Jangan Makan Buru-Buru, Bisa Bikin Gemuk

Vania Rossa

Selasa, 27 Maret 2018 | 13:47 WIB
Jangan Makan Buru-Buru, Bisa Bikin Gemuk
Ilustrasi perempuan makan (Shutterstock)

Suara.com - Nasihat untuk makan perlahan, alias jangan makan buru-buru, ternyata ada benarnya, karena makan perlahan ternyata dapat membuat Anda terhindar dari risiko kegemukan atau obesitas.

Saat Anda makan terburu-buru, terjadi fluktuasi pada kadar gula darah yang dapat menyebabkan resistensi insulin.

Kondisi ini memicu terjadinya sindrom metabolik, yang merupakan kombinasi dari berbagai gangguan yang melipatgandakan risiko seseorang untuk terkena penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

Menurut penelitian yang dipresentasikan di sesi ilmiah American Heart Association tahun 2017, makan lebih lambat bisa menjadi kunci mencegah sindrom metabolik.

Tim peneliti dari Hiroshima University di Jepang mengevaluasi 642 pria dan 441 wanita dengan usia rata-rata 51,2 tahun pada tahun 2008. Tidak ada di antara mereka yang mengalami sindrom metabolik.

Para responden dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kecepatan makan mereka sehari-hari, yaitu lambat, normal, atau cepat.

Lima tahun kemudian, para peneliti menilai kembali para responden ini. Ditemukan bahwa responden yang makan cepat lebih mungkin (11,6 persen) mengalami sindrom metabolik dibandingkan mereka yang makan dengan kecepatan normal (6,5 persen) dan lambat (2,3 persen).

Makan buru-buru juga dikaitkan dengan peningkatan berat badan, lingkar pinggang yang lebih besar, dan kadar glukosa darah yang lebih tinggi.

Meresapi setiap makanan yang Anda kunyah dengan makan secara perlahan akan memungkinkan otak Anda untuk menerima sinyal kenyang, sehingga Anda lebih mungkin berhenti makan lebih awal.

baca juga

"Makan lebih lambat mungkin harus menjadi semacam gaya hidup yang penting dilakukan untuk membantu mencegah sindrom metabolik," kata Takayuki Yamaji, M.D., peneliti yang juga merupakan ahli jantung dari Hiroshima University di Jepang.

“Ketika orang makan dengan cepat, mereka cenderung tidak merasa kenyang dan menyebabkan mereka makan berlebihan. Makan buru-buru menyebabkan fluktuasi glukosa yang lebih besar, yang dapat menyebabkan resistensi insulin,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Merokok dan Obesitas Jadi Faktor Utama Penyebab Kanker

Terungkap, Merokok dan Obesitas Jadi Faktor Utama Penyebab Kanker

Health | Minggu, 25 Maret 2018 | 13:30 WIB

Gemuk Setelah Menikah, Salahkan Pasangan Anda!

Gemuk Setelah Menikah, Salahkan Pasangan Anda!

Lifestyle | Selasa, 20 Maret 2018 | 11:00 WIB

Negara Ini Paksa Warganya Lakukan Program Diet

Negara Ini Paksa Warganya Lakukan Program Diet

Health | Rabu, 07 Maret 2018 | 06:15 WIB

Terkini

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×