Komunitas Couchsurfing Jakarta Ikut Berbagi di Rumah Amalia

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 03 Maret 2018 | 20:06 WIB
Komunitas Couchsurfing Jakarta Ikut Berbagi di Rumah Amalia
Komunitas Couchsurfing Jakarta. (suara.com/Dinda Rachmawaty)

Suara.com - Anda yang senang bepergian sambil berpetualang seorang diri, pasti akrab dengan sebuah komunitas yang dinamakan Couchsurfing. Komunitas ini didirikan untuk para traveler di seluruh dunia yang bertujuan untuk saling berbagi dan memperluas jaringan. Salah satu kegiatan mereka adalah berbagi akomodasi untuk sesama anggota saat bepergian, yang tentunya akan membuat perjalanan lebih hemat dan memungkinkan mereka untuk mengenal orang-orang baru.

Saat ini, jumlah anggota mereka sudah mencapai lebih dari belasan juta orang di lebih dari 200 ribu kota di dunia, termasuk Jakarta.

Untuk terus mempererat tali persaudaraan di antara sesama anggotanya, Couchsurfing Jakarta juga sering mengadakan berbagai kegiatan berbagi untuk orang-orang yang membutuhkan.

Salah satunya adalah kegiatan yang baru dilakukan di awal Maret 2018 ini. Komunitas ini memilih Rumah Amalia, sebagai rumah belajar bagi anak yatim dan duafa, sebagai tempat mereka melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat.

Komunitas Couchsurfing Jakarta. (suara.com/Dinda Rachmawaty)

"Ini event sosial kita yang ketiga. Kita ingin, selain sebagai komunitas traveling yang berbagi akomodasi gratis, stay di tempat teman-teman baru, kita juga mau berbagi ke tempat-tempat dan dengan teman-teman yang kurang beruntung," ujar Ambassador Couchsurfing Jakarta, Steve Krisyanto, saat suara.com temui di Rumah Amalia, Tangerang, Sabtu (3/3/2018).

Dalam kegiatan ini, selain menyumbangkan sejumlah uang dan makanan, komunitas Couchsurfing Jakarta juga berbagi ilmu pengetahuan untuk anak-anak asuh di Rumah Amalia.

Pendiri Rumah Amalia, Agus Syafi'i, menyambut baik kedatangan para anggota komunitas. Ia mengatakan, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk membuka jendela pengetahuan anak-anak tentang keberagaman negara-negara di dunia, dengan berbagai cerita dan pengalaman anggota komunitas yang disampaikan pada anak-anak Rumah Amalia.

"Ini termasuk bagian dari pola terapi buat anak-anak. Dengan kegiatan ini, kepercayaan diri anak-anak mudah-mudahan bisa terbangun. Harapan kami, mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi siapapun, menebarkan kebaikan, dan hal-hal yang positif," ujar Agus menambahkan.

baca juga

Ditambahkan oleh Steve, selain anggota komunitas Couchsurfing Jakarta, beberapa anggota komunitas dari beberapa negara yang sedang menjadi tamu di Indonesia juga ikut dalam kegiatan ini, di antaranya anggota Couchsurfing dari Turki, Ukraina, India, hingga Belanda.

Kepada para anggota yang warga negara asing ini, Rumah Amalia memperkenalkan tentang program kreativa milik mereka, yaitu belajar membuat kreasi daur ulang barang bekas, seperti kreasi bunga dan vas bunga dari sedotan atau kerajinan lain dari bahan baku kulit jagung maupun bawang putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komunitas Batu Tulis Bogor yang Suka Menulis Indah

Komunitas Batu Tulis Bogor yang Suka Menulis Indah

Lifestyle | Sabtu, 03 Maret 2018 | 14:25 WIB

Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Kenalkan Filosofi Batik

Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Kenalkan Filosofi Batik

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2018 | 08:15 WIB

Belajar Seputar Kopi Bersama Komunitas Kokopi

Belajar Seputar Kopi Bersama Komunitas Kokopi

Lifestyle | Sabtu, 17 Februari 2018 | 09:15 WIB

Terkini

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:18 WIB

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:16 WIB

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 15:20 WIB

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:13 WIB

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:09 WIB