Ini Alasan Kenapa Desain Skandinavia Begitu Populer

Vania Rossa

Kamis, 04 Juli 2019 | 17:00 WIB
Ini Alasan Kenapa Desain Skandinavia Begitu Populer
Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)

Suara.com - Punya rencana mengubah desain rumah Anda yang sekarang? Atau sedang membangun sebuah rumah baru dan berpikir gaya apa yang ingin Anda terapkan? Coba desain Skandinavia yang sedang jadi perbincangan hangat di kalangan pecinta desain interior.

Ketenaran desain Skandinavia tak sekadar membahas seberapa indah dan fungsionalnya saat desain tersebut diterapkan di dalam rumah. Gaya hidup yang mengikutinya, Hygge dan Lagom, juga kerap menjadi perbincangan hangat.

Periode 1950-an menjadi tahun-tahun keemasan bagi desain Skandinavia. Pameran desain yang memajang karya para desainer asal Nordic sukses diluncurkan di Amerika Serikat dan Kanada. Seiring meluasnya popularitas desain Skandinavia di tahun 1960 dan 1970-an, para desainer bereksperimen mengolah material-material murah, seperti plastik dan fiberglass, menjadikannya furnitur yang memiliki nilai fungsi sekaligus estetika yang tinggi.

Hingga kini, desain Skandinavia dapat ditemui di mana-mana, mulai dari rumah hingga bangunan komersial.

Lalu, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh desain Skandinavia sehingga begitu mudah diterima dan tetap populer?

Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)
Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)

Prinsip desain Skandinavia begitu mudah diadaptasi oleh siapa pun. Aplikasinya menekankan terhadap apresiasi keindahan dari barang-barang kecil dalam kehidupan sehari-hari. Dalam buku Lagom: The Swedish Art of Living, Niki Bartmark menyatakan desain Skandinavia menjadikan setiap orang, terlepas apapun kelas sosialnya, dapat memiliki tempat tinggal yang nyaman. Semua bermula dengan menghargai hal-hal yang ada di sekelilingnya.

Selain itu, desain Skandinavia juga selalu mencoba terhubung dengan lingkungan di sekitar. Penggunaan material alami seperti kayu dan tanaman hias membuat desain Skandinavia terkesan lebih hangat dan welcoming. Ini berbeda dengan desain minimalis yang cenderung berkesan terlalu tegas dan dingin.

Semua prinsip dari desain Skandinavia selalu berangkat dari apa yang terjadi di sekitar kita.

baca juga

Mengutamakan Fungsi

Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)
Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)

Desain Skandinavia amat berfokus terhadap fungsionalitas. Bagaimana setiap elemen di rumah dapat mengakomodasi kebutuhan dan aktivitas penggunanya. Tak ada satupun elemen dalam desain Skandinavia yang tak memiliki fungsi praktis.

Matahari di wilayah Skandinavia lebih cepat turun. Waktu siang tak lebih dari 7 jam sehingga faktor pencahayaan menjadi begitu penting. Konsep ruangan terbuka (open plan), lantai kayu, jendela tanpa tirai, dan pengurangan jumlah furnitur adalah cara untuk memaksimalkan pencahayaan di seluruh penjuru ruangan.

Dekorasi berlapis yang kerap memeriahkan desain Skandinavia tak hadir untuk kepentingan estetis semata. Karpet bulu, cushion bertekstur, throw dari kulit domba, kain wool dan linen, dihadirkan untuk mendatangkan kehangatan di tengah cuaca dingin Skandinavia.

Mudah Dipadu-padankan

Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)
Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)

Palet warna utama desain Skandinavia memang berwarna netral, tapi permainan warna tetap bisa ditampilkan tanpa harus meninggalkan kesan asli dari desain Skandinavia. Hal ini juga berlaku saat memadukannya dengan unsur yang berasal dari gaya desain lain. Matt Singer, pemilik galeri Open Air Modern mengamini desain Skandinavia begitu fleksibel membaur dengan beragam jenis gaya dan aksesoris.

“Dari karpet Persia sampai kesenian antik dari Tiongkok, semuanya dapat menjadi perpaduan menarik dalam desain Skandinavia,” ujarnya. Berbagai dekorasi dapat digunakan untuk memperkaya tampilan desain Skandinavia, namun pastikan tetap menyisakan tempat untuk bisa menikmatinya.

Mengikuti Perubahan Zaman

Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)
Desain Skandinavia pada interior rumah. (Dekoruma)

Desain Skandinavia terus berkembang dalam pergerakan modern bernama Functionalism. Dilansir dari Architectural Digest, para desainer asal Nordik terus mengkreasikan furnitur yang mampu menjawab kebutuhan hidup masyarakat modern melalui desainnya yang fungsional.

Salah satunya adalah kursi rancangan desainer asal Norwegia, Peter Opsvik, yang desainnya telah dikembangkan selama dua puluh tahun. “Balance chair” dapat membuat penggunanya lebih aktif bergerak saat duduk. Sehingga dapat mengatasi defisit kebutuhan gerak manusia karena gaya hidup yang pasif.

Melalui kemajuan ini, tak dapat dipungkiri bahwa desain Skandinavia akan terus memegang peran dalam perkembangan desain interior di masa depan. Sebagaimana yang diungkapkan Mette Aamodt pendiri firma arsitektur Aamodt/Plumb, desain Skandinavia akan terus mendominasi karena begitu relevan di setiap perubahan zaman.

“Gaya Skandinavia merupakan desain yang timeless karena begitu simpel, indah, dirancang dengan dengan baik, dan fungsional sehingga menarik minat banyak orang.”

Baca juga artikel Dekoruma lainnya:

[Dekoruma Ideas] Tren Skandinavian Jadi Inspirasi Hunian Masa Depan

5 Cara Menciptakan Desain Interior Skandinavian pada Ruang Tamu

Awas! Lantai Kayu di Rumah Bisa Menyebabkan Kanker

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar: Udara Beracun di dalam Rumah Adalah Pembunuh Tak Terlihat

Pakar: Udara Beracun di dalam Rumah Adalah Pembunuh Tak Terlihat

Health | Minggu, 30 Juni 2019 | 18:20 WIB

Pindah Rumah, Ini 3 Tips Agar Anak Betah di Lingkungan Baru

Pindah Rumah, Ini 3 Tips Agar Anak Betah di Lingkungan Baru

Health | Senin, 24 Juni 2019 | 08:15 WIB

5 Hal yang Ada di Rumah dan Menyimpan Potensi Bahaya untuk Kesehatan

5 Hal yang Ada di Rumah dan Menyimpan Potensi Bahaya untuk Kesehatan

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:51 WIB

Terkini

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

×