Sebelum Memutuskan "Resign", Jawab Dulu 3 Pertanyaan Ini

Angelina Donna Suara.Com
Rabu, 15 Maret 2017 | 19:30 WIB
Sebelum Memutuskan "Resign", Jawab Dulu 3 Pertanyaan Ini

Suara.com - Pernah merasa karier gini-gini aja dan pengin resign? Sabar dulu. Lakukan yang terbaik, biar atasan yang menilai. Tapi, bagaimana kalau sudah kerja pontang-panting dan masih gitu-gitu aja? Pindah kerja mungkin menjadi pilihan paling tepat.

Saat karier memang sudah mentok bukan berarti kita bisa langsung resign. Ada pertimbangan yang harus dipikirkan.

Sebelum resign, jawab dulu nih pertanyaan-pertanyaan ini yang mungkin bisa menjadi bahan renungan. Kalau bisa jawab tiga pertanyaan ini, berarti kamu siap ganti karier.

Kenapa mempertimbangkan pindah kerja?

Jangan buru-buru memutuskan pindah kerja karena dihubungi suatu perusahaan. Bisa saja itu hanya spontan tergoda dan penasaran dengan tawaran yang kedengaran menggiurkan.

Pertanyaannya adalah apakah di tempat kerja yang baru kondisinya akan cocok? Belum tentu lho, bisa jadi malah nggak cocok sama sekali.

Jadi, selidiki dulu calon tempat kerja baru itu. Kalau bisa tanya-tanya ke mantan karyawannya. Jangan sampai lepas dari mulut singa jatuh ke sungai penuh buaya.

Apakah sudah diskusi dengan atasan?



Sebagai karyawan, kita wajib menjalin hubungan yang baik dengan bos. Meski si bos dirasa kurang perhatian. 

Sebisa mungkin diskusikan masalah di tempat kerja dengan bos agar ditemukan solusi bersama. Mungkin dalam obrolan itu ada jalan keluar agar dan tidak  ada yang dirugikan.

Bukan tidak mungkin bos jadi marah saat kita tiba-tiba minta resign karena merasa nggak dianggap. Maunya resign bulan depan, eh, bisa ditendang pada hari itu juga. 



Yakin rencana sudah matang?
Rencana pindah kerja harus matang jika memang serius. Kalau ragu-ragu, mending mundur dulu selangkah dan berpikir lagi.

Indikasi rencana pindah sudah matang antara lain:
- Sudah ada target perusahaan baru yang diincar
- Sudah mencari tahu seluk-beluk perusahaan incaran, termasuk gaji dan budaya kerjanya
- Ada perasaan optimis bakal diterima di tempat kerja yang baru

Tapi itu semua hanya indikasi loh, bukan berarti kalau semuanya terpenuhi lalu keputusan pindah itu sudah tepat.

Intinya membuka ruang komunikasi dulu dengan perusahaan sekarang, bukan main kabur. Masuk baik-baik, resign pun tetap menjaga hubungan baik. Kecuali perusahaan itu sengaja melanggar hak-hak kita selaku pekerja, ya.


Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Tips Bahagia di Tempat Kerja: 5 Tanda Kamu Kurang Piknik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI