Ini Dia 16 Negara dengan Sistem Kesehatan Terbaik di Dunia

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Senin, 02 Oktober 2017 | 21:37 WIB
Ini Dia 16 Negara dengan Sistem Kesehatan Terbaik di Dunia
Luksemburg. (Shutterstock)

Suara.com - Legatum Institute, sebuah organisasi penelitian yang berbasis di London, merilis Indeks Kemakmuran global tahunan ke 10 di bulan November, sebuah survei besar yang memberi peringkat pada negara-negara paling makmur di dunia.

Organisasi tersebut membandingkan 104 variabel untuk menghasilkan daftar, membagi variabel tersebut menjadi sembilan subindeks. Salah satu komponen besar dari variabel tersenut adalah seberapa sehat masyarakat di satu negara tersebut.

Kesehatan diukur dari tiga komponen utama oleh Legatum Institute, yakni kesehatan mental dan fisik dasar suatu negara, infrastruktur kesehatan, dan ketersediaan perawatan untuk pencegahan.

Mungkin tidak mengejutkan, negara-negara yang memiliki nilai terbaik dalam Indeks Kemakmuran, umumnya adalah negara-negara maju dengan sumber daya yang besar.

Ingin tahu, 16 negara dengan sistem kesehatan terbaik di dunia? Berikut daftarnya yang dilansir Independent.

16. Kanada

Kanada memiliki Undang-undang Kesehatan 1984 yang mengatur hukum sistem layanan kesehatan gratis, yang dikenal dengan Medicare. Sistem kesehatan di Kanada memang tidak sempurna, beberapa tahun terakhir, jumlah orang Kanada yang pergi ke selatan untuk perawatan pribadi di Amerika Serikat juga berkembang.

15. Qatar

Standar kesehatan terbaik di Timur Tengah dapat ditemukan di negara kaya Qatar. Negara ini baru saja mengambil langkah untuk menerapkan sistem kesehatan universal di seluruh negeri.

14. Prancis

Terkenal dengan kualitas layanan kesehatannya, tidak mengherankan melihat Prancis berada di dalam peringkat. Harapan hidup rata-rata negara tersebut adalah 82 tahun.

13. Norwegia

Norwegia, bersama dengan rekan-rekannya dari Skandinavia, seringkali mendekati kualitas hidup global yang baik, dan inilah satu alasan mengapa kesehatan warganya begitu diperhatikan. Negara ini memberlakukan sistem gratis untuk layanan kesehatan bagi anak-anak di bawah 16 tahun, namun orang dewasa harus membayar. Negara menghabiskan dana yang cukup besar perawatan kesehatan bagi setiap warganya, daripada negara lain di dunia.

12. Selandia Baru

Selandia Baru adalah salah satu negara paling rajin melakukan aktivitas fisik di dunia. Karenanya, angka harapan hidup di negara ini rata-rata 81,6 tahun.

11. Belgia

Meski usia rata-rata harapan hidup qarga Belgia 81,1 tahun, namun negara ini masih berada di luar 20 besar dunia. Negara ini memiliki perawatan kesehatan yang rata dan universal, namun juga mewajibkan asuransi kesehatan bagi semua warga negara.

10. Jerman

Meskipun warganya sangat menyukai bir dan sosis, tapi orang Jerman termasuk orang-orang paling sehat di dunia. Harapan hidup rata-rata negara tersebut adalah 81 tahun.

9. Israel

Israel masuk dalam peringkat tertinggi dari negara bagian Timur Tengah lainnya di sub-indeks kesehatan Institut Legatum, dan negara ini memiliki harapan hidup tertinggi ke 8 di dunia, yakni 82,5 tahun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Negara Ini Miliki Jumlah Anak Obesitas Tertinggi Dunia

Dua Negara Ini Miliki Jumlah Anak Obesitas Tertinggi Dunia

Health | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:26 WIB

Ingin Panjang Umur, Bermukimlah di Korsel, Mengapa?

Ingin Panjang Umur, Bermukimlah di Korsel, Mengapa?

Lifestyle | Jum'at, 10 Maret 2017 | 16:21 WIB

10 Negara Teraman Jika Meletus Perang Besar

10 Negara Teraman Jika Meletus Perang Besar

Lifestyle | Selasa, 08 Desember 2015 | 16:01 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×