Lebih Bebas, Pulau di Norwegia Ini Tak Ingin Terikat Konsep Waktu

Rabu, 19 Juni 2019 | 18:50 WIB
Lebih Bebas, Pulau di Norwegia Ini Tak Ingin Terikat Konsep Waktu

Suara.com - Sommaroy, sebuah pulau di Norwegia yang terletak di daerah Lingkar Arktik, baru-baru ini melakukan kampanye untuk menghapuskan konsep waktu dalam kehidupan mereka.

Lewat kampanye tersebut, penduduk Sommaroy menyatakan bahwa mereka ingin bisa melakukan beraktivitas dengan motto "apa yang kami mau, kapan yang kami mau".

Hal ini tentu berkebalikan dari mayoritas negara-negara lain di dunia, yang bergantung pada konsep waktu untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Meski begitu, penduduk Sommaroy ternyata punya alasan mengapa mereka ingin menghapus konsep waktu. Ini dikarenakan mereka yang tinggal di Sommaroy tidak merasakan pergantian waktu layaknya orang-orang lain di dunia.

Sebagai daerah yang terletak di lingkar Arktik, penduduk Sommaroy mengalami matahari yang tidak terbenam di musim panas dan kegelapan total di musim dingin.

Contohnya adalah pada 18 Mei hingga 26 Juli nanti, ketika matahari tidak terbenam selama 60 hari dan membuat warga kesusahan membedakan pagi dan malam, seperti dikutip dari The Independent.

Maka dari itu, penduduk Sommaroy pun merasa jika mereka pantas mendapat fleksibilitas dan dibebaskan dari zona waktu yang berlaku.

Sommaroy, Norwegia (Google Maps)
Sommaroy, Norwegia (Google Maps)

"Di seluruh dunia, banyak orang yang dikarakterisasikan dengan stres dan depresi," ujar Kjell Ove Hveding, pemimpin kampanye Time-Free Zone.

"Dalam banyak kasus ini bisa dihubungkan dengan perasaan terperangkap, dan di sini, jam merupakan sesuatu yang berperan (menimbulkan stres). Kami akan menjadi daerah yang bebas-waktu di mana semua orang bisa hidup bebas."

Baca Juga: Arkeolog Temukan Fosil Kapal Viking di Norwegia

Meski begitu, ini bukan berarti orang-orang di Sommaroy lantas tak perlu sekolah dan bekerja.

"Anak-anak masih harus sekolah, tapi ada ruang untuk fleksibilitas. Mereka tidak perlu dimasukkan ke dalam kotak bernama jam sekolah atau jam kerja," lanjutnya. "Jika kau ingin memotong rumput pukul 4 pagi, maka lakukanlah."

Tak hanya itu, tanpa penghapusan konsep waktu pun, warga Sommaroy sebenarnya sudah biasa bermain bola, berenang, hingga mengecat rumah pukul 2 pagi.

Ide penghapusan konsep waktu ini sendiri hanyalah sesuatu yang mereka lakukan untuk membuatnya lebih formal dan diterima dunia.

Sejauh ini, kota-kota lain yang terletak di lingkar Arktik seperti Finnmark dan Nordland pun diketahui mendukung inisiatif warga Sommaray tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI