Ingin Tahu Semarang Tempo Doeloe? Datang ke Festival Kota Lama

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 14 September 2018 | 09:00 WIB
Ingin Tahu Semarang Tempo Doeloe? Datang ke Festival Kota Lama
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Sudah pernah ke Semarang? Meski terus membangun layaknya kota besar, ibu Kota Provinsi Jawa Tengah itu tidak pernah melupakan sisi tradisional.

Nah, kalau kalian ingin tahu seperti apa Semarang tempo doeloe, ada baiknya berkunjung ke kawasan Kota Lama, 20-23 September nanti.

Kenapa harus datang? Festival Kota Lama akan digelar di sana. Sangat tepat bagi pecinta heritage.

Pada abad 19-20, Kota Lama adalah pusat perdagangan. Untuk mengamankan warga dan wilayahnya, di kawasan itu dibangun benteng Vijhoek. Di dalam benteng ada jalur yang mempercepat perhubungan antar ketiga pintu gerbang.

Jalan utamanya dinamai Heeren Straat, atau sekarang lebih dikenal dengan nama Jalan Letjen Soeprapto.

Kawasan Kota Lama Semarang disebut juga Outstadt. Luas kawasan ini sekitar 31 ha. Bila dilihat dari kondisi geografi, kawasan ini terpisah dengan daerah sekitarnya, sehingga mendapat julukan "Little Netherland".

Di Festival Kota Lama, kita akan dibawa ke suasana yang benar-benar lawas. Selawas lagu Jangkrik Genggong yang liriknya benar-benar membuat kita terkenang ke masa lalu.

“Semarang Kaline Banjir ja sumelang ra dipikir”. Begitulah penggalan lirik yang sangat tenar.

"Pada 2015, Kota Lama Semarang masuk dalam list tentatif World Heritage UNESCO. Semuanya harus terus disiapkan menjadi destinasi Internasional. Festival ini diharapkan bisa makin mempopulerkan Kota Lama di Semarang, Jawa Tengah," ujar Plt Deputi Pengembangan Pemasaran 1 Kemenp,  Ni Wayan Giri Adnyani di Jakarta, Rabu (12/8/2018).

Salah satu festival terbesar di Semarang itu akan mengangkat tema "Collaboration in Diversity". Wisatawan bersama masyarakat Semarang diajak bersenang-senang sambil mengangkat Kota yang terkenal dengan sebutan kota Atlas tersebut.

Kota tersebut multikultural dan merupakan kota merawat kenangan.

“Hal Itu dibuktikan dengan banyaknya bangunan kuno yang masih berdiri dan terawat hingga kini. Contoh lainnya, di Kota Atlas ini, wisatawan dapat menemukan penjual jajanan lawas nan legendaris yang sudah bertahan hingga 3 sampai 4 generasi. Artinya, sudah berlangsung antara 80 hingga 100 tahun,” ujar Ni Wayan Giri Adnyani.

Tanggapan Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Sumarni, juga nyaris sama. Baginya, Festival Kota Lama menjadi sebuah cawan yang mengarah pada kangen kenangan, bukan sekadar kangen-kangenan.

Akan ada banyak hal yang bisa membangkitkan kenangan selama festival berlangsung. Tidak hanya untuk yang sudah berumur, namun juga dapat dinikmati untuk remaja milenial hingga anak-anak.

“Festival Kota Lama 2018 akan menjadi ruang persahabatan, karena Semarang menjadi mealting pot seluruh kebudayaan, mulai dari Tionghoa, Arab, Melayu, hingga Belanda. Ini diharapkan menjadi kegiatan berskala internasional dengan bekerja sama dengan beberapa pihak mancanegara, untuk mengobati ruang rindu masyarakat pada Semarang tempo dulu," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember

Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:20 WIB

Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe 2025: BRI Hadirkan Cashback QRIS dan Promo Seru

Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe 2025: BRI Hadirkan Cashback QRIS dan Promo Seru

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:00 WIB

BRI Hadirkan Kejutan di Kampoeng Tempo Doeloe 2025: Nostalgia Kuliner & Budaya Nusantara Lebih Hemat

BRI Hadirkan Kejutan di Kampoeng Tempo Doeloe 2025: Nostalgia Kuliner & Budaya Nusantara Lebih Hemat

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:53 WIB

Bazaar Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe Kembali Digelar, Hadirkan 9 Gerai Makanan Legendaris Ini!

Bazaar Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe Kembali Digelar, Hadirkan 9 Gerai Makanan Legendaris Ini!

Lifestyle | Senin, 12 September 2022 | 20:09 WIB

Jokowi dan Iriana Bertolak ke Semarang, Bakal Hadiri Upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara

Jokowi dan Iriana Bertolak ke Semarang, Bakal Hadiri Upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara

News | Senin, 04 Juli 2022 | 18:28 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×