Hiu Paus Kembali Ditemukan Mati dengan Perut Penuh Sampah Plastik

Ade Indra Kusuma

Senin, 11 Februari 2019 | 09:30 WIB
Hiu Paus Kembali Ditemukan Mati dengan Perut Penuh Sampah Plastik
Hiu Paus [shutterstock]

Suara.com - Masalah sampah plastik kian menjadi mimpi buruk bagi lingkungan terutama dampaknya kepada biota lautan.

Bukan hal mustahil jika di kemudian hari penyebab kematian paus kini adalah plastik-plastik yang dicernanya.

Baru-baru ini publik kembali dibuat sedih dengan ditemukannya hiu paus yang mati di Pantai Tanjung Aru, Sabah, Malaysia.

Diduga hiu paus ini mati kelaparan dan ketika dilakukan pembedahan, benar saja ditemukan sampah plastik kantong besar di dalam perutnya.

Hiu Paus kembali ditemukan mati karena sampah plastik. (Instagram/trashheromersing)
Hiu Paus kembali ditemukan mati karena sampah plastik. (Instagram/trashheromersing)

Foto hiu paus mati karena sampah plastik ini diunggah oleh Departemen Perikanan Sabah dan telah tersebar di berbagai media sosial.

Lima negara di Asia—Cina, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand—menghasilkan 60% limbah plastik di lautan, menurut laporan tahun 2015 yang disusun lembaga Ocean Conservancy and the McKinsey Center for Business and Environment.

Akibatnya, sejumlah hewan laut diyakini mati akibat sampah plastik setiap tahun. Pada Juni lalu, seekor paus pilot mati di bagian selatan Thailand setelah menelan 80 kantong plastik.

PBB menyatakan kehidupan biota laut menghadapi "kerusakan yang tak bisa diperbaiki" akibat sekitar 10 juta kimbah plastik yang dibuang ke laut setiap tahun.

Mengutip laman World of Buzz, banyak studi yang menyebutkan penyu muda berisiko tinggi juga mati akibat makan sampah plastik.

baca juga

Tak seperti manusia, hewan laut cenderung memakan apa pun yang hanyut mengikuti arus termasuk sampah plastik.

UNESCO turut membenarkan bahwa setiap tahun, puing-puing plastik ini jadi penyebab utama kematian lebih dari satu juta burung laut dan lebih dari 100.000 hewan laut. [Guideku/Arendya Nariswari]

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Nostalgia Netizen Miris Lihat Bungkus Jadul Marimas Ini, Kenapa Ya?

Selain Nostalgia Netizen Miris Lihat Bungkus Jadul Marimas Ini, Kenapa Ya?

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 09:18 WIB

Kurangi Penggunaan Plastik, Limbahnya Bisa Bahayakan Kesehatan Lho!

Kurangi Penggunaan Plastik, Limbahnya Bisa Bahayakan Kesehatan Lho!

Health | Rabu, 16 Januari 2019 | 19:05 WIB

Kerusakan Lingkungan Mengkhawatirkan, Ini yang Bisa Kamu lakukan

Kerusakan Lingkungan Mengkhawatirkan, Ini yang Bisa Kamu lakukan

Lifestyle | Jum'at, 28 Desember 2018 | 15:35 WIB

Terkini

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

RWA dan Stablecoin Jadi Fokus, Bursa Kripto CFX Siapkan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:03 WIB

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan Bisnis UMKM di Era Gempuran AI

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:58 WIB

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

×