Ubah Keahlian Jadi Penghasilan Tambahan di Circledoo

Rizki Nurmansyah | Firsta Nodia
Ubah Keahlian Jadi Penghasilan Tambahan di Circledoo
Tiga founder Circledoo (dari kiri ke kanan): Marwoto Soebiakno (Chairman), Rusdi Indradewa (Chief Business Officer), dan Tasa Nugraza Barley (CEO). [Dok. Circledoo]

Sejak diluncurkan September 2017, sudah 1.500 orang yang bergabung dalam 120 kelas pertemuan.

Suara.com - Persaingan di dunia kerja saat ini semakin ketat. Seseorang dituntut untuk menguasai berbagai keahlian agar mampu bersaing dan unggul di dunia kerja selain pendidikan formal.

Sayangnya masih banyak orang yang terkendala waktu dan biaya untuk menambah keahlian baru.

Di satu sisi, ada beberapa orang yang memiliki keahlian, namun tidak tahu bagaimana cara untuk membagikannya dengan orang lain.

Nah sebuah platform online yang mengusung slogan "School of Everything", Circledoo, mencoba memberi jawaban atas permasalahan tersebut.

Founder & CEO Circledoo, Tasa Nugraza Barley mengatakan, Circledoo menghubungkan orang dengan keahlian tertentu dengan mereka yang membutuhkannya.

Menariknya, hal ini bisa menjadi sumber tambahan penghasilan bagi mereka yang memiliki keahlian tertentu.

"Dengan membagi keahlian tersebut kepada pihak lain ada banyak hal yang bisa Ia dapatkan, mulai dari mendapatkan uang tambahan, mengembangkan potensi diri dan jaringan serta memberikan kontribusi kepada masyarakat luas," ujar Tasa pada temu media di Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Ia menambahkan, melalui Circledoo setiap pengguna dapat membagikan keahlian mereka dengan membuat kelas pertemuan dengan topik apapun yang ia kuasai, mulai dari soal blogging, vlogging, musik, media sosial, bisnis, kewirausahaan hingga kemampuan berbahasa asing.

Selain bisa dilakukan kapan saja sesuai waktu yang diinginkan, setiap kelas pertemuan juga bisa dibuat di lokasi mana saja, mulai dari kedai kopi, restoran atau bahkan taman kota.

Kelas pertemuan akan dilaksanakan apabila ada pengguna lain yang berminat untuk mengikuti kelas tersebut.

Sejak diluncurkan pada September 2017 lalu, Tasa mengatakan, sudah 1.500 orang yang bergabung dalam 120 kelas pertemuan.

Ia menyebut 70-80 persen kelas didominasi topik-topik yang disukai para milenial seperti kelas menulis, fotografi hingga blogging.

"Sejauh ini 70 persen kelas masih gratis alias tidak dipungut biaya. Kita lebih ingin mengedukasi kalau punya ilmu atau keahlian kenapa nggak di share saja supaya bisa bermanfaat bagi yang lain," tambah dia.

Untuk memudahkan proses pembayaran, Circledoo dilengkapi dengan sistem pembayaran online yang canggih dan mudah untuk digunakan.

Uang pembayaran akan masuk ke dalam rekening virtual pemilik kelas setelah kelas selesai.

Selain sistem pembayaran online, Circledoo juga dilengkapi dengan fitur-fitur lain yang canggih dan sesuai dengan gaya hidup kaum urban masa kini, seperti chatting, social networking dan event search.

Kini, ungkap Tasa, Circledoo masih tersedia dalam bentuk website. Namun, ke depannya akan diluncurkan aplikasi mobile versi Android dan iOS.

"Untuk memulai menggunakan Circledoo caranya sangat mudah. Setiap orang bisa langsung mengunjungi situs Circledoo, www.circledoo.com untuk melakukan pendaftaran secara gratis, lalu pengguna bisa langsung membuat kelas pertemuan atau mengikuti kelas pertemuan yang ada," tandasnya.

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS