Kemenpar Dianugerahi Penghargaan "Asia Destination Marketing"

Madinah

Kamis, 22 September 2016 | 16:02 WIB
Kemenpar Dianugerahi Penghargaan "Asia Destination Marketing"
Ilustrasi Pulau Bali. (shutterstock)

Suara.com - Nama Menteri Pariwisata, Arief Yahya kembali berkibar di Asia. Majalah Pariwisata ternama di Asia Pasifik, Travel Weekly Asia, edisi Selasa (20/9/2016) mencatat mantan Dirut PT Telkom ini sebagai pemenang terbaik Asia Destination Marketing (Organisasi Pariwisata Nasional). Penghargaannya sendiri baru akan diserahterimakan pada 17 Oktober 2016, di Shisen Hanten, Mandarin Orchard, Singapura.

Dalam dunia pariwisata, Travel Weekly Asia sudah sangat dikenal. Publikasinya meliputi kawasan Asia Pasifik.

Saat menobatkan Kementerian Pariwisata sebagai pemenang terbaik Asia Destination Marketing, Travel Weekly Asia tak bekerja sendirian. Jutaan pembacanya yang sering travelling ke berbagai penjuru dunia ikut dilibatkan untuk memberi penilaian.

Hasilnya?

Kemenpar dinilai tepat menduduki gelar Asia Destination Marketing 2016.

“Selamat kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang menjadi pemenang terbaik Asia Destination Marketing oleh Travel Weekly Asia’s 2016 Readers Choice Awards. Penghargaan ini selalu menyajikan yang terbaik dari yang terbaik dalam industri pariwisata dan telah menyediakan layanan dan produk dalam satu tahun terakhir,” ujar Group Publisher Travel Weekly Asia, Irene Chua, beberapa waktu lalu.

Kemenpar Masuk Dalam Kategori Instansi Berprestasi di Asia Pasifik

Penilaiannya sangat selektif. Setiap pemenang dari 46 kategori yang dinilai pembaca Travel Weekly Asia dipilih dengan mempertimbangkan banyak hal. Profesionalitas atau industri pariwisata berprestasi luar biasa yang masuk radar penilaian. Kemenpar masuk dalam peta instansi berprestasi di Asia Pasifik.

“Melalui award ini, kami mengakui keunggulan bisnis Anda, kualitas luar biasa yang diwakili oleh brand Anda, dedikasi sepenuh hati dari staf Anda, yang terpercaya dan mendapat tempat dan loyalitas dari mitra Anda,” kata Chua.

Perusahaan ini sudah mengamati kebijakan-kebijakan penting Kemenpar selama hampir dua tahun belakangan. Menpar dinilai banyak menetaskan reputasi internasional dan membuat terobosan di sepanjang 2015.

Bidang pemasaran, pengembangan destinasi dan industri, hingga deregulasi dan kelembagaan, ditata dengan mengindahkan kepentingan industri dan masyarakat.

Kemenpar juga dinilai berhasil menaikkan jumlah wisman hingga 10,3 persen, menjadi 10,4 juta orang dari tahun sebelumnya, yang mencapai 9,4 juta orang. Penerimaan devisa mencapai US$ 11,6 miliar untuk wisman dan US$ 255 juta untuk wisnus.

Pada pengembangan destinasi, Kemenpar berhasil mengembangkan Top 10 Destinasi Prioritas. Kemenpar juga sukses membentuk Badan Otorita Pariwisata dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata baru.

Peningkatan competitiveness index dari World Economic Forum (WEF) juga terbilang keren. Jika sebelumnya berada di peringkat 140-an, maka kemudian langsung melompat naik menjadi peringkat 47 dari 144 negara. Terakhir adalah keberhasilan membangun Indonesia incorporated.

Kemudian dari sisi regulasi dan kelembagaan, kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) sudah diberlakukan kepada 169 negara. Ada juga cabotage untuk cruise atau kapal pesiar berbendera asing untuk boleh menaikturunkan penumpang di 5 pelabuhan Indonesia.

Satu lagi, peraturan Clearance and Approval for Indonesian Territory (CAIT) bagi yacht atau perahu pesiar.

“Bisnis seperti yang Anda bangun sangat membantu industri hidup dinamis. Saya salut terhadap upaya Anda dalam mendorong industri, dan berharap orang lain akan terinspirasi untuk mengikuti jejak Anda,” lanjut Chua.

“Travel Weekly Asia juga menjadi pegangan para buyers, karena reputasinya yang sudah mendunia. Inilah mengapa penghargaan ini sangat bernilai,” kata Asdep Pengembangan Pemasaran Wilyah Eropa, Timur Tengah, Amerika, Afrika Kemenpar, Nia Niscaya, menanggapi penghargaan ini.

Sementara itu, ketika disebutkan menerima prestasi ini, menpar tengah berada di Geneva, Swiss.

“Terima kasih dukungannya, terima kasih penghargaanya. Tentu kami akan terus konsisten untuk menuju target 20 juta wisatawan pada 2019. Pekerjaan yang dipandang mimpi. Saya ingin mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan. Saya percaya, jika ingin menjadi pemain kelas dunia, harus berani menggunakan global standard. Kemenpar akan terus mengkalibrasi menjadi global player,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebut Target Kunjungan Wisman, Bali Gandeng Telkom

Kebut Target Kunjungan Wisman, Bali Gandeng Telkom

Lifestyle | Rabu, 21 September 2016 | 17:02 WIB

Peserta "FamTrip" Singapura dan Malaysia Antusias Jelajahi Rinca

Peserta "FamTrip" Singapura dan Malaysia Antusias Jelajahi Rinca

Lifestyle | Rabu, 21 September 2016 | 16:02 WIB

Kuliner Bali Siap Goyang Lidah Warga Australia

Kuliner Bali Siap Goyang Lidah Warga Australia

Lifestyle | Rabu, 21 September 2016 | 15:02 WIB

Mantap Jadi Destinasi Halal Dunia, Aceh Siapkan Logo

Mantap Jadi Destinasi Halal Dunia, Aceh Siapkan Logo

Lifestyle | Rabu, 21 September 2016 | 13:28 WIB

Terkini

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:50 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Cara Menghitung Kapasitas Air dalam Bak Mandi Berbentuk Balok, Lengkap Contoh Soal

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 08:49 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

John Herdman Belum Bisa Umumkan Skuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut 3 Pemain Ini Dicoret

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

OJK Hapus Batas Pinjaman Pindar, Masyarakat Tak Lagi Dibatasi di 3 Platform

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:46 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 08:37 WIB

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:36 WIB

×