Berbagi Cerita Kura-kura Peliharaan, Komunitas Ini Sebut No Eksploitasi

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Sabtu, 09 Maret 2019 | 11:13 WIB
Berbagi Cerita Kura-kura Peliharaan, Komunitas Ini Sebut No Eksploitasi
Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)

Suara.com - Berbagi Cerita Soal Kura-kura Peliharaan, Komunitas Ini Sebut No Eksploitasi.

Jika pecinta atau pemelihara binatang biasanya memilih kucing atau anjing sebagai binatang peliharaan. Selain berbulu lembut, kedua hewan tersebut juga penurut.

Tapi beda halnya dengan para penggiat di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia (KPKI). Seperti namanya, anggota komunitas tersebut memilih kura-kura si binatang bercangkang sebagai hewan peliharaan kesayangan.

Kata Christine dari KPKI, kura-kura juga bisa menjadi hewan peliharaan yang menyenangkan. Meski tampak kerap pelanga-pelongo dan diam-diam saja, Christine percaya kalau kura-kura juga dapat dididik dan cukup mengerti tentang siapa dirinya.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)
Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)

"Kura-kura itu eksotik. Lihat coraknya, kita jadi suka. Sebenarnya sih, kura-kura sama seperti kucing atau anjing kalau dipanggil menghampiri, bisa diajarkan sistem begitu. Nama mereka (kura-kura) mungkin juga tahu, mereka mengerti," kata Christine saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

KPKI sendiri dibentuk pada Agustus 2014 lalu. Dari yang awal jumlah anggotanya bisa dihitung jari, kini KPKI memliki jumlah anggota sampai ribuan orang dari seluruh Indonesia.

KPKI juga memiliki banyak cabang di kota lain seperti Bogor hingga Surabaya. "Kami berusaha berkembang mencari teman mengadakan acara. Lama-lama anggota semakin banyak."

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)
Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)

Meski tak memiliki jadwal bertemu mingguan, tapi KPKI getol membuat acara-acara besar untuk berkumpul bersama. Namun tetap menjaga silaturahmi, sharing perawatan dan perkembangan peliharaan di grup media sosial.

Moment kopi darat terbesar mereka adalah saat lebaran, tahun baru dan acara ulang tahun komunitas.

baca juga

Di luar itu, KPKI juga terlibat aktif dalam kampanye larangan eksploitasi kura-kura khususnya yang langka serta edukasi tentang cara pemeliharaan kura-kura yang baik dan benar.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)
Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia ata KPKI. (Dok KPKI)

"KPKI adalah komunitas yang tidak mengadakan jual beli kura-kura. Kalau anggota memposting suatu dan berinteraksi seperti jual beli, kami menolak," tambahnya.

Dengan begitu, kata Christine, ia dan para anggota KPKI lainnya ikut serta dalam gerakan pelestarian kura-kura di Indonesia.

Dan jika Anda tertarik untuk bergabung komunitas pecinta kura-kura ini, Anda tinggal datang saja ke acara KPKI yang biasanya disebarkan lewat akun Instagram resmi mereka, @kpki_official.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Keramik Bukan Lagi Hal Rumit Kalau Sudah Ikut Komunitas Ini

Bikin Keramik Bukan Lagi Hal Rumit Kalau Sudah Ikut Komunitas Ini

Lifestyle | Sabtu, 02 Maret 2019 | 10:00 WIB

Komunitas Cerita Kertas, Tingkatkan Literasi Menulis di Kalangan Anak Muda

Komunitas Cerita Kertas, Tingkatkan Literasi Menulis di Kalangan Anak Muda

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2019 | 10:22 WIB

Punah 100 Tahun Lalu, Kura-kura Raksasa Kembali Ditemukan

Punah 100 Tahun Lalu, Kura-kura Raksasa Kembali Ditemukan

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 16:42 WIB

Komunitas Jakarta City Philharmonic Hidupkan Konser Orkestra Kota

Komunitas Jakarta City Philharmonic Hidupkan Konser Orkestra Kota

Lifestyle | Sabtu, 23 Februari 2019 | 09:56 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×