Enam Kesalahan Suami dalam Pernikahan

Tomi Tresnady

Selasa, 21 Februari 2017 | 12:07 WIB
Enam Kesalahan Suami dalam Pernikahan
Ilustrasi kehidupan suami istri tak harmonis. [shutterstock]

Suara.com - Bukan bermaksud untuk 'mengomel' tapi wahai para lelaki, kalian sepertinya dalam masalah yang dapat merusak hubungan dengan pasangan.

Sebelum kaum Adam membela diri, tulisan ini tidak bermaksud untuk menyalahkan. Hal ini kadang terjadi bahkan di luar kesadaran.

Dan, mengubah kebiasaan akan membuat perubahan besar pada pasangan, yang artinya baik bagi pernikahan.

Selanjutnya, sadar akan kesalahan-kesalahan dan berusaha memperbaiki kebiasaan tersebut bukan hanya akan berdampak baik bagi pernikahan tetapi juga kesehatan Anda dan pasangan.

Seiring waktu, perasaan negatif yang tidak tersalurkan dapat membuat masalah pada kondisi fisik dan psikologis.

"Stres yang berkembang dalam sebuah hubungan pada setiap pasang karena hal-hal yang berbeda. Biasanya, ketika pasangan datang untuk mencari pengobatan, stres tersebut telah memicu kegelisahan atau depresi pada salah satu pasangan," jelas psikolog Gloria Vanderhorst, PhD.

Berikut ini beberapa kesalahan umum yang kerap dilakukan oleh pria dan bagaimana untuk menyadarinya juga yang tak kalah penting, bagaimana memperbaikinya.

Dimulai dari: Tidak menunjukkan empati

1. Tidak menunjukkan empati

Seorang psikolog, Albert Maslow PhD mengatakan bahwa empati atau kemampuan untuk mengenal dan berbagi perasaan orang lain adalah hal yang paling utama dalam setiap hubungan.

Secara umum, perempuan dikenal lebih baik dalam hal yang mengenai perasaan. "Perempuan ingin perasaan mereka dimengerti dan diakui. Laki-laki harus menemukan itu," kata Maslow yang membuka praktik di Crozet Va.

Dibandingkan untuk mendengarkan, laki-laki lebih cenderung langsung dalam sikap memperbaiki dan itu merupakan sebuah kesalahan.

"Apabila istri mengatakan bahwa ia merasa diabaikan, saat itu itu ingin agar perasaannya dimengerti dibanding berbicara mengenai fakta-fakta," lanjutnya.

2. Pengeluaran Sembrono

Membuat pengeluaran besar seperti membeli mobil tanpa konsultasi dengan istri adalah sebuah kesalahan besar. Faktanya, Psikolog Vanderhorst menempatkan kesalahan tersebut pada posisi kedua dalam kesalahan umum pernikahan. "Laki-laki sering sekali melakukan kesalahan itu," ucapnya.

Mengapa? Secara sadar maupun tidak, laki-laki sering menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam hubungan. Hal tersebut juga, merupakan sebuah kesalahan. Psikolog Vanderhorst mengatakan sebuah hubungan yang baik akan berbagi kepemimpinan.

3. Egois dalam hal seksual atau tak mengerti sama sekali

Di ranjang, beberapa laki-laki lupa atau lebih parah lagi, tak mengerti bahwa istri mereka menginginkan lebih dibanding yang pasangannya beri.

"Kasih sayang membuat perempuan merasa dicintai dan diinginkan, hal itu adalah inti agar ia terangsang. Laki-laki yang sudah lebih matang biasanya mengerti, tapi anak muda tidak paham mengenai ini," tutur psikolog Maslow.

"Laki-laki memandang seks cukup sebagai hal yang membuat dekat dan memiliki koneksi tapi perempuan ingin koneksi sebelum seks," jelas psikolog Vanderhorst.

4. Mendengarkan dengan cara yang salah

Mendengarkan bukan berarti mengangguk saat istri bercerita mengenai hal yang mengganggunya. Dan laki-laki seperti biasanya, berpikir bagaimana memperbaiki keadaan. "Laki-laki cenderung menganalisis situasi dan menyimpulkan opsi. Itu adalah garansi membuat istri Anda marah," jawab Vanderhorst seperti yang dikutip dari

Apa yang paling istri inginkan adalah berbicara dan memastikan bahwa suaminya terhubung secara aktif dalam pembicaraan. Bukan mencoba menjadi pahlawan dan menyelamatkan harinya tetapi tertarik dengan apa yang istri katakan dan peduli dengan apa yang ia rasakan secara emosional.

"Bukan berarti pasif, mendengarkan mendirikan koneksi yang aktif."

5. Berbagi perasaanmu

Mendengarkan istri adalah hal yang esensial, begitu pun dengan berbicara mengenai perasaan sendiri pada istri.

Banyak lelaki, berpikir bahwa mereka harus menutupi perasaan mereka atau mendapat risiko dianggap lemah. Itu merupakan sebuah kesalahan.

Tidak berbagi perasaanmu dapat menjadi hal yang membuat istri merasa tak berdaya. "Perempuan merasa seperti ia kehilangan koneksi dekat dengan suaminya. Ketika suami menjadi pendiam, istri merasa seperti ia meninggalkannya," ungkap psikolog Maslow.

Maslow mengetahui bahwa membuat laki-laki terbuka akan sangat sulit. Tapi Maslow juga mengatakan bahwa terbuka berarti menunjukkan kekuatan. "Dewasa, laki-laki belajar bahwa ia tidak boleh membiarkan orang lain tahu bahwa ia merasa ketakutan. Tapi mwnjadi terbuka membuat risiko, dan hal tersebut membutuhkan keberanian.

 6. Menjadi dominan

Menjadi laki-laki bukan berarti memiliki kuasa. Tapi banyak laki-laki tidak mengerti hal tersebut. "Mereka mencoba mendapatkan apa yang mereka mau dengan cara menjadi dominan. Hal tersebut bukan berarti menuntut dan mencoba berkuasa atas istri. Perempuan akan pergi jika demikian," ucap Maslow.

Serupa dengan Maslow, psikolog Vanderhorst setuju jika terkadang laki-laki bertingkah melebihi kapasitasnya dalam hubungan. Laki-laki seharusnya bersifat menerima, suportif dan peduli. "Diri terbaik kita muncul pada sebuah hubungan dengan orang lain bukan sebagai entitas independen," tutup Vanderhorst. (Risna Halidi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Manfaat Suami Jadi Pendengar yang Baik Bagi Istri

Ini Manfaat Suami Jadi Pendengar yang Baik Bagi Istri

Lifestyle | Minggu, 06 November 2016 | 12:47 WIB

Ini Alasan Bercinta di Malam Hari Lebih Baik

Ini Alasan Bercinta di Malam Hari Lebih Baik

Lifestyle | Sabtu, 05 November 2016 | 19:25 WIB

Waktu Bercinta Ini Tingkatkan Peluang Kehamilan

Waktu Bercinta Ini Tingkatkan Peluang Kehamilan

Lifestyle | Selasa, 01 November 2016 | 09:28 WIB

Hindari Stres Jika Ingin Punya Anak

Hindari Stres Jika Ingin Punya Anak

Lifestyle | Kamis, 15 September 2016 | 10:30 WIB

Begini Kepribadian Perempuan Mempengaruhi Kehidupan Seks

Begini Kepribadian Perempuan Mempengaruhi Kehidupan Seks

Lifestyle | Rabu, 01 Juni 2016 | 19:17 WIB

Pasangan Menikah Perlu Memahami Tujuh Hal Ini

Pasangan Menikah Perlu Memahami Tujuh Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 17 Mei 2016 | 20:12 WIB

Lakukan Ini Jika Kepergok Anak saat Sedang Bercinta

Lakukan Ini Jika Kepergok Anak saat Sedang Bercinta

Lifestyle | Selasa, 17 Mei 2016 | 15:21 WIB

Ini yang Dialami Anak Saat Menyaksikan Orang-tuanya Bertengkar

Ini yang Dialami Anak Saat Menyaksikan Orang-tuanya Bertengkar

Lifestyle | Kamis, 07 April 2016 | 20:51 WIB

Ingin Cepat Punya Momongan? Kurangi Frekuensi Bercinta!

Ingin Cepat Punya Momongan? Kurangi Frekuensi Bercinta!

Lifestyle | Jum'at, 01 April 2016 | 17:31 WIB

Ini Risikonya Menunda Memiliki Momongan

Ini Risikonya Menunda Memiliki Momongan

Lifestyle | Rabu, 30 Maret 2016 | 11:55 WIB

Terkini

Tepis Isu Dibawa ke Jawa, ESDM Tegaskan Gas Blok Andaman Prioritas untuk Aceh

Tepis Isu Dibawa ke Jawa, ESDM Tegaskan Gas Blok Andaman Prioritas untuk Aceh

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:32 WIB

Viral Video Siswa MTsN 4 Bondowoso Buang MBG ke Gerobak, Kepsek Beri Penjelasan Utuh

Viral Video Siswa MTsN 4 Bondowoso Buang MBG ke Gerobak, Kepsek Beri Penjelasan Utuh

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:32 WIB

Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Apa Saja Manfaatnya?

Hutan Bisa Jadi Ruang Terapi di Tengah Polusi dan Krisis Iklim, Apa Saja Manfaatnya?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:31 WIB

Biaya Perang AS vs Iran Beberapa Bulan Tembus Rp 670 Triliun, untuk Bayar Apa Saja?

Biaya Perang AS vs Iran Beberapa Bulan Tembus Rp 670 Triliun, untuk Bayar Apa Saja?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:28 WIB

TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah

TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:27 WIB

Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak

Posisi Duduk di Sidang Kabinet Disorot, Gerindra Bantah Isu Prabowo-Gibran Retak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23 WIB

Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum

Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum

Sumut | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:22 WIB

Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN

Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:22 WIB

5 HP Murah RAM 8 GB dan Memori 256 GB yang Sudah Support NFC, Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Murah RAM 8 GB dan Memori 256 GB yang Sudah Support NFC, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:21 WIB

Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI

Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:19 WIB

×