Selandia Baru Layak Masuk Daftar Destinasi Wisata 2019

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 21 Desember 2018 | 20:30 WIB
Selandia Baru Layak Masuk Daftar Destinasi Wisata 2019
Selandia Baru, Destinasi Wisata 2019. (Tourism New Zealand)

Suara.com - Tahun 2019 tinggal hitungan minggu. Apakah Anda sudah punya daftar destinasi wisata 2019? Kalau belum, tak ada salahnya memasukan Selandia Baru di daftar tujuan wisata Anda, sebab ada banyak lokasi wisata yang bisa dieksplorasi di sana.

Berdasarkan hasil riset terbaru, jumlah pengunjung Indonesia ke Selandia Baru meningkat hampir dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Tourism New Zealand telah merangkum 5 alasan yang bisa membuat Anda semakin yakin untuk membeli tiket ke ke Selandia Baru pada 2019.

Lebih banyak cara untuk bepergian ke ke Selandia Baru
Mengunjungi ke Selandia Baru kini lebih mudah dengan penerbangan langsung dari Jakarta ke Auckland menggunakan Air New Zealand dan Singapore Airlines melalui Star Alliance. Penerbangan baru yang dijadwalkan berangkat tiga kali dalam sehari ini mempersingkat waktu transit dan meningkatkan konektivitas melalui hub Singapura. Dengan demikian, orang Indonesia bisa memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi ke Selandia Baru karena durasi penerbangan yang lebih pendek.

Beragam pengalaman dapat dijangkau dengan mudah
Anda bisa menemukan banyak hal yang menarik di ke Selandia Baru, mulai dari gletser dan fiord yang spektakuler, budaya yang autentik, hingga aktivitas yang mendebarkan. Selain itu, jarak yang dekat antar daerah dan berbagai transportasi yang tersedia, seperti bus, kereta api, dan mobil, memungkinkan Anda untuk mendapatkan berbagai pengalaman berbeda dalam satu hari. Bayangkan saja, Anda bisa bermain salju dan berenang di lautan yang hangat hanya dalam jangka waktu 24 jam. Jika salah satu resolusi tahun 2019 Anda adalah mencoba berbagai pengalaman yang unik, coba berkunjung ke New Zealand untuk mewujudkannya.

Pemicu adrenalin dengan latar belakang alam yang mengagumkan
Selandia Baru terkenal dengan berbagai aktivitas yang mendebarkan, seperti skydiving, bungy jumping, caving, dan off-road driving. Tahun 2019 akan menjadi lebih istimewa lagi dengan hadirnya wahana pemompa adrenalin yang baru diluncurkan, "Nevis Catapult", hasil karya A.J. Hackett, perusahaan yang memperkenalkan bungy jumping ke seluruh dunia. Berlokasi di Nevis Valley dekat Queenstown, para pencinta adrenalin akan “ditembakkan” dan meluncur sejauh 150 meter pada lintasan di atas ngarai sebelum akhirnya jatuh dengan kekuatan 3G (3x berat maksimum yang melekat pada mereka) dengan kecepatan hampir 100 km/jam dalam 1,5 detik.

Keramahan penduduk lokal yang membuat Anda merasa seperti di rumah sendiri
Selama Anda berada di ke Selandia Baru, rasakan kehangatan “Manaakitanga” yang memiliki arti keramahan penduduk lokal di New Zealand dengan mendengarkan berbagai cerita yang mereka bagi saat memandu Anda selama perjalanan. Presiden Joko Widodo sendiri pernah merasakan langsung sambutan hangat yang diberikan penduduk lokal dalam kunjungannya ke New Zealand untuk merayakan 60 tahun hubungan bilateral antara kedua negara. Beliau bahkan berkesempatan untuk menikmati upacara penyambutan dengan melakukan salam Hongi bersama para sesepuh suku Mori.

Mengagumi bintang-bintang yang terang di langit malam
Sebagai salah satu negara dengan langit tergelap di dunia, Selandia Baru merupakan tempat yang tepat untuk menyaksikan keindahan bintang di langit malam. Salah satu lokasi terbaik adalah Aoraki Mount Cook Village yang jauh dari gemerlap lampu kota sehingga tidak ada yang menghalangi gemerlap cahaya bintang.

Anda juga dapat menikmati indahnya langit bertabur bintang pada perayaan Tahun Baru Maori yang dikenal dengan Matariki. Acara istimewa di ke Selandia Baru ini dirayakan pada bulan Mei atau Juni ketika rasi bintang Pleiades—yang disebut Matariki oleh orang-orang Maori—muncul di ufuk timur laut.

Pada tahun 2019, Matariki akan dimulai pada tanggal 10 Juni. Ikuti rangkaian perayaan ini, mulai dari pemeran seni hingga festival, parade, dan workshop. Pastikan juga untuk berkunjung ke Star Compass (tea a Rangi) di Waitangi Regional Park, Hawke’s Bay, di mana Anda dapat mengetahui bagaimana para leluhur Maori menggunakan rasi bintang sebagai penunjuk arah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nevis Catapult di Selandia Baru, Wahana Ekstrem Menjadi Manusia Ketapel

Nevis Catapult di Selandia Baru, Wahana Ekstrem Menjadi Manusia Ketapel

Lifestyle | Jum'at, 21 Desember 2018 | 08:00 WIB

Pemandangan Menuju Pusuk Puhit, Banyak Berhenti Selfie Nih

Pemandangan Menuju Pusuk Puhit, Banyak Berhenti Selfie Nih

Lifestyle | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:20 WIB

Sepuluh Destinasi Wisata Terpopuler di 2018

Sepuluh Destinasi Wisata Terpopuler di 2018

Lifestyle | Rabu, 19 Desember 2018 | 10:00 WIB

Terkini

Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen

Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:31 WIB

Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf

Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:24 WIB

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:15 WIB

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:06 WIB

DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?

DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa

Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:52 WIB

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

×