Diinjak Sapi hingga Dilempar Kotorannya, 3 Ritual Pembawa Berkah di India

Dany Garjito, Aditya Prasanda

Kamis, 03 Oktober 2019 | 18:00 WIB
Diinjak Sapi hingga Dilempar Kotorannya, 3 Ritual Pembawa Berkah di India
Ilustrasi sapi. (Pixabay/Kamil Slusarczyk)

Suara.com - Sapi merupakan salah satu hewan yang paling dihormati dalam mitologi Hindu-India.

Bahkan sebab begitu dihormatinya, masyarakat setempat meyakini segala yang berasal dari hewan berkaki empat ini dapat mendatangkan berkah.

Dari injakan hingga kotoran sapi, seperti halnya ritual tahunan yang rutin diadakan di India berikut. 

Perang lempar kotoran sapi

Pidakala War, perang lempar kotoran sapi ini rutin diadakan setiap tahun di India.

Saat festival ini berlangsung, ribuan penduduk Desa Kairuppala akan berkumpul dan saling melempar kotoran sapi pada satu dan lainnya.

Sebelum festival dimulai, kotoran sapi akan dikumpukan membentuk beberapa tumpukan besar yang siap dilemparkan.

Perang dimulai, lemparan tak terelakkan, luka pun tak terhindarkan. Meski demikian penduduk setempat meyakini, luka-luka tersebut merupakan berkah dan akan hilang dalam tiga hari.

Pidakala War diadakan sebagai bentuk simbolis yang menandakan perselisihan pernikahan antara Dewi Bhadrakali dengan Dewa Veerabhadraswarmy dalam mitologi Hindu.

Festival yang diyakini membawa kemakmuran dan kesehatan ini merupakan penanda awal tahun baru yang dianut penduduk Desa Kairuppala dan desa-desa sekitar di Kota Kurnool, Negara Bagian Andhra Pradesh.

Tradisi ceburkan anak ke kotoran sapi

Di Desa Betul, Madhya Pradesh, India, kotoran sapi dianggap sebagai aset penting yang dapat menentukan masa depan seorang anak.

Sebab keyakinan tersebut, masyarakat Desa Betul memiliki tradisi menceburkan anak-anak ke kotoran sapi yang telah dijalankan selama berabad-abad. Tradisi tersebut masih menjadi bagian rangkaian perayaan festival lentera terbesar di India, Diwali.

Sehari setelah Diwali dihelat pada tanggal 2 November, para orang tua akan membawa anak-anak mereka menuju tempat kotoran sapi terpadu.

Para penduduk setempat mengumpulkan kotoran yang berasal dari ratusan sapi dalam satu tempat.

Sebelum menceburkan anak mereka ke kotoran sapi, para ibu akan memanjatkan doa.

Para orangtua kemudian menceburkan anak-anak mereka ke kotoran sapi yang telah dihias bunga-bunga pemujaan berwarna jingga.

Anak-anak yang diceburkan biasanya berusia minimal satu tahun. Namun tak jarang pula dari mereka yang menceburkan bayi kecil yang belum genap setahun.

Anak-anak itu diceburkan berkali-kali dan tak diperkenankan menggunakan alas kaki hingga tubuh mereka terbalur begitu banyak kotoran. Betapapun anak-anak tersebut menangis dan meronta.

(Pixabay Mabel Amber)
(Pixabay Mabel Amber)

Mayarakat setempat meyakini kotoran sapi dapat membuat anak mereka menjadi lebih sehat, bugar dan memiliki garis keberuntungan yang baik.

Namun betapapun dipercaya selama berabad-abad dapat memberikan kontribusi yang baik bagi anak, Dr. Mangilal Rathore, dokter umum dari Pooja Hospital di Desa Betul menyebut tradisi ini pada dasarnya tidak baik untuk kesehatan anak.

"Saya tidak mengkritik tradisi ini namun di saat yang bersamaan, saya tidak dapat membenarkan praktiknya. Sebab menceburkan anak-anak ke kotoran sapi dapat sangat berbahaya bagi kesehatan mereka," ujar Dr. Mangilal Rathore seperti dikutip Suara.com dari Mirror.

Menurut Rathore, kotoran sapi sangat berbahaya untuk kesehatan kulit anak, terutama bagi mereka yang memiliki luka menganga.

"Bakteri yang terkandung dalam kotoran sapi dapat membahayakan kulit anak yang sensitif, terutama bagi mereka yang memiliki luka yang terbuka," tegas Dr. Mangilal Rathore.

Bagi masyarakat Hindu, sapi merupakan hewan yang disucikan. Bahkan para pemimpin agama Hindu di India meyakini kotoran dan urin sapi dapat mengobati beragam penyakit.

Ritual diinjak sapi

Rombongan sapi dengan beragam hiasan menginjak-injak sekelompok pria di India.

Hal tersebut bukan sebuah kecelakaan, melainkan ritual yang sengaja diadakan.

Para peserta ritual meyakini sapi sebagai hewan suci dan setiap injakannya akan membawa keberuntungan.

Ritual diinjak sapi ini sekaligus menandakan berakhirnya festival cahaya, Diwali dan bermulanya perayaan Ekadashi.

Saat ritual ini berlangsung, para peserta akan menelungkupkan tubuh dan membiarkan rombongan sapi menginjak-injak  kaki hingga kepala mereka.

Ritual diinjak sapi di India. Tangkapan layar (Youtube/NDTV India)
Ritual diinjak sapi di India. Tangkapan layar (Youtube/NDTV India)

Betapa pun para peserta memperoleh luka di sekujur tubuhnya, pria-pria itu meyakini kesejahteraan akan menyambangi keluarga mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Ritual Kuno Pengundang Petaka!

Ulasan Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Ritual Kuno Pengundang Petaka!

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:00 WIB

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:47 WIB

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:27 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947

Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:10 WIB

Sinopsis Main Vaapas Aaunga, Film India Terbaru Diljit Dosanjh dan Sharvari

Sinopsis Main Vaapas Aaunga, Film India Terbaru Diljit Dosanjh dan Sharvari

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 12:50 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Sinopsis Maa Behen, Film Terbaru Madhuri Dixit dan Triptii Dimri di Netflix

Sinopsis Maa Behen, Film Terbaru Madhuri Dixit dan Triptii Dimri di Netflix

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna

Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04 WIB

Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari

Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:03 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:57 WIB

3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review

3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:43 WIB

Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?

Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:29 WIB

7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek

7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:03 WIB

3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas

3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam

7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:34 WIB

5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam

5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:27 WIB