Kabar Baik, Machu Piccu Bisa Diakses Pengunjung Berkursi Roda

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 01 Februari 2019 | 13:37 WIB
Kabar Baik, Machu Piccu Bisa Diakses Pengunjung Berkursi Roda
Ilustrasi Machu Piccu.(Shutetrstock)

Suara.com - Belum lengkap rasanya jika mengunjungi Peru tanpa ke Machu Piccu. Salah satu situs warisan dunia UNESCO yang juga masuk dalam tujuh keajaiban dunia ini memang selalu memiliki daya tarik tersendiri.

Tak heran jika sejak 2017, UNESCO memberlakukan tiket dan aturan ketat bagi para pengunjung yang ingin datang ke Machu Piccu.

Hal inilah yang lantas menbuat Wheel the World, sebuah perusahaan perjalanan, membuat tur khusus untuk para pengguna kursi roda agar mereka bisa lebih nyaman menikmati pengalaman ke situs yang diberi julukan sebagai 'Kota Inca yang Hilang' ini.

Mereka meluncurkan rencana perjalanan ke Machu Picchu yang pertama beberapa bulan yang lalu. Bisnis ini didirikan oleh Alvaro Silberstein yang juga seorang pengguna kursi roda dan Camilo Navarro, yang keduanya berasal dari Chili.

Mereka pindah ke Amerika Serikat (AS) tempat mereka belajar bisnis di UC Berkeley, sebelum meluncurkan Wheel the World dan membuat tur pertama ke Chili dan Meksiko.

Dilansir dari The Independent, jika Anda ingin mengikuti tur ini, para pengguna kursi roda dapat melakukan pembayaran dan dengan otomatis mendapatkan pinjaman kursi khusus untuk dapat mengakses situs dengan aman.

"Kursi dirancang dengan satu roda dan dua tongkat panjang, menyerupai "gerobak dorong", ini terbuat dari aluminium dan baja ringan," ungkap Navarro menjelaskan.

Namun, pengguna harus ditemani oleh seorang teman perjalanan karena kursi roda tidak dapat didorong sendiri. Perusahaan perjalanan ini bermitra dengan pembuat kursi roda. Mereka menyumbangkan kursi roda dan menyimpannya, sehingga pengunjung yang mengikuti tur tidak perlu repot membeli kursi roda dengan biaya sendiri.

"Aksesibilitas adalah masalah menjadi kreatif. Kadang-kadang kami mendapat telepon dari taman nasional dan mengatakan mereka ingin kami datang untuk menjelajahi tempat itu. Tetapi seringkali, karena khawatir tentang keterbatasan situs kuno jika harus dimodifikasi, dengan membangun jalan untuk kursi roda," ujar dia lagi.

baca juga

Karenanya, kursi roda unik ini, kata dia, dapat menjadi solusi untuk kaum disabilitas yang tetap ingin menikmati pengalaman menyenangkan di situs bersejarah, khususnya Machu Piccu.

Keduanya membuka harga mulai dari 1.500 dolar AS untuk perjalanan empat hari ke Machu Picchu, termasuk akomodasi, namun tidak termasuk penerbangan.

Kabar tur untuk kaum disabilitas ini datang setelah Machu Picchu baru-baru ini mengubah kebijakan tiketnya lebih ketat. Pada 1 Januari, situs bersejarah ini mengharuskan pengunjung untuk memilih slot waktu kunjungan dan tiba dalam satu jam dari waktu yang mereka pilih. Jika tidak, mereka berisiko ditolak mengunjungi Machu Piccu.

Ini berarti bahwa pengunjung yang memesan slot untuk pukul 10.00 pagi harus tiba sebelum pukul 11.00 pagi. Pengunjung juga memiliki batas waktu untuk setiap kunjungan mereka. Ditambah, pengunjung harus keluar pada pukul 17.30.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Ton Mango Sticky Rice Disajikan Demi Gaet Hati Turis China

5 Ton Mango Sticky Rice Disajikan Demi Gaet Hati Turis China

Lifestyle | Rabu, 30 Januari 2019 | 12:29 WIB

Pengguna Kursi Roda Dilarang Naik Pesawat !

Pengguna Kursi Roda Dilarang Naik Pesawat !

Lifestyle | Selasa, 29 Januari 2019 | 10:05 WIB

Siap-Siap, Turis Asing yang Ingin ke Bali Akan Kena Pajak

Siap-Siap, Turis Asing yang Ingin ke Bali Akan Kena Pajak

Lifestyle | Selasa, 22 Januari 2019 | 20:38 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB