Seks Antara Lelaki dan Perempuan Ternyata Berbeda

Chaerunnisa | Suara.com

Rabu, 13 September 2017 | 20:07 WIB
Seks Antara Lelaki dan Perempuan Ternyata Berbeda
Ilustrasi bercinta di pagi hari. (Shutterstock)

Suara.com - Lynda Carlyle, terapis seks dan hubungan serta ahli seksologi yang menjadi kepala mediator di bidang seks, setiap hari mementor kliennya yang mengalami banyak kesulitan di kamar tidur.

Berbicara tentang perempuan dan lelaki, Lynda mengungkapkan, ternyata makna seks di antara mereka berbeda. Lynda mengklaim, lelaki diajari menerima dorongan seksual mereka dari usia yang sangat muda, sementara perempuan diajari sebuah "peraturan yang berbeda" mengenai anatomi dan tujuan seksual mereka.

"Dalam pendidikan seks, anak perempuan belajar tentang menstruasi dan kehamilan yang dialami mereka, dan anak laki-laki mendengar tentang masturbasi, gairah dan dorongan seksual mereka baik-baik saja," ungkapnya.

Lynda menekankan komunikasi strategis adalah kunci bagi lelaki dan perempuan, "terutama saat seks bebas" untuk membantu pemenuhan kesenangan, dan untuk lebih menantang pengkondisian sosial seks perempuan.

Kecenderungan seorang perempuan untuk lebih ragu berbicara tentang yang dia inginkan saat berhubungan seks digabungkan dengan komplikasi tambahan dari proses gairah yang lebih kompleks dan lebih lambat terjadi pada kaum hawa. Percakapan jujur ​​semacam itu bisa menyulitkan pasangan saat melakukan hubungan seksual. Karena itu, menurut Lynda, berbicara di kamar tidur merupakan hal penting.

"Kita perlu menemukan bahasa untuk merasa nyaman dengan percakapan ini (tentang hasrat seksual dan kurangnya pemenuhan terkait hal itu)," imbuhnya.

Lynda mengutip penelitian yang menyebutkan, ketika berhubungan seks dengan bebas, lelaki jauh lebih siap menghadapi seks satu malam daripada pasangan perempuan yang lebih memilih untuk berinvestasi secara emosional. Perempuan yang disurvei terbukti lebih rewel dan diskriminatif saat membuat pilihan tentang siapa mereka saat berhubungan seks.

Sedangkan pasangan seksual yang "terlalu panas untuk dilawan" adalah temuan utama lelaki yang disurvei, potensi untuk membangun hubungan di masa depan merupakan motivator integral bagi perempuan.

"Saya ingin mengungkapkan cintaku kepada orang itu" adalah sebuah penjelasan yang lebih umum diberikan oleh perempuan daripada lelaki dalam survei tersebut.

Studi ini mendukung fakta, bahwa lelaki jauh lebih mungkin "spontan" dan liberal dalam pengambilan keputusan seksual mereka daripada perempuan. Ini menambah bobot hipotesis evolusioner bahwa perempuan masih memegang peran secara tradisional karena penjaga gerbang yang mengkonfirmasikan seks bebas adalah kecenderungan yang lebih biasa dan bermanfaat bagi para pemuda.

Menariknya dan bertentangan dengan kepercayaan populer, perempuan sebenarnya cenderung tidak melakukan seks untuk "mendapatkan apa yang mereka inginkan" dari seorang lelaki. Orang-orang dalam penelitian ini menunjukkan dominasinya berhubungan seks untuk "mendapatkan bantuan" atau "mengubah topik pembicaraan".

Studi lain terhadap 3.300 orang yang dilakukan oleh Psikolog Anne Campbell dari Universitas Duram di Inggris tentang seks bebas menemukan, bahwa 80 persen lelaki memiliki perasaan positif secara keseluruhan setelah melakukan cinta satu malam. Sementara itu, hanya 54 persen perempuan yang mengungkapkan perasaan positif tentang perjumpaan mereka di keesokan harinya.

Jadi, jika perempuan secara genetis terhubung untuk membawa rasa penyesalan yang tidak menyenangkan setelah seks bebas, apa gunanya melakukannya? Selain untuk memuaskan impulsivitas lelaki?

"Pada tingkat psikologis, seks bebas dapat memengaruhi harga diri lelaki dan perempuan, harga diri, rasa aman dan banyak faktor pengubah kehidupan yang lebih penting," ungkap Psikolog Georgia Ray.

Dalam pengalamannya, "Kecemasan dan gangguan depresi, gangguan makan, gangguan ereksi laki-laki dan gangguan kepribadian narsis hanyalah beberapa dari sekian banyak diagnosis yang menghancurkan yang berasal dari dampak budaya seks bebas dapat terjadi pada seseorang. Meski saya bukan pelaku seks tanpa seks, saya belum melihat manfaat sebenarnya dari seks bebas pada jiwa manusia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bintang Reality Show Ini Ereksi Terus Gara-gara Dibius

Bintang Reality Show Ini Ereksi Terus Gara-gara Dibius

Lifestyle | Selasa, 12 September 2017 | 21:00 WIB

Ini Dia Lima Penyebab Rasa Nyeri saat Bercinta

Ini Dia Lima Penyebab Rasa Nyeri saat Bercinta

Lifestyle | Selasa, 12 September 2017 | 21:10 WIB

Gunakan Mainan Seks saat Hamil, Amankah?

Gunakan Mainan Seks saat Hamil, Amankah?

Lifestyle | Sabtu, 09 September 2017 | 21:10 WIB

Genjot Gairah Bercinta si Dia dengan Kalimat Nakal Ini

Genjot Gairah Bercinta si Dia dengan Kalimat Nakal Ini

Lifestyle | Kamis, 07 September 2017 | 21:20 WIB

Mengantuk Usai Bercinta, Ini Penyebabnya

Mengantuk Usai Bercinta, Ini Penyebabnya

Lifestyle | Rabu, 06 September 2017 | 20:19 WIB

Seberapa Amankah Oral Seks?

Seberapa Amankah Oral Seks?

Lifestyle | Rabu, 06 September 2017 | 21:20 WIB

Terkini

Promo Alfamart Gajian Untung 1 Mei 2026: Diskon Frozen Food, Susu, hingga Mi Instan Murah

Promo Alfamart Gajian Untung 1 Mei 2026: Diskon Frozen Food, Susu, hingga Mi Instan Murah

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:35 WIB

Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite

Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:22 WIB

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:12 WIB

Apa Arti Tut Wuri Handayani? Jadi Slogan Pendidikan Indonesia

Apa Arti Tut Wuri Handayani? Jadi Slogan Pendidikan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:06 WIB

Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya

Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB

30 Twibbon Hari Pendidikan Nasional, Kualitas Jernih Siap Pakai!

30 Twibbon Hari Pendidikan Nasional, Kualitas Jernih Siap Pakai!

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:43 WIB

Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:55 WIB

Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan

Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terpopuler: Sanksi Jika Terlambat Lapor SPT, Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam

Terpopuler: Sanksi Jika Terlambat Lapor SPT, Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:55 WIB