Ini Tata Krama Naik Kereta Bawah Tanah di Jepang

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Kamis, 15 September 2016 | 10:38 WIB
Ini Tata Krama Naik Kereta Bawah Tanah di Jepang
Ilustrasi naik kereta bawah tanah di Jepang. [Shutterstock]

Suara.com - Memiliki kereta bawah tanah yang super cepat dan modern membuat Jepang menjadi salah satu negara dengan sistem transportasi terbaik di dunia. Jika ke Jepang, rasanya belum sah kalau belum mencoba berkeliling dengan transportasi satu ini.

Nah bagi Anda yang dalam waktu dekat ingin mengunjungi Negeri Bunga Sakura ini, ada beberapa tata krama yang harus diikuti saat ingin menumpang kereta bawah tanah.

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum naik kereta bawah tanah di Jepang dari Manager Demand Generation & Marketing Department Tokyo Metro, Atsushi Kamimura:

1. Naik dan turun teratur

Kebiasaan tidak tertib menaiki kereta di ibukota, jangan sampai dibawa ke Jepang. Mungkin di sini, Anda kerap menghalangi penumpang yang ingin turun, berdesak-desakan, karena terburu-buru agar dapat tempat duduk.

Saat menaiki kereta bawah tanah di Jepang, Anda harus memberi ruang pada penumpang yang akan turun terlebih dahulu. Sementara penumpang yang akan naik, harus berbaris tertib di samping pintu.

2. Tidak boleh menelfon

Terbiasa menerima telfon saat dalam perjalanan? Hal ini justru dilarang saat naik kereta bawah tanah di Jepang. Alasannya agar suara Anda saat menelfon, tidak mengganggu penumpang lain.

Meski begitu, kereta bawah tanah yang dilengkapi dengan wifi, membuat Anda bebas menggunakan internet, seperti menerima email atau main sosial media.

3. Tidak boleh memotret dengan blitz

Hal lain yang harus diperhatikan saat ingin menumpang kereta bawah tanah di Jepang adalah tidak memotret menggunakan blitz di stasiun saat kereta mendekat. Anda juga tidak diperkenankan foto-foto di peron saat kereta akan melintas dengan alasan keamanan.

Kamimura mengatakan, kereta di Jepang memiliki kecepatan super tinggi. Sehingga, saat kereta akan memasuki stasiun, penumpang diharapkan fokus dan tidak melakukan hal-hal lain di peron. Khawatir, aktivitasnya bisa saja membuat dirinya terjatuh ke peron. Namun, untuk berfoto-foto di dalam kereta tak masalah, asal tak mengganggu penumpang lain.

4. Berbicara terlalu keras

Berbicara dengan teman-teman atau keluarga di dalam kereta bukanlah hal yang dilarang. Namun perhatikan volume suara Anda agar tidak terlalu keras dan mengganggu penumpang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Harus Pilih Waktu Naik Kereta bawah Tanah di Jepang

Ini Alasan Harus Pilih Waktu Naik Kereta bawah Tanah di Jepang

Lifestyle | Sabtu, 10 September 2016 | 11:29 WIB

Washington DC Kembali Operasikan Kereta Bawah Tanah

Washington DC Kembali Operasikan Kereta Bawah Tanah

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 00:01 WIB

Stasiun Kereta Bawah Tanah MRT

Stasiun Kereta Bawah Tanah MRT

Foto | Jum'at, 31 Juli 2015 | 11:06 WIB

Terkini

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

×