Presiden Minta Pariwisata Berbasis Sejarah di Kembangkan

Ardi Mandiri

Senin, 27 November 2017 | 04:28 WIB
Presiden Minta Pariwisata Berbasis Sejarah di Kembangkan
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat ikut menari tortor (manortor) dalam rangkaian acara pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, Sabtu (25/11/2017), di Medan. [Media Center Pernikahan Bobby-Kahiyang]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta para raja, sultan dan petinggi keraton di Nusantara untuk mengembangkan pariwisata berbasis sejarah.

"Saya tadi sudah bisik-bisik dengan bapak Sultan Kasepuhan Cirebon, nanti mungkin awal Desember atau pertengahan Desember saya ingIn mengundang tapi tidak semuanya untuk berbicara masalah keraton yang ada di nusantara, mungkin bisa 20-30 (orang) tapi tidak mungkin 2000 (orang)," kata Presiden Joko Widodo di Istana Maimun, Medan, Minggu.

Istana Maimun adalah istana Kesultanan Deli yang dibangun pada 1888 oleh Sultan Mahmud Al Rasyid.

"Banyak negara yang berkembang pariwisatanya justru dengan mengangkat peninggalan kerajaan masa lalu seperti di istana atau benteng di Jepang, istana di negara-negara Eropa dan juga Inggris. Yang penting diperkuat dengan narasi dengan cerita sehingga wisatawan menjadi tertarik bukan hanya melihat bangunan istana yang telah direkontruksi tapi juga mendengar kisah-kisah masa lalu," ungkap Presiden.

Dengan mengembangkan wisata "heritage" tersebut, menurut Presiden, maka keraton akan bisa memberikan manfaat bukan hanya bagi Keraton tapi juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar Keraton.

"Saya juga minta Festival Keraton Nusantara terus dikembangkan lagi, sehingga bukan hanya digunakan sebagai sarana edukasi budaya tapi juga sekaligus ikut menggerakkan perekonomian daerah," ungkap Presiden.

Terakhir Presiden berpesan agar para pemangku adat Keraton untuk bersama-sama menjaga kebersamaan, tali persaudaraan, semangat Persatuan.

"Saya yakin para Sultan, para Raja mendapatkan amanah dari para pendahulu atau raja-raja terdahulu untuk menjadi pengayom dari seluruh warga penjaga kerukunan di tengah keragaman menjadi perekat ke-bhinnekaan," tambah Presiden.

Ia meyakini bahwa Indoensia punya banyak nilai-nilai kearifan lokal untuk menyikapi perbedaan seperti mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat.

"Untuk itu nilai-nilai kearifan lokal ini perlu diangkat sehingga setiap gesekan dalam masyarakat bisa diselesaikan secara damai," ungkap Presiden.

Dalam pembukaan festival itu hadir juga Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadingrat dan raja, ratu, serta sultan dari berbagai kesultanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Buka Festival Keraton Nusantara dengan Pantun

Jokowi Buka Festival Keraton Nusantara dengan Pantun

News | Minggu, 26 November 2017 | 23:12 WIB

Polling Jokowi Kalahkan Prabowo

Polling Jokowi Kalahkan Prabowo

News | Minggu, 26 November 2017 | 17:30 WIB

Nuansa Nusantara Resepsi Pernikahan Putri Jokowi di Medan

Nuansa Nusantara Resepsi Pernikahan Putri Jokowi di Medan

News | Minggu, 26 November 2017 | 14:19 WIB

Jauh-Jauh Datang ke Medan Demi Lihat Kirab Budaya Putri Jokowi

Jauh-Jauh Datang ke Medan Demi Lihat Kirab Budaya Putri Jokowi

News | Minggu, 26 November 2017 | 13:19 WIB

Jokowi Lempar Tas dan Topi Cendera Mata dari Atas Kereta Kirab

Jokowi Lempar Tas dan Topi Cendera Mata dari Atas Kereta Kirab

News | Minggu, 26 November 2017 | 12:28 WIB

Kirab Kahiyang-Bobby, Presiden Jokowi Lempar Souvenir

Kirab Kahiyang-Bobby, Presiden Jokowi Lempar Souvenir

News | Minggu, 26 November 2017 | 11:15 WIB

Kabinet Jokowi: Pernikahan Kahiyang-Bobby Bukti Kebinekaan

Kabinet Jokowi: Pernikahan Kahiyang-Bobby Bukti Kebinekaan

News | Minggu, 26 November 2017 | 10:56 WIB

Keluarga Presiden Bermalam Minggu di Pusat Perbelanjaan Medan

Keluarga Presiden Bermalam Minggu di Pusat Perbelanjaan Medan

News | Sabtu, 25 November 2017 | 23:39 WIB

Ketika Presiden dan Ibu Negara Manortor

Ketika Presiden dan Ibu Negara Manortor

Foto | Sabtu, 25 November 2017 | 20:59 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×