Begini Cara Tom Lembong Dogkrak Pariwisata Korea-Indonesia

Dythia Novianty, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 08 Maret 2017 | 21:11 WIB
Begini Cara Tom Lembong Dogkrak Pariwisata Korea-Indonesia
Konpers BKPM mengenai Indonesia-Korea Business Summit 2017. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong mengatakan, ada sejumlah target yang dipatok pemerintah dalam acara Indonesaia-Korea Business Summit yang akan berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta pada 14 Maret mendatang.

Tom menjelaskan, salah satu permasalahan yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah sektor pariwisata. Sebab, menurutnya, jumlah wisata mancanegara asal Korea Selatan di Indonesia maupun sebaliknya, masih minim.

Salah satu faktor yang membuat minimnya wisman tersebut ialah karena tiket penerbangan pesawat terbang yang terbilang mahal.

"Data kami, wisman Korea Selatan itu berkisar 300 ribu, sementara mereka Korea Selatan ke negara lain hampir 1,2 juta. Kenapa ini rendah? Kenapa Indonesia rendah? Kami diberitahu karena tidak ada penetrasi oleh Airlines. Jadi kami ingin menawarkan penerbang-penerbangan murah untuk masyarakat Korea ke Indonesia, atau sebaliknya," kata Tom saat konferensi pers di gedung BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).

Oleh sebab itu, Tom berharap pertemuan ini dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Selain itu, ke depannya melalui Indonesia Korea Business Summit, frekuensi penerbangan Korea-Indonesia dan sebaliknya akan meningkat.

"Hal lainnya penerbangan antar kedua negara menjadi murah meriah. Jadi penting untuk memastikan semua berjalan," tandasnya.

Acara yang akan diselenggarakan pada 14 Maret 2017 di Hotel Shangri-La, Jakarta diperkirakan dihadiri lebih dari 500 peserta, yang terdiri dari 365 peserta Korea dan 150 peserta dari Indonesia. Selain itu, dari pihak pemerintah akan ada beberapa menteri dan pejabat pemerintahan yang hadir dalam acara ini.

"Ada beberapa pembicara yang telah kami siapkan diantaranya adalah Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Wakil Menteri ESDM, Menteri Perdagangan Industri dan Energi Korea Selatan, CEO Kotra dan perusahaan-perusahaan top konglomerasi Korea Selatan dan swasta nasional," kata Tom.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Undang Investor Korea Selatan, Indonesia Jajakan Tiga Sektor Ini

Undang Investor Korea Selatan, Indonesia Jajakan Tiga Sektor Ini

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 20:36 WIB

Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel

Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 15:02 WIB

BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia

BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:29 WIB

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:49 WIB

BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS

BKPM: Investor Australia Berminat Investasi 5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:33 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×