Lebih Mahal dari Tas Hermes, Ini Fakta Menarik Bijan

Vika Widiastuti | Rima Suliastini
Lebih Mahal dari Tas Hermes, Ini Fakta Menarik Bijan
Bijan. (Instagram/@houseofbijan)

Ternyata tas Hermes bukan yang termahal. Bijan jauh lebih ekslusif.

Suara.com - Jika bicara tentang tas mewah, Hermes hampir selalu jadi pusat sorotan. Tapi tahukah kalian, ternyata masih banyak deretan merek fesyen dunia yang lebih mahal dari tas Hermes. Salah satu yang paling ekslusif adalah Bijan.

Dilansir dari Channel News Asia, House of Bijan awalnya didedikasikan sebagai butik pria eksklusif. Tapi semakin hari, butik ini semakin berkembang hingga memasarkan berbagai produk fesyen.

Dari butiknya yang terletak di  Rodeo Drive, deretan pria paling berpengaruh di dunia pernah mencicipi butik termahal di dunia ini, di antaranya Barack Obama dan Vladimir Putin.

Barang-barang yang ditawarkan Bijan memang semakin beragam tapi ini tak mengurangi sisi eksklusifnya sedikitpun. Tas buatan tangan dari merek Bijan terbuat dari kulit buaya berkualitas terbaik dan tidak dipasarkan secara bebas.

Selain itu Bijan membatasi produksi setiap barang yang mereka hasilkan. Bahkan untuk dasi yang mereka pasarkan memiliki nomor seri untuk setiap desainnya dan hanya ada dua dasi yang sama di seluruh dunia. Hal serupa juga mereka terapkan untuk barang lainnya.

Bijan. (Instagram/@houseofbijan)
Bijan. (Instagram/@houseofbijan)

Tentu saja hanya kalangan tertentu yang bisa memiliki akses ke dalam butik mewah ini dan calon pembeli bahkan harus sabar menunggu daftar antrean sejak jauh-jauh hari.

Salah satu yang menarik perhatian adalah, istri mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak memiliki tas dari Bijan yang ikut disita tahun 2018 lalu karena terkait kasus korupsi.

Bijan didirikan oleh seorang desainer berdarah Amerika-Iran, Bijan Pakzad di Beverly Hills, California. Bijan Pakzad kemudian meninggal pada 26 April 2011 karena stroke dan House of Bijan dijual pada LVMH pada 2016.

Bijan. (Instagram/@houseofbijan)
Bijan. (Instagram/@houseofbijan)

Putra Bijan Pakzad, Nicholas Bijan menggantikan ayahnya dan sanggup melipat gandakan pendapatan butik ini pada tahun 2016, ketika butik itu dijual pada LVMH.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS