Cuma di Singapura, Melanggar 6 Hal Sepele Ini Hukumannya Berat

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Selasa, 06 Agustus 2019 | 17:30 WIB
Cuma di Singapura, Melanggar 6 Hal Sepele Ini Hukumannya Berat
Singapura (Suara.com/Amertiya)

Suara.com - Terlepas dari ukurannya yang kecil, Singapura adalah sebuah negara maju yang memiliki banyak atraksi wisata untuk turis.

Mulai dari tradisi multikultural yang ada hingga aneka macam kuliner lokal dan internasional, Singapura dapat menjadi tempat yang cocok untuk traveling bersama teman atau keluarga. Hal ini juga didukung fakta bahwa Singapura merupakan salah satu negara teraman dan terbersih di Asia.

Meski begitu, di balik kebersihan dan keamanan yang ada, Singapura memiliki segudang aturan ketat bagi warga serta turis yang berkunjung.

Beberapa hal yang diatur oleh Singapura tersebut bahkan bisa dibilang sepele, juga kerap dilakukan oleh warga Indonesia. Namun, jika dilakukan di sana, maka hukuman berat akan siap menanti.

Dilansir dari laman Explore Shaw, inilah aturan hukum yang harus dipatuhi saat di Singapura.

Ilustrasi permen karet. (Shutterstock)
Ilustrasi permen karet. (Shutterstock)

1. Larangan mengunyah permen karet di Singapura

Di Singapura, mengunyah permen karet adalah hal yang ilegal dan terlarang.

Tak cuma mengunyah, hal ini juga berlaku bagi mereka yang menjual, mengimpor, atau membawa permen karet ke Singapura. Sementara, meludahkan permen karet dianggap sebagai kejahatan terberat.

Hukuman untuk menjual permen karet di Singapura sendiri adalah denda sebesar 100.000 SGD (sekitar 1,1 miliar rupiah) atau 2 tahun penjara.

baca juga

2. Larangan merokok di Singapura

Selain permen karet, merokok dilarang di berbagai tempat di Singapura seperti lokasi indoor, transportasi publik, halte bus, 5 meter dari halte pus, toilet publik, kolam renang publik, tempat makan publik, tempat hiburan malam, ruang bermain dan taman, bahkan tempat parkir.

Denda untuk merokok di Singapura sendiri mencapai 150 SGD - 1.000 SGD (sekitar 1,5 hingga 10,3 juta rupiah).

Satu-satunya tempat merokok yang aman di Singapura adalah di rumah sendiri, atau di ruang merokok yang sudah ditetapkan.

Ilustrasi toilet umum. (Shutterstock)
Ilustrasi toilet umum. (Shutterstock)

3. Aturan kebersihan di toilet umum

Petugas polisi di Singapura secara acak akan melakukan pengecekan di toilet publik untuk memastikan siapa pun yang memakainya sudah mengguyur toilet.

Lupa mengguyur toilet di Singapura dapat membuatmu didenda sebesar 150 SGD - 500 SGD (sekitar 1,5 juta - 5,1 juta rupiah).

4. Aturan terhubung dengan Wi-Fi milik orang lain

Siapa tidak suka mencari wi-fi gratisan? Singapura sendiri dikenal memiliki layanan wi-fi bagi publik di tempat umum.

Namun, bagi kamu travelers yang menemukan wi-fi pribadi tidak terproteksi, jangan coba-coba untuk menggunakannya.

Menggunakan wi-fi pribadi orang lain dapat dianggap sebagai bentuk peretasan dan memiliki hukuman denda 10.000 SGD (100 juta rupiah) atau 3 tahun penjara.

Ilustrasi menyanyi (shutterstock)
Ilustrasi menyanyi (shutterstock)

5. Larangan mengganggu orang lain dengan instrumen musik atau menyanyi di publik

Singapura sangat menganggap serius gangguan yang terjadi di ruang publik.

Menyanyi di ruang publik (terutama jika liriknya mengandung makian) atau memainkan alat musik dengan tujuan mengganggu dapat membuatmu berakhir dihukum 3 bulan penjara.

6. Larangan untuk menerbangkan layang-layang hingga mengganggu lalu lintas

Terakhir, bermain layang-layang hingga mengganggu arus lalu lintas dapat membuat seseorang dikenai denda mahal. Hal ini dikarenakan layang-layang dapat mengganggu keselamatan pengendara, pejalan kaki, dan pengguna jalan lain termasuk diri sendiri.

Jika melanggar aturan ini, maka seseorang akan dikenai hukuman 5.000 SGD atau 51 juta rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

×