Kriteria Orang yang Gugur Mati Syahid dalam Islam

Husna Rahmayunita

Senin, 02 Maret 2026 | 08:51 WIB
Kriteria Orang yang Gugur Mati Syahid dalam Islam
Ilustrasi mati syahid. (freepik.com)
baca 10 detik
  • Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia akibat serangan AS-Israel.
  • Pemerintah Iran Sang Penjaga Revolusi tersebut gugur mati syahid
  • Konsep syahid dalam Islam tak hanya meninggal di medan perang, tapi bisa akibat kondisi tertentu.

Suara.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan ekskalasi besar yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Pada Minggu (1/3/2026), media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Sang Penjaga Revolusi tersebut "telah mencapai syahid" akibat serangan membabi buta AS-Israel yang menghantam kantor dan kompleks kediamannya di Teheran.

Sebagai penghormatan, pemerintah setempat menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari pasca meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei.

Lantas apa kriteria seseorang disebut mati syahid dalam Islam?

Pengertian Mati Syahid

Di telinga masyarakat umum, istilah mati syahid sering kali identik dengan pejuang yang gugur di medan perang.

Namun, jika membedah literatur Islam lebih dalam, konsep syahid ternyata jauh lebih luas dan penuh kasih sayang.

Secara bahasa, syahid berarti "saksi". Seseorang disebut syahid karena malaikat menyaksikan ruhnya masuk surga, atau karena ia menjadi saksi atas kebesaran Allah melalui pengorbanannya.

Kriteria Orang Mati Syahid?

Mati syahid merupakan salah satu kemuliaan dalam ajaran Islam. Tak hanya gugur di jalan Allah, mati syahid pun disematkan kepada muslim di luar kondisi tersebut. Berikut kriteria mati syahid yang bisa dipahami.

1. Gugur di jalan Allah

baca juga

Mereka yang gugur saat membela agama Islam. Mayoritas sahabat Nabi yang meninggal dalam peperangan disebut mati syahid.

Jenazahnya tidak perlu dimandikan atau dishalatkan, karena darahnya menjadi saksi suci di hadapan Allah.

2. Syahid kondisi tertentu

Islam memberikan gelar syahid bagi umatnya yang wafat dalam situasi berat, tidak hanya mereka yang wafat di medan perang.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, diterangkan tujuh pintu mati syahid dalam kondisi tertentu yakni:

  • korban meninggal karena wabah tha’un (pes)
  • korban meninggal karena sakit perut
  • korban tenggelam
  • korban meninggal tertimpa reruntuhan,
  • meninggal karena radang selaput dada (pleuritis)
  • korban meninggal terbakar
  • wanita meninggal karena hamil.

Ketujuh kondisi tersebut juga mendapatkan derajat syahadah/syahid yang mulia di sisi Allah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:44 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:43 WIB

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:24 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo

Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 06:00 WIB

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

×