Menyibak Pesona Gua Puspa Warna Reed Flute Cave di China

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda
(Pixabay Maomaoooooo)
(Pixabay Maomaoooooo)

Suara.com - Bertolak 5 kilometer dari pusat kota Guilin, provinsi Guangxi, China, gua batu kapur puspa warna, Reed Flute Cave berdiri. Hamparan stalagmit, stalaktit serta formasi bebatuan berwarna yang terbentuk sejak abad ke-8 di dalamnya terhampar begitu menawan.

Menjulang setinggi 240 meter, tujuh puluh relief bebatuan Reed Flute Cave di antaranya merupakan prasasti yang dilukis dengan tinta. Konon deret prasasti ini merupakan guratan para intelektual yang mengunjungi Reed Flute Cave selama Dinasti Tang berkuasa ribuan tahun lalu.

Gua ini sempat terlantar selama satu abad sebelum Jepang menginvasi China. Hingga akhirnya kawanan pengungsi yang melarikan diri dari kejaran militer Negeri Sakura menemukan Reed Flute Cave tahun 1940.

Cobalah bertahan dan nikmati gua ini selama 1 hingga 2 jam, mudah kita merasakan betapa memikatnya formasi bebatuan alami nan tersembunyi di antara arus modernisasi Cina yang hiruk pikuk.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS