31 Penerjun Payung Meriahkan Deklarasi Taman Wisata Dunia

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:03 WIB
31 Penerjun Payung Meriahkan Deklarasi Taman Wisata Dunia
Deklarasi Indonesia sebagai taman wisata dunia dimeriahkan oleh 31 penerjun payung. (WTP Foundation)

Suara.com - Sebanyak 31 penerjun payung yang berasal dari beberapa negara di dunia, seperti Inggris, Amerika, Spanyol, Meksiko, Italia, China, Argentina, Indonesia, dan Singapura, menyemarakkan deklarasi Indonesia sebagai Taman Wisata Dunia (World Tourism Park) di lapangan Puputan, Bali, Selasa (9/10/2018) lalu.

Mereka mempertontonkan atraksi dari ketinggian 10.000 kaki dengan gaya wingsuit, swooping, smoke, dan flag yang memukau dengan pemandangan langit yang cerah. Naila Novaranti, duta wisata udara WTP Forum, mengatakan bahwa penerjun yang rata-rata berasal dari negara Eropa ini melandas ke lapangan Puputan dengan sempurna dan membuat sekitar 1.000 tamu undangan dari berbagai unsur pejabat, mulai dari walikota hingga bupati setempat, takjub.

“Dengan terjun payung, kita bisa melihat keindahan Indonesia dari atas udara. Penerjun payung dari berbagai negara datang ke Bali untuk mendukung Indonesia sebagai Taman Wisata Dunia," ungkap Naila dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.

Sementara itu, Daniel Kumendong, Founder CEO Yayasan Taman Wisata Dunia, World Tourism Park (WTP Foundation), mengumumkan bahwa setelah acara deklarasi ini, pihaknya akan menyiapkan lisensi Hak Kekayaan Intelektual tentang Taman Wisata Dunia untuk diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Artinya, lisensi tersebut sudah berdasarkan keinginan kepala daerah yang menginginkan Indonesia dijadikan Kawasan Taman Wisata Dunia, sehingga apa yang menjadi ekspektasi Bapak Presiden bahwa Indonesia sebagai negara besar, mau dijadikan negara apa, apakah industri, negara pertanian, atau lainnya, harus disampaikan secara terbuka," papar Daniel.

Saat ini menurut Daniel, banyak potensi wisata di Nusantara yang tidak dimiliki oleh negara lain. Hal inilah yang membuat Indonesia layak menjadi kawasan Taman Wisata Dunia. Dengan dideklarasikannya Indonesia sebagai Taman Wisata Dunia, maka akan dipilih sembilan tempat wisata di 34 Provinsi yang akan menjadi ikon dari Taman Wisata Dunia.

Beberapa potensi wisata alam yang akan dipromosikan, seperti Kepulauan Anambas, Kepulauan Seribu, Kepulauan Derawan, Danau Toba, Danau Kelimutu, Pulau Weh, Pulau Morotai, dan Pulau Komodo. Ada pula Gunung Krakatau, Gunung Tengger, Gunung Merapi, Ujung Kulon, hingga Sungai Musi.

"Indonesia saat ini menjadi satu-satunya Taman Wisata Dunia yang tidak didapatkan di negara lain. Apa yang ada di dunia, pasti ada di Indonesia. Tetapi apa yang ada di Indonesia, belum tentu ada di negara lain," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Foto Liburan Rio Dewanto dan Keluarga Jelajah Indonesia

5 Foto Liburan Rio Dewanto dan Keluarga Jelajah Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 20:30 WIB

5 Event Wisata Bulan Oktober yang Paling Ditunggu

5 Event Wisata Bulan Oktober yang Paling Ditunggu

Lifestyle | Rabu, 03 Oktober 2018 | 20:30 WIB

Indonesia Akan Ditetapkan Sebagai Taman Wisata Dunia

Indonesia Akan Ditetapkan Sebagai Taman Wisata Dunia

Lifestyle | Sabtu, 29 September 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 20:00 WIB

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:59 WIB

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:50 WIB

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:34 WIB

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 19:30 WIB

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 19:28 WIB

×