Lukisan dari Batu Akik Hadir di Pasar Seni Lukis Indonesia

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 16 Oktober 2018 | 12:00 WIB
Lukisan dari Batu Akik Hadir di Pasar Seni Lukis Indonesia
Sanur Village Festival (SVF) 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Pasar Seni Lukis Indonesia 2018 dipenuhi karya yang luar biasa. Ada stan yang menjual karya seni lukis dari bahan batu akik dan bulu unggas.

Ada juga stan karya pelukis disabilitas. Penasaran? Datang saja ke Jatim Expo Surabaya, dimana PSLI buka sampai 21 Oktober 2018.

Pelukis yang menggunakan bahan batu akik adalah Kamiludin. Ide itu muncul karena ingin memanfaatkan bongkahan batu akik yang terbengkalai.

“Sebenarnya, ini terobosan baru dalam dunia lukis. Saya memang sudah lama menjadi pelukis, namun perlu ada sesuatu berbeda yang bisa dijadikan bahan lukisan,” ujar Kamiludin, Sabtu (13/10/2018).

Lelaki yang tinggal di Candi Sidoarjo ini mengaku tak butuh waktu lama untuk memanfaatkan batu akik menjadi bahan lukisannya. Dia tetap memakai konsep pemandangan pada lukisan gaya barunya ini.

Kamiludin menggunakan sekitar 10-15 jenis batu dalam satu lukisan. Di antaranya batu pirus, pancawarna, batu ati ayam, dan giok.

Batu-batu yang dipakai itu biasanya masih dalam bentuk bongkahan atau potongan.

“Saya harus bisa memilah jenis batu apa yang cocok untuk membentuk gunung, bangunan dan pepohonan," terang Kamiludin.

Jika dalam bentuk bongkahan, dia bisa memotong dengan gerinda menjadi potongan kecil dan ditempel di kanvas dengan lem G.

“Tapi bisa juga potongan batu itu dibuat serbuk, baru kemudian ditempel di kanvas. Biasanya ini untuk bagian laut atau langit,” pungkasnya.

Di sudut lain, ada yang memajang lukisan dengan bahan bulu unggas. Pelukisnya adalah Susmiadi. Dia memakai tiga jenis bulu unggas, yakni ayam, bebek, dan merpati.

“Dari bulu-bulu itu, saya berimajinasi membuat lukisan. Kali ini yang dijual lukisan hewan semisal macan, cheetah, kuda, dan ayam. Pernah juga saya melukis potret Bung Karno ukuran 3 meter × 1 m memakai bulu,” ujarnya.

Susmiadi mengaku mendapatkan bulu-bulu itu dari pedagang di pasar, seperti pedagang ayam, bebek hingga merpati.

“Stok bulu saya beli dari penjual di pasar. Bulu tak mesti sehat sehabis dicabut, yang penting tak basah,” ungkapnya.

Tidak jauh dari stan Susmiadi, Anda akan menemukan seseorang sedang melukis dengan cara yang tak biasa. Dia adalah Sadikin Pard. Ia tunadaksa, sehingga Sadikin melukis menggunakan kaki dan mulut.

Tapi jangan kaget, Sadikin ternyata termasuk salah satu pelukis yang karyanya go international. Kemampuan Sadikin juga membuatnya menjadi satu dari sembilan orang Indonesia yang berhasil masuk dalam AMFPA, sebuah asosiasi seniman lukis kaki dan mulut dunia yang bermarkas di Liechtenstein.

Sadikin mengatakan, dia mulai melukis sejak duduk di bangku SD. Waktu itu hanya sekadar hobi. Sadikin sempat menjadi seorang pengusaha, namun bangkrut.

"Saya pernah jatuh bangun di dunia usaha, tapi akhirnya, saya putuskan fokus ke dunia lukis. Saya tetap memanfaatkan kemampuan saya di bidang marketing dalam memasarkan lukisan," ungkap Sadikin.

Sadikin termasuk pelukis dengan gaya realis, namun seringkali dia mengubah gayanya menjadi impresionis. Lukisannya didominasi oleh penggunaan warna-warna cerah dan tegas.

Paduan warna tersebut, selain menghasilkan objek yang yang dilukis, juga menjadi permainan warna kontras yang menarik.

“Tergantung mood saja. Saya dulu pelukis realis, tapi juga bisa gaya impresionis. Sampai sekarang, gaya melukis saya, yah impresionis,” ujarnya.

Sadikin Pard adalah teladan bagi setiap orang. Ia membuktikan suatu kekurangan seharusnya tidak menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan.

Lukisan Sadikin telah dipamerkan di berbagai negara di Eropa dan Amerika. Sadikin pun turut melanglang buana bersama lukisannya.

“Saya tidak penah meminta apapun kepada siapapun, termasuk agar orang lain menghargai saya. Saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk tidak bertanya, apa yang saya dapatkan, tapi apa yang sudah saya berikan. Dengan begitu, saya akan termotivasi untuk terus menghasilkan karya,” tuturnya.

Pasar Seni Lukis Indonesia 2018 ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur (Jatim), La Nyalla Mahmud Mattalitti. Dia berharap, para pelukis juga bisa memanfaatkan momen IMF-World Bank Annual Meeting.

"Karya seni pelukis Indonesia bisa dipamerkan di Bali, bersama ajang IMF-World Bank Annual Meeting. Itu diyakini bisa ikut memperkenalkan karya lukis mereka, sehingga bisa membuka pasar yang lebih luas," ujar La Nyalla.

Ia mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara PSLI. Menurutnya, komitmen dan kontribusi membantu pelukis akan membuka pasar baik dari dalam dan luar negeri.

“Selain untuk memperkuat kebudayaan kita, PSLI sanggup menarik mata dunia bahwa karya-karya seniman kita juga berkelas," pungkasnya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan, 60 persen sektor pariwisata berasal dari budaya dan 30 persen dari alam.

“Tugasnya Kementerian Pariwisata adalah lebih mempublikasikan dan mempromosikan agar wisatawan datang ke Indonesia, khususnya ke pameran lukisan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pasar Seni Lukis Indonesia dapat pula menjadi ajang pariwisata. Pengunjung dapat melihat secara langsung lukisan yang indah.

"Semua wisatawan yang suka lukisan akan tertarik. Mereka tidak hanya bisa menikmati saja, seperti pameran, tapi juga bisa memilikinya, karena lukisan di PSLI dijual," ujar menpar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Guru SLB, Kartini Masa Kini: Jadi Terang bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Guru SLB, Kartini Masa Kini: Jadi Terang bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Video | Selasa, 21 April 2026 | 10:27 WIB

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

News | Senin, 06 April 2026 | 14:47 WIB

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:05 WIB

Konser Raya 31 INDOSIAR Luar Biasa, Tampilkan Rhoma Irama, Iwan Fals hingga Agnez Mo

Konser Raya 31 INDOSIAR Luar Biasa, Tampilkan Rhoma Irama, Iwan Fals hingga Agnez Mo

Entertainment | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:20 WIB

Ratusan Siswa di Agam Keracunan MBG, Pemkab Tetapkan KLB

Ratusan Siswa di Agam Keracunan MBG, Pemkab Tetapkan KLB

Foto | Kamis, 02 Oktober 2025 | 18:21 WIB

JPPI Desak Pemerintah Tetapkan KLB Akibat Ribuan Kasus Keracunan MBG: Apa Arti dan Dampaknya?

JPPI Desak Pemerintah Tetapkan KLB Akibat Ribuan Kasus Keracunan MBG: Apa Arti dan Dampaknya?

Lifestyle | Minggu, 28 September 2025 | 11:12 WIB

RUPSLB Telkom 2025 Tetapkan Perubahan Pengurus Perseroan

RUPSLB Telkom 2025 Tetapkan Perubahan Pengurus Perseroan

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 19:00 WIB

Prabowo Minta Anggota Polisi Korban Demo Dapat 'Kenaikan Pangkat Luar Biasa', Apa Itu?

Prabowo Minta Anggota Polisi Korban Demo Dapat 'Kenaikan Pangkat Luar Biasa', Apa Itu?

News | Senin, 01 September 2025 | 21:07 WIB

Prabowo Naikkan Pangkat Semua Polisi Korban Rusuh! Ini Alasannya

Prabowo Naikkan Pangkat Semua Polisi Korban Rusuh! Ini Alasannya

Video | Senin, 01 September 2025 | 17:40 WIB

Prabowo Jenguk Polisi Korban Ricuh di RS Polri, Langsung Perintahkan Naik Pangkat Luar Biasa

Prabowo Jenguk Polisi Korban Ricuh di RS Polri, Langsung Perintahkan Naik Pangkat Luar Biasa

News | Senin, 01 September 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Mengintip Basic Skincare dr. Tompi untuk Kulit Sehat dan Awet Muda

Mengintip Basic Skincare dr. Tompi untuk Kulit Sehat dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:32 WIB

Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela

Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:21 WIB

Berkaca dari Richard Lee, Kenapa Mualaf Punya Sertifikat? Ternyata Ini Fungsinya

Berkaca dari Richard Lee, Kenapa Mualaf Punya Sertifikat? Ternyata Ini Fungsinya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:05 WIB

Bagaimana Cara Mengurus Sertifikat Mualaf seperti Richard Lee?

Bagaimana Cara Mengurus Sertifikat Mualaf seperti Richard Lee?

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:59 WIB

Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:43 WIB

Apa Saja Kegunaan Sertifikat Mualaf? Heboh Punya Richard Lee Dicabut

Apa Saja Kegunaan Sertifikat Mualaf? Heboh Punya Richard Lee Dicabut

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

5 Sepatu Lokal Rasa Converse Original, Tampil Kece di Sekolah Modal Rp100 Ribuan

5 Sepatu Lokal Rasa Converse Original, Tampil Kece di Sekolah Modal Rp100 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09 WIB

Seberapa Kaya Irwan Mussry? Entang Gonta-ganti Jam Miliaran saat Nikahan El Rumi

Seberapa Kaya Irwan Mussry? Entang Gonta-ganti Jam Miliaran saat Nikahan El Rumi

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:47 WIB

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:24 WIB

Bukan Merek, Ini 7 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Beli AC Baru

Bukan Merek, Ini 7 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Beli AC Baru

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:16 WIB