Rumah Makan Gudeg Pawon Tawarkan Sensasi Makan Di Dapur Umum

Silfa Humairah Utami

Senin, 20 Mei 2019 | 01:00 WIB
Rumah Makan Gudeg Pawon Tawarkan Sensasi Makan Di Dapur Umum
Gudeg Pawon, Sensasi Makan Di Dapur (Suara.com/Rahmad Ali)

Suara.com - Rumah Makan Gudeg Pawon Tawarkan Sensasi Makan Di Dapur Umum.

Dapur umum menjadi hal yang sangat sensitif untuk ditunjukkan bagi sebagian besar rumah makan.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Rumah Makan Gudeg Pawon, tempat legendaris sejak medio 2000 di Jalan Janturan Warungboto Umbulharjo Yogyakarta.

Di rumah makan ini, para pengunjung diwajibkan untuk memasuki pawon atau dapur jika ingin menyantap gurihnya gudeg yang disuguhkan.

Gudeg Pawon, Sensasi Makan Di Dapur (Suara.com/Rahmad Ali)
Gudeg Pawon, Sensasi Makan Di Dapur (Suara.com/Rahmad Ali)

Sumarwanto (58) pemilik Rumah Makan Gudeg Pawon menceritakan, mulanya ia berjualan di Pasar Sentul, tidak jauh dari lokasi ia berjualan sekarang. Banyak pelanggan yang tidak mau mengantri dan bahkan sering kehabisan. Oleh karena itu banyak pelanggan yang menanyakan keberadaan dapur yang digunakan untuk memasak.

“Keunikan zaman dulu itu kayak gini, sekarang sudah hilang dan ini satu-satunya (yang masih tersisa). Dulu itu jualannya malah di pasar, dulu jam tiga pagi. Lama-lama pelanggan banyak, dulu kelamaan nunggu di pasar, pelanggan tanya sama ibu rumahnya dimana. Belum sampai di sana (pasar) sudah habis di sini. Karena nanggung, akhirnya netap di rumah,” kata Sumarwanto Minggu (19/05/2019)

Sumarwanto mengatakan, ada banyak nama sebelum warungnya setenar sekarang. Serta yang memberi nama Gudeg Pawon itu sendiri adalah para pelanggan.

“Pawon itu artinya dapur, yang ngasih nama itu ya pelanggan. Dulu banyak namanya, ada gudeg maling, karena banyak malingnya di sini yang jajan, polisi, bahkan artis pernah makan di sini, banyak, enggak perlu saya sebutkan,” cerita Sumarwanto.

Sumarwanto adalah generasi kedua setelah ibunya yang mulai berjualan sejak tahun 1958 di daerah Pasar Sentul. Baru menetap di lokasi yang sekarang sejak tahun 2000 setelah melalui masa-masa sulit.

baca juga

“Pernah jatuh, kolaps kalau jaman sekarang. Bangkit lagi pelan-pelan, dulu sempat jualan nasi pecel, jualan gorengan untuk menyambung hidup. Yang namanya usaha itu pasti ada jatuhnya,” kenang Sumarwanto.

Untuk menjaga cita rasa, Sumarwanto menggunakan bumbu dan rempah tradisional hasil racikannya sendiri. Selain itu cara memasaknya juga masih menggunakan kayu.

“Enggak ada yang jual, bumbunya saya buat sendiri. Kalau masaknya saya mulai jam sembilan pagi, selesainya jam dua siang, istirahat, magrib mulai lagi,” Katanya

Diakuinya meski Rumah Makan Gudeg Pawon sudah cukup terkenal, bahkan sudah banyan yang menawarkan ia tidak berencana membuka cabang.

“Saya ini pernah ditawari 200 juta, saya enggak mau untuk beli namanya. Saya enggak mau, saya enggak mata duitan,” tutupnya.

Berbeda dengan masakan Gudeg pada umumnya yang notabenenya manis. Gudeg Pawon menawarkn cita rasa yang gurih. Hal ini membuat wisatawan dari Yogyakarta merasa nyaman untuk makan di sini.

“Suasananya enak, aromanya masih menyatulah. Makannya karena sensasi sama rasa, saya kan enggak suka manis. Pertama kali makan di sini (2013) resepnya memang betul-betul berbeda, enggak begitu manis,” Kata wisatawan asal Bali Hardi Abdul Minggu (19/05/2019) saat mengunjungi rumah makan Gudeg Pawon yang menawarkan sensasi makan di dapur umum ini.  

Kontributor : Rahmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Warung Gudeg Enak untuk Tempat Bukber di Jakarta

3 Warung Gudeg Enak untuk Tempat Bukber di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2019 | 15:20 WIB

Viral Kedai Madinah, Gratis Makan Seumur Hidup Bagi Penghafal Alquran

Viral Kedai Madinah, Gratis Makan Seumur Hidup Bagi Penghafal Alquran

Lifestyle | Kamis, 11 April 2019 | 07:25 WIB

Aksi Heroik Penjaga Rumah Makan Kala Bekuk Penjambret HP Emak-emak

Aksi Heroik Penjaga Rumah Makan Kala Bekuk Penjambret HP Emak-emak

Jatim | Selasa, 09 April 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Cara Main Lucky Toss BRI di Serpong Warrior Challenge 2026

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 19:11 WIB

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:10 WIB

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

Ditemukan di Kalteng, 7 Korban Tewas KM Virgo Dievakuasi ke Banjarmasin dengan Helikopter Basarnas

News | Minggu, 27 September 2026 | 19:07 WIB

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

×