Alami Kebotakan dan Rambut Rontok, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 17 Mei 2019 | 18:08 WIB
Alami Kebotakan dan Rambut Rontok, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)

Suara.com - Alami Kebotakan dan Rambut Rontok, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kebotakan dan rambut rontok menjadi masalah utama kesehatan rambut dan kulit kepala pada lelaki. Nah, bagi Anda yang mengalaminya, jangan takut karena solusinya ada di depan mata.

Menurut data pelanggan Erha Clinic, kasus kerontokan rambut pada lelaki dan perempuan, terutama lelaki umumnya disebabkan oleh Alopecia Androgenic, sebuah kondisi kerontokan dan kebotakan yang dipicu karena faktor hormonal.

Melalui siaran pers, Erha Clinic menyebut rata-rata manusia memiliki 100.000 folikel rambut di kepala. Setiap orang lahir dengan jumlah folikel yang tetap hingga dewasa dan jumlah folikel ini tidak dapat ditambah dengan cara apapun.

Berkurangnya jumlah folikel adalah proses alami yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia, namun perawatan yang efektif mampu mempertahankan kesehatan rambut dan folikelnya. Rambut manusia memiliki keunikan dibandingkan sistem organ lainnya, karena rambut mengalami siklus pengulangan pertumbuhan yang berlangsung selama 2 hingga 7 tahun.

Siklus pertumbuhan rambut terbagi dalam 3 fase, yaitu fase Anagen, Katagen, dan Telogen. Fase Anagen berlangsung selama 2-6 tahun dan merupakan fase pertumbuhan aktif dari siklus rambut.

Ilustrasi kebotakan pada lelaki. (shutterstock)
Ilustrasi kebotakan pada lelaki. (shutterstock)

Fase kedua adalah fase Katagen, dimana fase ini berlangsung 2-3 minggu dan merupakan fase transisi dalam proses pertumbuhan rambut. Fase ketiga adalah fase Telogen yang berlangsung sekitar 100 hari dan merupakan fase istirahat pada folikel rambut yang berlangsung sejak rambut rontok hingga helai rambut berikutnya tumbuh kembali.

Kebotakan pada lelaki umumnya memiliki pola tertentu, yaitu kebotakan yang dimulai dari dahi dan yang dimulai dari vertex (bagian atas kepala belakang). Pada perempuan penipisan rambut dapat dipicu dan dipengaruhi oleh gangguan hormon androgen pada tahap pre-menopause.

“Kerontokan rambut dan kebotakan bukanlah suatu kondisi yang membahayakan, tetapi dapat menimbulkan dampak psikologis dan sosial bagi yang mengalaminya. Erha Clinic mengerti bahwa pengobatan kerontokan dan kebotakan rambut harus disesuaikan dengan kondisi dari masing-masing pasien, oleh karena itu Erha Clinic merancang layanan Personalized Hair Growth and Scalp Program,” jelas dr. Norita Sembada, Director of Business Development Derma Global Ventura.

baca juga

SELANJUTNYA: Penyebab Kerontokan Rambut dan Cara Mengatasinya

Penyebab Kerontokan Rambut

Kerontokan rambut adalah kondisi terlepasnya rambut dari kulit kepala yang dapat mempengaruhi lelaki dan perempuan pada segala usia. Selain menyebabkan hilangnya perlindungan alami dari sinar matahari dan gangguan penampilan, kerontokan rambut juga berpotensi menimbulkan kebotakan (alopecia) bila tidak ditangani secara tepat.

Salah satu permasalahan rambut dan kulit kepala yang paling umum adalah kerontokan rambut (hair loss). Kerontokan rambut dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti usia, stress, obat-obatan, faktor genetik, serta penggunaan alat penata rambut.

Ada tiga jenis masalah kerontokan rambut yang lazim ditemukan. Jenis yang paling umum ditemui adalah Alopecia Androgenic. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik, yaitu hormon androgen yang mengakibatkan penyusutan dan gangguan pertumbuhan folikel rambut.

Jenis kerontokan kedua adalah telogen effluvium (TE), yaitu yang disebabkan oleh kelainan siklus rambut selama fase telogen, sehingga rambut mengalami kerontokan lebih banyak saat menyisir atau mencuci rambut. Jenis kerontokan ketiga adalah alopecia areata, dimana sistem imun tubuh menyerang folikel rambut karena salah mengidentifikasi folikel sebagai benda asing dalam tubuh. Akibatnya, kulit kepala di sekitar rambut akan mengalami peradangan ringan dan kerontokan yang mengakibatkan munculnya ‘pitak’.

Ilustrasi kebotakan, rambut rontok atau kerontokan rambut. (Shutterstock)
Ilustrasi kebotakan, rambut rontok atau kerontokan rambut. (Shutterstock)

“Komitmen Erha Clinic dalam mengembangkan rangkaian produk untuk menangani permasalahan kulit kepala dan rambut, juga menghadirkan rangkaian produk formulasi dermatologis Over the Counter (OTC) yang inovatif, aman, efektif, serta dapat dibeli tanpa memerlukan resep. Rangkaian produk yang diformulasikan oleh para dermatologis, formulator, dan pharmacist seperti Erha Clinicir Hair Growth Serum, Erha Clinicir Hair Grow Shampoo maupun Erha Clinicir Hair Loss Tonic ini hadir di counter Erha Clinic APOTHECARY yang dapat ditemui di seluruh cabang Erha Clinic di Indonesia. Tidak hanya menyediakan produk OTC, Erha Clinic juga dilengkapi dengan peralatan mutakhir dan tenaga ahli untuk memberikan solusi terbaik bagi kesehatan rambut dan kulit kepala setiap pelanggan,” jelas Ferry Budiyanto, Senior Channel Marketing Erha Clinic.

Solusi Kebotakan dan Kerontokan Rambut

Bagi pelanggan yang memiliki permasalahan rambut dan kulit kepala, yang tidak bisa diatasi menggunakan produk OTC (over the counter), Erha Clinic Clinic juga dapat memberikan solusi yaitu dengan menggunakan Hair Grow Activation Therapy yang terbukti secara klinis efektif merangsang pertumbuhan rambut. Berdasarkan hasil uji klinis, Hair Grow Activation Therapy memberikan hasil yang efektif pada 100% responden Male-AGA type III-Vertex dan IV-Vertex serta meningkatkan jumlah rambut terminal hingga 75%.

Hair Grow Activation Therapy merupakan suatu tindakan yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut khususnya pada pelanggan AGA (androgenetic alopecia), yaitu kerontokan rambut yang disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal. Tindakan ini merupakan kombinasi Electroporation Needle System (yang menggunakan Auto Microneedle dan electroporation) dan Hair Grow by Red Light Therapy. Tindakan ini secara efektif dapat meningkatkan penetrasi obat atau serum sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Untuk mendapatkan program perawatan rambut dan kulit kepala yang tepat, pelanggan disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli di outlet Erha Clinic terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali 3 Jenis Kerontokan Rambut dan Cara Mengatasinya

Kenali 3 Jenis Kerontokan Rambut dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2019 | 14:19 WIB

Terbuat dari Alga Laut, Haircare Unik Ini Cocok Atasi Rambut Rontok

Terbuat dari Alga Laut, Haircare Unik Ini Cocok Atasi Rambut Rontok

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2019 | 06:34 WIB

Rambut Rontok dan Bau Tak Sedap di Selangkangan, Gara-Gara Diet Keto?

Rambut Rontok dan Bau Tak Sedap di Selangkangan, Gara-Gara Diet Keto?

Health | Sabtu, 27 April 2019 | 14:43 WIB

Terkini

Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review

Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:54 WIB

Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H

Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:46 WIB

4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan

4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:45 WIB

Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya

Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:40 WIB

Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?

Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:32 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya

Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:12 WIB

4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run

4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama

4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:20 WIB

Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya

Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB