.

Jika Anda mau tahu lebih banyak tentang ulos, datang saja ke KKPDT 2016. Semua informasi terkait ulos akan bisa Anda dapatkan di sana. Bahkan, Anda juga bisa menyaksikan langsung proses tenunnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menpar: Danau Toba Bisa Bersaing di Level Global

Menpar: Danau Toba Bisa Bersaing di Level Global

Lifestyle | Kamis, 18 Agustus 2016 | 16:03 WIB

Terkini

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:04 WIB

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:03 WIB

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:02 WIB

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:01 WIB

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00 WIB

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:54 WIB

Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?

Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:53 WIB

Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut

Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:51 WIB

×