Ngapain di Nias? Ini 5 Destinasi yang Wajib Kamu Kunjungi

Silfa Humairah Utami

Kamis, 13 Juni 2019 | 13:00 WIB
Ngapain di Nias? Ini 5 Destinasi yang Wajib Kamu Kunjungi
Pemandangan Pantai Batu Otak di Nias. (Suara.com/Silfa Humairah)

Menelisik Keunikan Desa Bawomataluo

Suasana Desa Bawomataluwo di Nias. (Suara.com/Silfa Humairah)
Suasana Desa Bawomataluwo di Nias. (Suara.com/Silfa Humairah)

Menaiki 77 anak tangga menuju Desa Bawomataluo, menjadi ritual yang harus dilakukan untuk melihat Desa Bawomataluo, Teluk Dalam, Nias Selatan.

Desa ini berusia sekitar 300 tahun dengan bangunan rumah dari batu dan rangka pohon tua yang disusun tanpa paku serta semen ini.

Rumah Adat Desa Bawomataluo merupakan rumah adat Nias yang masih kokoh dan terjaga kekhasannya tanpa perombakan modernisasi seperti rumah pada umumnya di zaman sekarang.
Rumah adat Nias tersebut bahkan sudah memasuki berusia ratusan tahun dan masih ditempati oleh keturunan penduduk pertama desa tersebut.

Desa Bawomataluo dibuka untuk wisatawan lokal hingga mancanegara, wisatawan yang datang tentu karena tertarik bangunan tua yang ada di sini.

Rumah besar atau Omo Sebua yang masih utuh tersebut berada di tengah perumahan penduduk desa Bawomataluo. Sebuah keunikan tersendiri melihat Omo Sebua yang merupakan rumah adat terbesar di sana dengan 60 tiang dan beberapa diantaranya merupakan tiang kayu bulat yang sangat besar.

Uniknya, Martinus Muarata Fao, keturunan Raja Keenam Loehe Fao yang membangun rumah tersebut, menuturkan kayu-kayu tersebut didatangkan dari pulau Telo dan pulau-pulau lainnya di sekitar pulau Nias dengan cara dihanyutkan dan ditarik dengan kereta peluncur.

Rumah raja ini dibangun oleh 40 pekerja ahli, dan menghabiskan masa empat tahun untuk merampungkannya. Selama empat tahun itu, tiap harinya dua ekor babi disediakan untuk makan para pekerja. Dan puncaknya, 300 ekor babi dihidangkan saat rumah raja ini selesai dibangun.

Seluruh taring babi saat peresmian rumah adat dalam pesta adat yang digelar saat tidak disia-siakan, melainkan dijadikan pajangan di ruang singgasana raja.

baca juga

Melihat Tradisi Lompat Batu Tinggi

Suasana lompat batu di Nias. (Suara.com/Silfa Huamirah
Suasana lompat batu di Nias. (Suara.com/Silfa Huamirah

Tradisi lompat batu tinggi menjulang hingga 2,10 meter masih dilestarikan oleh pemuda di Desa Bawamataluwo. Tradisi ini juga sempat mencuri perhatian pada tahun 90 an hingga diabadikan dalam gambar uang seribu pada tahun itu di Indonesia.

Namun, hilangnya peredaran uang seribu tersebut tidak memudarkan minat wisatawan untuk melihat tradisi tersebut.

Tradisi yang biasa disebut fahombo batu adalah tradisi asli suku Nias di Desa Bawamataluo yang sudah dikenal di Indonesia maupun mancanegara ini masih fenomenal hingga tarif melihat aksi pemuda setempat melompati batu pun dibandrol Rp 200 ribu sekali lompatan.

Tradisi ini dilakukan pada zaman dulunya untuk latihan perang para pemuda suku Nias.

Jika ada seorang pemuda yang berhasil melewati batu ini sang pemuda kelak akan menjadi pemuda pembela kampungnya ketika ada konflik atau perang di zaman dulunya.

Pulau Asu, Surganya Surfing

Pemandangan di Pulau Asu Nias. (Suara.com/Silfa Humairah)
Pemandangan di Pulau Asu Nias. (Suara.com/Silfa Humairah)

Pulau Asu di Nias Pulau Asu, yang berada di Kecamatan Sirombu, Nias Barat, juga menjadi destinasi surfing para surfer dunia.

Ketinggian ombak bisa mencapai 4-5 meter di bulan Purnama, dan sekitar 3 meter di musim-musim tertentu.

Pulau Asu menjadi destinasi wisatawan yang ingin jauh dari rutininas alias kehidupan kota dan keramaian. Sebab, pengunjung pulauditawarkan keprivasian seperti berada di pulau milik pribadi. Jarak rumah penduduk satu dengan penduduk lainnya bisa hingga 100 meter, lossmen (penginapan) satu dengan penginapan lainnya bisa sampai 1 kilometer.

Gimana? Seru kan destinasi wisata di Nias. Jadi jangan lewatkan objek wisata di atas jika mengunjungi Pulau Nias di Sumatera Utara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bek Timnas Indonesia Berwisata di Yordania, Netizen: Foto Mulu Menang Kagak

Bek Timnas Indonesia Berwisata di Yordania, Netizen: Foto Mulu Menang Kagak

Bola | Rabu, 12 Juni 2019 | 18:05 WIB

5 Destinasi Wisata Seru di Jogjakarta, Tawarkan Pengalaman Baru

5 Destinasi Wisata Seru di Jogjakarta, Tawarkan Pengalaman Baru

Lifestyle | Senin, 10 Juni 2019 | 15:00 WIB

Kunjungi Solo, Wisata Edukasi Rumah Atsiri Bisa Jadi Alternatif

Kunjungi Solo, Wisata Edukasi Rumah Atsiri Bisa Jadi Alternatif

Jawa Tengah | Kamis, 06 Juni 2019 | 09:34 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×