Putri Handayani, Ambisinya Mengejar Puncak Tertinggi Dunia

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 25 Juni 2019 | 08:05 WIB
Putri Handayani, Ambisinya Mengejar Puncak Tertinggi Dunia
Pendaki Indonesia, Putri Handayani di Mount Elbrus. (Instagram/@putri.handayani22)

Suara.com - Setiap pendaki tentu memiliki mimpi untuk bisa menaklukkan puncak dari gunung tertinggi di dunia. Ini juga yang menjadi ambisi Putri Handayani.

Bagi para pecinta alam, nama perempuan lulusan Fakultas Teknik Perminyakan UI Angkatan 2000 tersebut sudah tak asing.

Sejak beberapa tahun lalu, Putri Handayani memulai ekspedisi untuk menggenapi pendakiannya ketujuh puncak tertinggi di tujuh benua di dunia dan penjelajahan ke dua kutub. Jika berhasil, ia akan menjadi perempuan pertama Indonesia yang berhasil menggenapi The Explorers Grand Slam.

The Explorers Grand Slam merupakan sebuah tantangan di kalangan para petualang untuk mendaki seven summits sekaligus mencapai kutub utara dan kutub selatan.

"Sampai saat ini baru ada 66 orang di dunia yang melengkapi grand slam penjelajahan tersebut, 15 di antaranya perempuan dan belum ada satu pun dari Asia Tenggara. Saya sudah melakukan empat dari tujuh summit," ungkapnya.

Putri Handayani di Aconcagua. (Instagram/@putri.handayani22)
Putri Handayani di Aconcagua. (Instagram/@putri.handayani22)

Meski begitu, Putri Handayani mengaku tak sekadar mengejar ambisi. Ia mengaku menyandingkan ekspedisi yang dilakukannya dengan program sosial membangun sekolah alam yang dilengkapi tujuh ruangan di wilayah terpencil di Intan Jaya, Papua.

Pendaki gunung berusia 35 tahun itu mengaku terketuk hatinya saat melakukan ekspedisi Carstenz Pyramid (4.884m).

"Saat mendaki di Papua, saya menemukan kebutuhan akan pendidikan di sana yang sangat mendasar. Jadi kita berbuat sesuatu yang memiliki nilai lebih untuk tempat kita bermain, yaitu di sekitar gunung yang kita daki, sehingga pendakian itu bermakna juga bagi masyarakat sekitar," ungkapnya panjang lebar.

Ia berjanji, jika ekspedisi The Explorers Grand Slam berhasil dijalani, misi sosial tersebut segera diwujudkannya. Bersama dengan sponsor dan berbagai perusahaan yang akan membantu, Putri Handayani semakin bersemangat menyelesaikan misi pendakiannya.

baca juga

Cerita Pendakian Putri Handayani
Dari tujuh puncak tertinggi, sudah empat puncak yang didaki Putri Handayani. Ia memulainya dari gunung Kilimanjaro (5.895 m) yang berada di Timur Laut Tanzania pada Februari 2016. Lalu diikuti oleh Carstenz Pyramid, Papua, di tahun yang sama pada Agustus.

Perempuan yang pernah bekerja di perminyakan ini mengatakan, selalu menjadikan gunung yang  didakinya sebagai latihan untuk mendaki yang lebih tinggi.

Inilah yang membuat Putri Handayani pada akhirnya mengambil Himalaya Technical Course, sebuah kursus mendaki tiga gunung tinggi di Himalaya, Nepal, pada 2016 sebelum melanjutkan ekspedisi The Explorers Grand Slam tersebut.

Putri Handayani di Ama Dablam. (Instagram/@putri.handayani22)
Putri Handayani di Ama Dablam. (Instagram/@putri.handayani22)

Gunung tersebut ialah Gunung Pokalde, Lobuche, dan Ama Dablam. Setelah mendapat berbagai ilmu secara teknik dalam mendaki gunung di atas 6000 m, Putri Handayani pun melanjutkan ekspedisinya ke Gunung Denali (Alaska) di Alaska pada Mei 2017.

Namun pendakiannya terpaksa dihentikan, karena badai salju berkepanjangan. Setelah sebelumnya Putri Handayani harus melakukan Winter Mountain Learning Course di Gunung Rainier, Seattle.

Ekspedisi Denali pun sejenak Putri Handayani lupakan sambil berlatih mendaki beberapa gunung berikutnya, yakni Elbrus (5.642 m) dan Aconcagua (6.962 m) yang berhasil ditaklukannya. Ia akan mencobanya lagi pada Juni 2020, dilanjutkan dengan penjelajahan ke Kutub Utara, serta melakukan back to back ke Kutub Selatan dan ekspedisi ke Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl) yang merupakan gunung tertinggi di benua Antartica pada akhir Desember 2019 hingga Januari 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Air Terjun Cibeureum, Sisi Lain Pesona Gunung Gede Pangrango

Air Terjun Cibeureum, Sisi Lain Pesona Gunung Gede Pangrango

Lifestyle | Selasa, 16 April 2019 | 10:17 WIB

Dilarang BAB, Pendaki Gunung Denali AS Kini Wajib Bawa Tinjanya saat Turun

Dilarang BAB, Pendaki Gunung Denali AS Kini Wajib Bawa Tinjanya saat Turun

Lifestyle | Kamis, 04 April 2019 | 08:50 WIB

Es di Gunung Everest Mencair, Jasad-jasad Pendaki Bermunculan

Es di Gunung Everest Mencair, Jasad-jasad Pendaki Bermunculan

Tekno | Jum'at, 22 Maret 2019 | 07:31 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Rp 5 Triliun buat Bencana Gempa NTT, Siap Tambah Anggaran Jika Kurang

Purbaya Siapkan Rp 5 Triliun buat Bencana Gempa NTT, Siap Tambah Anggaran Jika Kurang

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik

Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik

Lampung | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:48 WIB

Aksi Nyata Jakarta untuk NTT: ASN Pemprov DKI Patungan Rp3,8 Miliar Bantu Korban Gempa

Aksi Nyata Jakarta untuk NTT: ASN Pemprov DKI Patungan Rp3,8 Miliar Bantu Korban Gempa

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:46 WIB

7 Perabot Rumah yang Dipercaya Membawa Feng Shui Baik

7 Perabot Rumah yang Dipercaya Membawa Feng Shui Baik

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Honor Paskibraka 2026 Berapa? Ini Besaran Uang Saku dan Aturan Resminya

Honor Paskibraka 2026 Berapa? Ini Besaran Uang Saku dan Aturan Resminya

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Wajah Teddy Indra Wijaya di Poster Top Gun Meriahkan HUT RI Bikin Pegiat Film Geregetan

Wajah Teddy Indra Wijaya di Poster Top Gun Meriahkan HUT RI Bikin Pegiat Film Geregetan

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Ngebet Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Bangladesh Mau Jadikan Timnas Indonesia Target Pemanasan

Ngebet Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Bangladesh Mau Jadikan Timnas Indonesia Target Pemanasan

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Kenapa Noda dan Bau di Wadah Plastik Sulit Hilang Dibandingkan Kaca?

Kenapa Noda dan Bau di Wadah Plastik Sulit Hilang Dibandingkan Kaca?

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:37 WIB

iPad Seri Apa yang Cocok untuk Desain Grafis? Ini 3 Rekomendasi Terbaik

iPad Seri Apa yang Cocok untuk Desain Grafis? Ini 3 Rekomendasi Terbaik

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:30 WIB

×