Tas Perempuan dan 3 Benda Lain yang Jadi Sarang Kuman

Vania Rossa
Tas Perempuan dan 3 Benda Lain yang Jadi Sarang Kuman
Ilustrasi tas perempuan. (Shutterstock)

Selain tas, benda lain yang digunakan sehari-hari juga menyimpan lebih banyak kuman dibanding toilet.

Suara.com - Banyak orang memperlakukan toilet sebagai tempat paling kotor sedunia, dan menjadi sangat berhati-hati ketika akan menggunakannya, mulai dari menyemprot desinfektan dan rutin membersihkannya setiap hari. Tapi tahukah Anda, ada banyak benda lain yang sebenarnya digunakan setiap hari dan menyimpan lebih banyak kuman dibandingkan toilet?

Jika Anda tidak percaya, inilah beberapa daftar benda-benda di sekitar Anda yang lebih layak untuk dihindari mengingat kandungan kuman dan bakterinya yang bisa membuat Anda sakit.

1. Tas perempuan
Tidak seperti pakaian yang selalu berganti setiap hari, perempuan tidak mengganti tasnya setiap hari. Bahkan jika Anda mengganti tas setiap hari pun, Anda tidak akan mencucinya setiap hari seperti halnya pakaian, bukan?

Padahal, tas merupakan benda yang selalu dibawa kemana-mana, termasuk ke dalam toilet sekalipun. Dan tidak seperti dompet yang disimpan di dalam tas, tas selalu terekspos dengan udara luar. Bahkan, tak sedikit perempuan yang memperlakukan tas dengan seenaknya, seperti meletakkannya di lantai toilet, lantai bus, atau restoran.

Untuk menyingkirkan kumpulan kuman yang mendiami tas, ada baiknya Anda mulai memperlakukan tas dengan baik. Misal, alih-alih meletakkannya sembarangan, cobalah biasakan menggantung tas di pegangan pintu saat di toilet, atau sandaran kursi ketika di restoran.

2. Remote control
Anda tak akan membersihkan tangan sebelum memegang remote control, tak peduli kondisi tangan Anda berminyak, berdebu, atau sedang memegang makanan. Itu sebabnya, akan mudah bagi kuman dan bakteri untuk berpindah dari tangan Anda ke remote control. Apalagi, remote control memiliki banyak sekali celah dan tombol sebagai tempat persembunyian, yang semakin menyulitkan Anda untuk membersihkannya.

Jadi, bagaimana solusinya? Anda memang tak mungkin secara rutin membersihkan remote control dengan membuka casing remote dan membersihkan ke bagian belakang tombol-tombolnya. Tapi, untuk meminimalkan kuman dan bakteri bersembunyi di dalamnya, lindungi remote control dengan sarung khusus remote. Keuntungannya, Anda menjadi lebih mudah untuk membersihkannya karena tak ada celah yang tersembunyi.

3. Sikat gigi
Selain bakteri yang berasal dari mulut si pemilik sikat, kuman di sikat gigi juga bisa berasal dari toilet terdekat, yang melayang ke luar saat seseorang menyiram toilet tanpa menutupnya terlebih dahulu.

Nah, agar kuman di toilet tak melayang-layang dan hinggap di peralatan mandi Anda, biasakan untuk menutup toilet sebelum memencet tombol flush. Dan cobalah untuk merendam kepala sikat gigi di dalam obat kumur selama maksimal 15 menit agar bebas kuman.

Seberapa sering Anda mengganti handuk mandi? Jika jawabannya setiap kali habis mandi, maka Anda tak perlu khawatir pada ancaman bakteri pada handuk mandi. Tapi jika Anda baru mengganti handuk ketika sudah kotor, atau sekitar seminggu sekali, maka Anda perlu mewaspadai tumpukan bakteri pada handuk.

Handuk yang basah dan lembap merupakan kondisi kesukaan para bakteri untuk hidup dan berkembang biak. Kalaupun Anda tak ingin mengganti handuk setiap habis pakai, usahakan untuk menjemurnya di bawah sinar matahari langsung untuk mengeringkan handuk. Dan, ganti handuk setidaknya setelah 3 hari pemakaian.

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS