Konsep Pernikahan Aneh, Tamu Undangan Pilih Kabur dari Pesta Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
Konsep Pernikahan Aneh, Tamu Undangan Pilih Kabur dari Pesta Ini
Ilustrasi pesta pernikahan. (Shutterstock)

Kalau kamu yang jadi tamu undangan, pilih kabur atau diam di sana sampai pesta pernikahan selesai?

Suara.com - Belakangan, konsep pernikahan memang semakin beragam. Ada yang bergaya tradisional, modern, mewah hingga sederhana. Begitu juga konsep pernikahan teman dari wanita yang curhat di forum mumsnet berikut ini.

Wanita yang tak diketahui namanya ini mengaku masih kaget dengan konsep pernikahan temannya. Menurutnya, konsep seperti ini sangat tradisional sekaligus tak masuk akal.

Singkat cerita, wanita ini cerita jika ia datang ke sebuah pesta pernikahan temannya. Semuanya berjalan lancar hingga sesi menikmati hidangan datang.

"Semuanya berjalan baik-baik saja dan menyenangkan hingga kami duduk untuk sarapan," tulisnya seperti yang dilanisr dari Mirror.

Entah mengusung konsep seperti apa, rupanya pesta pernikahan ini menghidangkan menu yang berbeda antara pengantin wanita dan pria.

Ilustrasi hidangan spesial di pesta pernikahan. (Shutterstock)
Ilustrasi hidangan spesial di pesta pernikahan. (Shutterstock)

"Menunya dibagikan secara gender," lanjutnya.

Wanita ini kemudian menuliskan menu yang ia terima, yaitu makanan pembuka berupa risotto udang, dilanjutkan dengan menu utama yang terdiri dari ayam bakar dengan kentang dan puding stroberi sebagai pencuci mulut.

Untuk tamu undangan pria, wanita ini menuliskan menu yang tak berbeda jauh seperti risotto jamur, daging sapi panggang dengan kentang, dan puding cokelat sebagai penutup.

Tak sampai di situ, pembagian menu berdasarkan gender masih berlanjut ketika dia sudah meninggalkan pesta pernikahan temannya.

Ilustrasi berbagai makanan yang dihidangkan di pesta pernikahan. (Shutterstock)
Ilustrasi berbagai makanan yang dihidangkan di pesta pernikahan. (Shutterstock)

Dari seorang tamu yang masih berada di pesta, dia diberitahu jika tamu wanita disuguhi kue tart sedangkan tamu pria mendapat wiski.

Sekilas, tak ada yang mencolok dari perbedaan menu pria dan wanita tapi hati kecilnya sungguh tak terima jika menu yang dibagikan harus dibedakan berdasarkan gender. Daripada memilih bertahan di pesta pernikahan, wanita ini memutuskan untuk pergi dan meninggalkannya.

Belakangan ia tahu jika konsep itu datang dari orangtua pengantin yang masih kolot dan berpatokan pada pemikiran tradisonal. Menanggapi curhatan wanita ini, warganet pun mengatakan jika aksinya kabur dari pesta terlalu berlebihan.

"Bayangkan seperti apa perasaan pengantin itu ketika melihat tamu undangannya pergi? Ini bukanlah memori yang indah bagi mereka. Itu kejam," tulis salah satu anggota forum.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS