Jeepney, Angkutan Umum Khas Manila Akan Segera Diganti

Vania Rossa

Sabtu, 03 Februari 2018 | 11:01 WIB
Jeepney, Angkutan Umum Khas Manila Akan Segera Diganti
Ilustrasi Jeepney, angkutan umum khas Manila. (Shutterstock)

Suara.com - Anda yang pernah berkunjung ke Manila, Filipina, pasti tak asing dengan angkutan umum khas di sana, Jeepney. Penampilannya yang mencolok mata dengan body warna-warni dan aneka aksesori, membuat Jeepney populer dan menjadi daya tarik bagi para turis.

Akhir Januari lalu, seperti dikutip dari Reuters, pemerintah Filipina berencana akan merombak transportasi umum yang sudah ketinggalan zaman itu dan menggantinya dengan moda transportasi lain yang lebih aman dan ramah lingkungan. 

Hal ini tentu saja mendapat protes keras dari para operator dan pengemudi 200 ribu Jeepney. Mereka menyebut rencana ini sebagai gerakan "antimiskin" dan mengancam penghidupan mereka.

"Ini adalah masalah besar bagi orang-orang susah seperti kami, karena kamilah yang akan menderita," kata seorang sopir Jeepney yang kesal setelah polisi lalu lintas menyetopnya karena Jeepney yang dibawanya mengepulkan asap hitam.

Jeepney telah berevolusi dari jip tentara yang ditinggalkan militer AS setelah Perang Dunia Kedua, hingga akhirnya kini menjadi kendaraan dengan warna-warni mencolok. Jeepneys juga dihiasi dengan slogan-slogan agama, tanda horoskop, atau nama keluarga.

Untuk naik Jeepney, penumpang cukup membayar 8 Peso atau sekitar Rp 3.000 untuk perjalanan sejauh empat kilometer di Manila. Sangat terjangkau, tapi perjalanannya jauh dari nyaman.

Ilustrasi Jeepney, angkutan umum khas Manila. (Shutterstock)

Satu Jeepney dapat memuat 10 sampai 16 penumpang dengan lutut antar penumpang yang saling beradu. Kendaraan ini tidak memiliki pendingin udara atau jendela untuk melindungi penumpang dari panas, hujan, ataupun asap yang membuat batuk.

Tidak ada sabuk pengaman dan hanya ada palang-palang untuk berpegangan saat supir mengebut.

baca juga

Pemerintah Filipina berencana akan mengganti Jeepney yang sudah tidak layak dengan kendaraan yang lebih besar, lebih bersih, lebih aman, dan juga lebih modern. Namun pengemudi mengeluhkan unit Jeepney yang lebih baru tersebut sangat mahal, sekitar 1,8 juta peso atau Rp470 juta.

Bagaimana, berencana berkunjung ke Filipina sebelum Jeepney diganti dengan angkutan umum yang lebih modern?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabrakan Bus, 20 Orang Tewas saat Mau ke Gereja

Tabrakan Bus, 20 Orang Tewas saat Mau ke Gereja

News | Senin, 25 Desember 2017 | 12:08 WIB

Riset: Angkutan Umum Lebih Diminati Perempuan Ketimbang Lelaki

Riset: Angkutan Umum Lebih Diminati Perempuan Ketimbang Lelaki

Lifestyle | Minggu, 26 Maret 2017 | 23:13 WIB

Kemenhub: Taksi Online Tak Harus Berplat Kuning

Kemenhub: Taksi Online Tak Harus Berplat Kuning

Bisnis | Rabu, 27 April 2016 | 15:34 WIB

Terkini

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

×