5 Perhelatan Tradisional Lebaran di Nusantara

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 15 Juni 2018 | 08:00 WIB
5 Perhelatan Tradisional  Lebaran di Nusantara
Grebeg Syawal di Yogyakarta [Shutterstock].

Suara.com - Bersama ini, Suara.com mengucapkan Selamat Lebaran Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Setelah berpuasa sebulan, juga bermacet-macet "menikmati" Mudik Lebaran 2018, kini tiba saatnya untuk menyantap hidangan di hari suci.

Sembari berkumpul bersama keluarga di manapun, mari sejenak menengok bagaimana saudara-saudara kita se-Tanah Air merayakan Lebaran dengan cara unik

Tak terbilang banyaknya, sangat menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yaitu keberagaman dalam wadah satu, se-Nusantara, se-Indonesia.

Mari kita tengok bersama, lima perhelatan tradisional menyambut Lebaran di Tanah Air kita. Ada yang baru digelar sekitar sepekan setelah Idul Fitri, sehingga memungkinkan Anda untuk bergabung, bila masih ada waktu atau cuti tersisa.

1. Grebeg Syawal di Yogyakarta.

Grebeg berasal dari bahasa Jawa "gembrebeg" atau ramai menyapa telinga, bisa diartikan sebagai perarakan dengan sebuah kemeriahan.  

Grebeg Syawal atau terkadang disebut syawalan melambangkan cara berbagi Sinuhun (sapaan hormat kepada Sri Sultan) dengan seluruh warganya dalam merayakan Lebaran. Berlangsung pada 1 Syawal atau hari pertama tahun baru Hijriah, usai melakukan salat Idul Fitri. 

Dalam perhelatan ini, pihak keraton membuat gunungan dari berbagai hasil bumi serta tumpeng lalu diarak oleh para abdi dalem dan prajurit istana dari halaman keraton menuju Masjid Agung Kauman. Suasananya sungguh meriah, lengkap dengan kirab, dan gunungan diangkat atau dipanggul tinggi-tinggi melewati kepala.

Usai doa didaraskan oleh pemuka agama, segera gunungan ini diperebutkan oleh masyarakat yang menghadiri acara. Bukan seberapa banyak didapat, tetapi berkah yang disebut-sebut menyertai setiap benda yang disusun di gunungan tadi.

baca juga

2. Lebaran Topat di Lombok.

Dilangsungkan enam hari setelah Hari Raya Idul Fitri atau disebut "seminggu setelah puasa Syawal".  Salah satu tempat penyelenggaraannya adalah seberang Pura Batu Bolong, di Senggigi.

Acara didahului dengan pencukuran rambut bayi yang baru lahir, serta doa yang didaraskan oleh imam masjid.

Sesudahnya, warga muslim yang membawa bekal ketupat akan saling melemparkan ketupat buatan mereka. Maknanya adalah saling memaafkan dan sesudah itu seluruhnya bersalaman untuk menikmati hidangan bersama-sama.

3. Ronjok Sayak di Bengkulu.

Dilaksanakan pada malam takbiran, atau malam terakhir di bulan Ramadan.

Maknanya kurang lebih adalah menciptakan kobaran api menuju ke langit.  Tradisi ini berakar dari suku Serawai, yang mempercayai bahwa doa akan sampai kepada leluhur dengan perantaraan api.

Pelaksanaannya adalah menyusun batok kelapa membentuk gunungan di tanah lapang lantas dibakar dari puncak. 

Ilustrasi membakar gunungan batok kelapa [Shutterstock].

Foto: Ilustrasi membakar gunungan batok kelapa [Shutterstock].

4. Pukul sapu lidi di Leihitu, Maluku Tengah.

Perhelatan digelar sepekan setelah Hari Raya Lebaran dan berlangsung di daerah Leihitu, sekitar dua jam perjalanan darat dari ibukota Maluku, Ambon.

Tradisi yang sudah berusia tua ini termasuk martial arts, di mana para lelaki bertelanjang dada dari Desa Morela dan Mamala membentuk dua kubu dan baku serang menggunakan lidi dari pohon enau.

Mereka berada dalam kondisi trance dan setelah acara usai, seorang imam atau pemuka agama akan mendaraskan doa untuk menyadarkan mereka, serta mengobati luka-luka di kulit sehingga bisa cepat pulih.

5. Riyoyo Kupat di Surabaya.

Juga dikenal sebagai bakda kupat, kupatan atau bakda cilik di beberapa tempat lainnya di seantero Jawa.

Acara berlangsung sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri atau selesainya puasa sunnah awal Syawal. 

Uniknya, di Surabaya pada saat Lebaran memang tidak tersedia menu ketupat. Makanan pokok bisa berupa nasi dan lontong. Si ketupat sendiri akan muncul secara istimewa, di saat riyoyo kupat ini. Dan kemeriahan acara juga tak kalah dengan acara Idul Fitri.

Foto: Warga berebut gunungan ketupat di Krakitan, Bayat, Klaten sebagai tanda syukur usai Lebaran [Antara/Aloysius Jarot Nugroho].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Urai Arus Milir: Rest Area Untuk Promosi Kuliner

Urai Arus Milir: Rest Area Untuk Promosi Kuliner

News | Kamis, 14 Juni 2018 | 16:07 WIB

19 - 20 Juni, Puncak Arus Milir Lebaran 2018

19 - 20 Juni, Puncak Arus Milir Lebaran 2018

News | Kamis, 14 Juni 2018 | 14:05 WIB

Sebelum Ke Stonehenge Asli, Lihat "Copynya" di Sini

Sebelum Ke Stonehenge Asli, Lihat "Copynya" di Sini

Lifestyle | Kamis, 14 Juni 2018 | 12:32 WIB

Terkini

4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run

4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama

4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:20 WIB

Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya

Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:11 WIB

Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya

Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:31 WIB

Dapur Baiknya Menghadap ke Mana Menurut Feng Shui? Ketahui agar Selalu Banjir Keberuntungan

Dapur Baiknya Menghadap ke Mana Menurut Feng Shui? Ketahui agar Selalu Banjir Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

5 Tips di Pagi Hari yang Datangkan Rezeki dan Hoki Melimpah Menurut Feng Shui

5 Tips di Pagi Hari yang Datangkan Rezeki dan Hoki Melimpah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:25 WIB

5 Shio yang Paling Hoki Hari Ini 24 Juni 2026, Hidup Makin Makmur

5 Shio yang Paling Hoki Hari Ini 24 Juni 2026, Hidup Makin Makmur

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:10 WIB