Bisa Jadi Sumber Penyakit, Begini Cara Mengusir Tikus dari Hunian

Vania Rossa

Jum'at, 20 September 2019 | 17:05 WIB
Bisa Jadi Sumber Penyakit, Begini Cara Mengusir Tikus dari Hunian
Cara Mengusir Tikus dari Hunian. (shutterstock)

Suara.com - Hama yang satu ini bakal jadi momok yang menakutkan dan menjijikkan bagi pemilik rumah. Rumah Anda mungkin bisa tampak rapi, bersih, dan tidak jorok. Namun, ada beberapa celah yang memudahkan tikus untuk masuk ke dalam rumah.

Misalnya, sampah makanan dan minuman yang tidak dikelola dengan baik, menumpuk koran dan kardus, serta retakan-retakan atau lobang kecil di dinding atau plafon rumah yang bisa jadi tempat masuknya tikus ke dalam rumah.

Tikus benar-benar perlu dibasmi dari rumah karena bisa menjadi sumber penyakit melalui banyak hal. Tikus adalah hewan yang kotor dan segala bakteri yang dibawa dari tubuhnya bisa menyebabkan masalah, seperti kontaminasi makanan, sumber air di rumah, dan penyakit-penyakit lainnya terutama dari urin dan feses tikus. Pada akhirnya, rumah menjadi tempat yang tidak aman kembali.

Oleh karenanya, bila sudah terdeteksi ada segerombolan tikus yang bersarang di rumah Anda, segera lakukan segala cara untuk mengusirnya dari hunian Anda. Dekoruma sudah merangkum cara-cara membasmi tikus yang bisa Anda simak dan ikuti berikut ini.

Gunakan Bahan Alami
Ternyata, ada bahan-bahan non kimiawi yang tidak disukai tikus dan bisa digunakan sebagai perangkap alami. Contohnya adalah lada atau cabai bubuk yang karena baunya yang pedas dan menyengat akan membuat tikus pergi. Selain itu, juga ada baking soda yang apabila tertelan oleh tikus akan mengganggu sistem pencernaannya dan membuatnya lari ke luar rumah.

Selain kedua bahan tersebut, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan lain seperti daun atau minyak peppermint, cengkeh, kulit durian, sampai kantung teh. Rata-rata, bahan-bahan ini terlalu sensitif untuk penciuman tikus atau bisa membuatnya mengalami masalah-masalah kesehatan seperti iritasi dan gangguan pencernaan yang memaksanya untuk keluar.

Bila Tak Ampuh, Pakai Pembasmi Kimia
Ketika menggunakan bahan alami juga tidak bisa membuat tikus keluar rumah, Anda bisa beralih ke alternatif bahan kimiawi yang banyak tersedia di pasaran, seperti lem tikus yang membuat tikus terperangkap dan tidak bisa lari ke mana-mana. Kemudian, ada juga kapur barus atau kamper, serta deterjen yang dicampur dengan senyawa amonia. Bahan-bahan dengan aroma yang menyengat dan kandungan kimiawinya memberikan efek korosif pada tikus yang bisa membuatnya mati atau keluar dari rumah.

Manfaatkan Hewan Peliharaan Anda
Jika Anda pecinta hewan peliharaan, binatang kesayangan Anda bisa menjadi asisten dalam membasmi tikus. Tidak harus secara spesifik memiliki kucing, hewan peliharaan seperti anjing atau bahkan ular pasti membuat tikus tidak berani untuk masuk ke rumah karena merasakan keberadaannya. Namun tak dapat dipungkiri, kucing adalah hewan peliharaan yang aktif mencari dan membunuh tikus terutama saat mereka sadar akan kehadiran tikus di sekitarnya.

Bentengi Rumah Seketat Mungkin
Daripada menunggu tikus masuk, lebih baik lebih waspada dan teliti dalam membentengi rumah Anda dari tikus. Caranya dengan menghilangkan celah-celah yang bisa menyebabkan masuknya tikus ke rumah. Rutin membuang sampah basah dan organik dari rumah supaya baunya tidak mengundang tikus, bersihkan gudang dan loteng secara rutin, serta tutup lubang atau retakan-retakan di tembok rumah. Pastikan Anda menutup semua jalan yang bisa menyebabkan tikus merasa terundang untuk menginvasi rumah Anda.

baca juga

Gunakan Jasa Profesional Saat Sudah Parah
Saat langkah-langkah sebelumnya tidak membuahkan hasil dan tikus sudah terlanjur berkembang biak dan membentuk koloni yang cukup besar, lebih baik serahkan saja pada ahlinya. Jasa pembasmi tikus dan hama lainnya atau exterminator mudah untuk ditemukan melalui internet atau media sosial. Hubungi pembasmi tikus yang sudah punya peralatan yang lebih canggih dan teknik yang lebih mumpuni dan bisa menghilangkan tikus di rumah secara menyeluruh.

Jangan biarkan hunian Anda dikuasai oleh hama seperti tikus, karena kesehatan Anda dan keluarga taruhannya. Tikus bisa membawa penyakit-penyakit berbahaya seperti leptospirosis, pes, dan rat bite fever (RBF). Oleh karenanya, saat sudah ada satu ekor tikus yang terdeteksi, langsung gunakan segala kekuatan dan cara untuk mengusirnya dari rumah agar rumah kembali aman serta nyaman.

Artikel terkait:

5 Anti Rayap Alami Ini Dijamin Ampuh Usir Rayap
Ampuh Banget, Ini 6 Cara Mengusir Nyamuk Dari Rumah
Inilah Empat Cara Efektif Membasmi Kutu Kasur!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Benda yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Dalam Microwave

6 Benda yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Dalam Microwave

Lifestyle | Sabtu, 14 September 2019 | 19:00 WIB

Tak Sulit Diterapkan, Ini 5 Cara Menghemat Air di Rumah

Tak Sulit Diterapkan, Ini 5 Cara Menghemat Air di Rumah

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2019 | 17:00 WIB

Mayat Isya Membusuk Awalnya Dicurigai Warga Bangkai Tikus

Mayat Isya Membusuk Awalnya Dicurigai Warga Bangkai Tikus

Jabar | Jum'at, 06 September 2019 | 13:57 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB