Mulai 1 Juni Jumlah Pengunjung Harian Tembok Raksasa China Dibatasi

Dythia Novianty

Kamis, 30 Mei 2019 | 07:25 WIB
Mulai 1 Juni Jumlah Pengunjung Harian Tembok Raksasa China Dibatasi
Kepadatan turis di Tembok China. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah China akan memberlakukan pembatasan maksimal jumlah pengunjung tiap harinya ke Tembok Besar China (The Great Wall) sebanyak 65.000 pengunjung per 1 Juni mendatang. Pembatasan jumlah pengunjung harian tersebut akan diberlakukan seiring dengan sistem pemesanan tiket masuk ke Tembok Besar secara online.

Dengan sistem baru tersebut, calon wisatawan yang hendak berkunjung ke Tembok Besar atau Tembok Raksasa harus terlebih dulu melakukan reservasi atau pemesanan tiket masuk dengan memasukkan nomor induk ID bagi warga negara China atau nomor pasport bagi wisatawan asing.

Pemesanan tiket masuk harus dilakukan paling lambat 7 hari sebelum kunjungan. Setelah mendapatkan bukti pemesanan secara online, wisatawan harus mendapatkan tiket masuk di loket pintu masuk Tembok Raksasa dengan cara menunjukkan bukti pemesanan online dan ID atau pasport.

“Ini bukan pertama kalinya diberlakukan pembelian tiket secara online, dan sistem ini akan mengurangi memangkas waktu dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung,” ujar Song Rui, Direktur Pusat Riset Pariwisata pada Akademi Ilmu-ilmu Sosial Cina seperti dikutip China Daily.

Pemberlakukan batas maksimal jumlah pengunjung harian ke Tembok Raksasa Cina dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung khususnya ke titik yang paling banyak diminati di Tembok Raksasa itu yaitu titik Badaling.

Banyak wisatawan yang mengeluhkan jumlah wisatawan yang kelewat banyak di titik Badaling, salah satu titik paling tinggi di Tembok Raksasa. Pada musim puncak liburan jumlah pengunjungnya bisa mencapai angka 80.000 orang dalam sehari.

Tembok Cina (shutterstock)
Tembok Cina (shutterstock)

Sepanjang tahun 2018, menurut otoritas pariwisata China, jumlah pengunjung Tembok Raksasa khususnya titik Badaling mencapai 9,9 juta wisatawan. Dari jumlah sebesar itu, terdapat gap yang terlalu besar antara jumlah pengunjung pada puncak liburan dengan hari-hari biasa.

Terkonsentrasinya jumlah pengunjung di titik Badaling pada hari-hari tertentu dikhawatirkan dapat memberi beban berlebih pada konstruksi tembok yang telah berumur ratusan tahun, bahkan ribuan tahun di beberapa ruasnya.

Tembok Raksasa China adalah tembok pertahanan yang dibangun selama ribuan tahun secara maraton oleh tiga dinasti kekaisaran China yaitu sejak Dinasti Qin pada periode 220-206 sebelum masehi. Bagian paling akhir dari konstruksi tembok dibangun pada era Dinasti Ming (1368-1644).

baca juga

Tembok yang membentang sejauh sekitar 8.850 kilometer itu dikenal sebagai bangunan raksasa terbesar di dunia yang pernah dibuat oleh manusia.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelewat Menawan, 5 Destinasi Wisata di China Ini Malah Jarang Dibicarakan

Kelewat Menawan, 5 Destinasi Wisata di China Ini Malah Jarang Dibicarakan

Lifestyle | Kamis, 23 Mei 2019 | 15:50 WIB

Versi Mini Tembok Besar China Ada di Kroasia, Begini Penampakannya

Versi Mini Tembok Besar China Ada di Kroasia, Begini Penampakannya

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2019 | 13:05 WIB

Serupa Tapi Tak Sama, 2 Tembok Besar Ini Dibilang Mirip di China

Serupa Tapi Tak Sama, 2 Tembok Besar Ini Dibilang Mirip di China

Lifestyle | Senin, 15 April 2019 | 15:30 WIB

Pascagempa Lombok, Jumlah Kedatangan Turis Mancanegara Normal

Pascagempa Lombok, Jumlah Kedatangan Turis Mancanegara Normal

Lifestyle | Minggu, 26 Agustus 2018 | 09:00 WIB

Kenikmatan Berbuka Puasa di Tembok Besar Cina

Kenikmatan Berbuka Puasa di Tembok Besar Cina

Your Say | Kamis, 22 Juni 2017 | 19:19 WIB

Angkasa Pura II Yakin Jumlah Wisatawan Mancanegara Terus Melesat

Angkasa Pura II Yakin Jumlah Wisatawan Mancanegara Terus Melesat

Lifestyle | Senin, 20 Februari 2017 | 03:26 WIB

Terkini

Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch

Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:55 WIB

4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!

4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?

Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:51 WIB

4 Rekomendasi Cleansing Balm Lokal Terbaik untuk Makeup Waterproof, Mulai Rp50 Ribuan

4 Rekomendasi Cleansing Balm Lokal Terbaik untuk Makeup Waterproof, Mulai Rp50 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:50 WIB

'Tidak Benar!' KPK Bantah OTT Pejabat Pemkab Bogor

'Tidak Benar!' KPK Bantah OTT Pejabat Pemkab Bogor

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Dukung Guru PPPK Diangkat Jadi PNS, Legislator PDIP Minta Wilayah 3T dan NTT Jadi Prioritas

Dukung Guru PPPK Diangkat Jadi PNS, Legislator PDIP Minta Wilayah 3T dan NTT Jadi Prioritas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan

Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Lawan Praperadilan Febrie Adriansyah, Polri Siapkan Bukti Surat dan Ahli Besok

Lawan Praperadilan Febrie Adriansyah, Polri Siapkan Bukti Surat dan Ahli Besok

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:42 WIB

×