Kemenpar Kebut Pembangunan Wisata Anambas

Madinah

Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:31 WIB
Kemenpar Kebut Pembangunan Wisata Anambas
Menpar Arief Yahya. [Dok. Kemenpar]

Arief menambahkan, PDB pariwisata nasional tumbuh 4,8 persen, dengan tren naik sampai 6,9 persen. Itu artinya jauh lebih tinggi daripada industri agrikultur, manufaktur otomotif, dan pertambangan.

Devisa pariwisata sebesar US$ 1 juta, mampu menghasilkan PDB sebesar US$ 1,7 juta atau 170 persen. Ini merupakan jumlah yang tinggi bila dibandingkan dengan industri lainnya.

“Pariwisata disebut memiliki multiplying effect yang besar, angkanya bisa sampai 1,7 kali,” jelasnya.

Pariwisata juga merupakan penyumbang terbesar bagi devisa negara, berada di peringkat ke-4, yaitu sebesar 9,3 persen jika dibandingkan industri lainnya.

Pertumbuhan penerimaan devisa pariwisata tertinggi adalah 13 persen, jika dibandingkan industri minyak gas bumi, batubara, dan minyak kelapa sawit yang turun drastis.

“Biaya marketing sektor pariwisata cuma 2 persen dari proyeksi devisa yang dihasilkan. Ini sangat kecil dibandingkan dengan pertambangan,” ungkapnya.

Arief mencontohkan, kilang minyak blok Masela yang akan dibangun di darat (onshore) membutuhkan delapan tahun untuk eksplorasi. Itu artinya, jika investasinya saat ini, maka devisanya akan didapat delapan tahun lagi.

“Padahal harga minyak dunia, dari US$ 100, menjadi US$ 50, dan turun lagi sekarang tinggal US$ 36 per barel. Gaduhnya juga luar biasa,” ucapnya.

Diskusi ini juga diikuti oleh Gubernur BI, Agus Martowardjojo, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, dan Kepala Badan Pengusahaan (BP), Hatanto Reksodipoetro.

Bagaimana dengan ketenagakerjaan?

Pariwisata menyumbang 9,8 juta lapangan kerja, atau sebesar 8,4 persen secara nasional. Itu artinya menempati posisi ke-4 dari seluruh sektor industri. Dalam penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata tumbuh 30 persen dalam kurun waktu 5 tahun.

“Pariwisata juga pencipta lapangan kerja termurah, hanya US$ 5.000 per satu pekerjaaan, dibanding rata-rata industri lainnya, yang besarnya US$ 100.000 per satu pekerjaan," kata Menpar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpar Luncurkan Sayembara Desain Homestay

Kemenpar Luncurkan Sayembara Desain Homestay

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:40 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Karnaval Danau Toba

Presiden Jokowi Apresiasi Karnaval Danau Toba

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:16 WIB

Menpar: Festival Erau Beri Dampak Ekonomi Masyarakat

Menpar: Festival Erau Beri Dampak Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:40 WIB

Yuk, Segera Bikin e-KTP Sebelum 30 September!

Yuk, Segera Bikin e-KTP Sebelum 30 September!

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 13:15 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×