Festival Pesona Bahari Raja Ampat Kampanyekan Gerakan Adopsi Coral

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 21 Oktober 2019 | 12:42 WIB
Festival Pesona Bahari Raja Ampat Kampanyekan Gerakan Adopsi Coral
Perairan Raja Ampat. (Dok : Kemenpar)

Suara.com - Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019 semakin menarik. Event yang berlangsung pada 18-22 Oktober ini mengangkat isu konservasi lingkungan. Muara yang dituju adalah lestarinya terumbu karang dalam perairan Raja Ampat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo mengatakan, pihaknya menggunakan metode Adopsi Coral. Ia mengajak partisipasi aktif publik untuk menjaga ledakan populasi bintang laut berduri atau Crown of Thorns Starfish.

Festival Pesona Bahari sendiri menampilkan beragam aktivitas positif yang bisa dieksplorasi wisatawan. Mereka bahkan bisa sama-sama menyelamatkan terumbu karang di perairan Raja Ampat. Menurut Yusdi, aksi Adopsi Coral akan menjamin keberlanjutan keindahan dunia bawah air Raja Ampat.

"Keberadaan bintang laut berduri sudah meresahkan, karena merusak terumbu karang di perairan Raja Ampat. Melalui event ini, kami mengharap kepedulian dan partisipasi aktif publik. Mari bergabung di program Adopsi Coral. Dengan begitu, keindahan terumbu karang serta kehidupan bawah airnya bisa terus berlanjut," ungkapnya, Minggu (20/10).

Pada kondisi normal, jelas Yusdi, populasi bintang laut berduri sekitar 30 individu per hektare. Tapi kenyataannya, terjadi ledakan populasi pada 3 spot perairan Raja Ampat.

Sebut saja Teluk Kabui yang memiliki tingkat populasi hingga 1.850 individu per hektare. Area perairan yang masuk wilayah Waigeo ini memiliki ledakan populasi 62 kali dari kondisi normal.

Selain Teluk Kabui, ledakan populasi bintang laut berduri juga terjadi di kawasan Pulau Saonek Monde. Populasi di perairan tersebut mencapai 800 individu per hektare.

Meningkat hingga 27 kali dari kapasitas normal. Spot ke-3 adalah Juan's Reef di Pulau Roborek. Berada di Selat Dampier, Juan's Reef memiliki tingkat populasi 900 individu per hektar. Angka ini meledak 30 kali dari kondisi normal.

Di sisi lain, Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty mengungkapkan, Festival Pesona Bahari Raja Ampat memiliki fungsi strategis dengan banyak nilai yang menginspirasi.

Publik diajak untuk menjaga mata rantai dan harmoni alam. Kebedaraan bintang laut berduri pada kondisi normal akan bermanfaat menjaga daur hidup. Tapi kalau sudah berlebihan, tentu menjadi ancaman.

"Bintang laut berduri memiliki racun. Hewan ini jadi predator bagi karang. Ia bisa memangsa terumbu karang dengan luas 5-13 meter persegi per tahun. Salah satunya pada terumbu karang jenis Acropora," terangnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani menyatakan, ada beberapa faktor penyebab ledakan populasi bintang laut berduri. Pertama, faktor alami sebagai efek dari meningkatnya konsentrasi nutrien dan unsur hara di laut.

Penyebab lain adalah eksploitasi secara berlebihan predator alami bintang laut berduri. Predator yang dimaksud seperti kerang triton, kakap merah, udang, dan lobster. Ada juga efek dari aliran nutrien dari pesisir.

"Populasi bintang laut berduri harus terus dikontrol. Dengan begitu, keseimbangan ekosistem di laut Raja Ampat selalu terjaga. Apalagi, konsep Adopsi Coral sudah disiapkan. Formulasi ini hanya perlu partisipasi aktif dari publik untuk bersama-sama mengendalikan populasi bintang laut berduri," ucapnya.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar, Muh. Ricky Fauziyani menambahkan, melalui konsep Adopsi Coral, pubik ikut mengawasi populasi bintang laut berduri pada 1 spot kawasan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Bandung Luncurkan Calendar of Event 2020

Kota Bandung Luncurkan Calendar of Event 2020

Lifestyle | Minggu, 20 Oktober 2019 | 12:30 WIB

Kemenpar Launching Aplikasi Visit Raja Ampat

Kemenpar Launching Aplikasi Visit Raja Ampat

Bisnis | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 11:52 WIB

Vertical Horizon Warnai The 90s Festival 5th Edition

Vertical Horizon Warnai The 90s Festival 5th Edition

Press Release | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 10:55 WIB

Legenda Borobudur Perkuat Posisi Candi sebagai Destinasi Super Prioritas

Legenda Borobudur Perkuat Posisi Candi sebagai Destinasi Super Prioritas

Lifestyle | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 10:04 WIB

Keseruan Berburu Kuliner Sambil Menikmati Indonesian ECO Film Festival

Keseruan Berburu Kuliner Sambil Menikmati Indonesian ECO Film Festival

Lifestyle | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 06:28 WIB

5 Foto Sintya Marisca, Artis FTV yang Goyangannya di Synchronize Fest Viral

5 Foto Sintya Marisca, Artis FTV yang Goyangannya di Synchronize Fest Viral

Lifestyle | Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:39 WIB

6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan

6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:20 WIB

5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat

5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:20 WIB

Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik

Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:32 WIB

Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal

Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:20 WIB

Apakah Irwan Mussry Pernah Menikah Sebelum bersama Maia Estianty?

Apakah Irwan Mussry Pernah Menikah Sebelum bersama Maia Estianty?

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:15 WIB

Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit

Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:54 WIB

5 Rekomendasi Body Lotion SPF di Indomaret, Harga Mulai Rp20 Ribuan

5 Rekomendasi Body Lotion SPF di Indomaret, Harga Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:50 WIB