Patung Liberty Bakal Dikalahkan Tokoh India

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 05 September 2018 | 12:00 WIB
Patung Liberty Bakal Dikalahkan Tokoh India
Monumen dari Sardar Vallabhbhai Patel (1875 - 1950) di Hyderabad, India. Versinya yang lebih raksasa akan dibangun di Gujarat [Shutterstock].

Suara.com - Landmark berupa patung raksasa menjulang telah menjadi semacam tujuan wajib bagi para traveller. Sebut saja Nelson Column di Trafalgar Square, London, atau Liberty di Ellis Island, tak jauh dari Manhattan, New York. Di Tanah Air juga demikian, sebutlah monumen Jalesveva Jayamahe, yang leluasa dipandangi dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Soal ketinggian patung-patung landmark berupa tokoh, mulai pahlawan sampai sosok religius ini memang beragam. Akan tetapi,penyandang "gelar" sebagai yang tertinggi biasanya memiliki daya tarik lebih. Semakin raksasa, semakin dicari wisatawan.

Khusus soal dimensi ini, sebentar lagi India bakal memunculkan sosok yang lebih tinggi dibandingkan Patung Liberty.

Monumen itu siap dihadirkan dengan semangat persatuan India. Sosok yang dijadikan monumen adalah Sardar Vallabhbhai Patel, wakil perdana menteri pertama India.

Patung Liberty di Ellis Island, Amerika Serikat, yang sangat ikonik [Shutterstock].
Patung Liberty di Ellis Island, Amerika Serikat, yang sangat ikonik [Shutterstock].

Tingginya bakal mencapai 182 m, atau dua kali lebih tinggi dibandingkan Patung Liberty yang berdimensi tinggi 93 m. Juga "menang" atas monumen-monumen tokoh lainnya, seperti sosok Laksamana Horatio Nelson, di Nelson Column dengan ketinggian 52 m.

Rencananya, monumen bakal dituntaskan dalam 42 bulan atau sekitar tiga tahun lebih, berlokasi di sebuah pulau yang terbentuk di sungai, tak jauh dari bendungan Sardar Sarovar Dam, di negara bagian Gujarat, India.

Sembari menunggu tenggat rampungnya sosok sang perdana menteri perdana India, disebutkan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi bakal meresmikan Monumen Persatuan ini.

Kehadiran monumen Sang Perdana Menteri diharapkan mampu menaikkan angka wisatawan untuk mendatangi negara bagian Gujarat. Apalagi kawasan akan didukung fasilitas seperti taman bermain, dan ruang terbuka hijau. Nantinya, pengunjung  bisa menikmati pemandangan serta monumen dari galeri berketinggian 153 m.

Toh di luar unsur pariwisata, para pengamat ekonomi India menyebutkan, biaya pembangunan akan membengkak, dan patung tokoh politik biasanya akan menjadi korban, sasaran kemarahan dan umpatan, bila kondisi ekonomi tengah suram.

baca juga

"Inilah realitas ekonomi yang keras," demikian komentar Badra Narayan, seorang profesor di Institut Ilmu Pengetahuan Sosial di Allahabad.   Martalena Panjaitan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pameran Busana Ikonik Putri Diana di Istana Kensington

Pameran Busana Ikonik Putri Diana di Istana Kensington

Lifestyle | Selasa, 04 September 2018 | 18:30 WIB

Wow... Lagu Meraih Bintang Akan Dinyanyikan Dalam Versi India

Wow... Lagu Meraih Bintang Akan Dinyanyikan Dalam Versi India

News | Minggu, 02 September 2018 | 13:24 WIB

Apa Kata Dunia Tentang Seremoni Pembukaan Asian Games 2018?

Apa Kata Dunia Tentang Seremoni Pembukaan Asian Games 2018?

Sport | Minggu, 19 Agustus 2018 | 15:00 WIB

Gelombang Panas Berlanjut di Britania Raya, London "Panen" Tamu

Gelombang Panas Berlanjut di Britania Raya, London "Panen" Tamu

Lifestyle | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:00 WIB

Terkini

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Sinopsis We Are Young, Dracin Militer Wan Qian dan Qin Hao di iQiyi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi Para Atlet Jatim Mampu Pecahkan Rekor dalam Asian Para Games 2026

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:24 WIB

3 Rekomendasi Laptop Gaming di Bawah Rp10 Jutaan: Performa Ngebut, Bisa Multitasking

3 Rekomendasi Laptop Gaming di Bawah Rp10 Jutaan: Performa Ngebut, Bisa Multitasking

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Saudara Kandung Pemain Liga Italia, Eks Tim Islandia Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Saudara Kandung Pemain Liga Italia, Eks Tim Islandia Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Menimbang Opsi Skutik Harian Akhir Tahun: Dari Genio hingga PCX 160, Mana Paling Rasional?

Menimbang Opsi Skutik Harian Akhir Tahun: Dari Genio hingga PCX 160, Mana Paling Rasional?

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Rilis MV Single Original Ayo Senyumlah, JKT48 Tonjolkan Budaya Indonesia

Rilis MV Single Original Ayo Senyumlah, JKT48 Tonjolkan Budaya Indonesia

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:10 WIB

3 Rekomendasi Lulur Pengantin Terbaik yang Cepat Memutihkan Kulit

3 Rekomendasi Lulur Pengantin Terbaik yang Cepat Memutihkan Kulit

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Pakai Spion Motor Cuma Satu, Apakah Bisa Kena Tilang Polisi? Ini Aturannya!

Pakai Spion Motor Cuma Satu, Apakah Bisa Kena Tilang Polisi? Ini Aturannya!

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:06 WIB

IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:00 WIB

×