Mengenal Tradisi Perayaan Natal di Seluruh Dunia

Vania Rossa

Sabtu, 21 Desember 2019 | 19:30 WIB
Mengenal Tradisi Perayaan Natal di Seluruh Dunia
Mengenal Tradisi Perayaan Natal di Seluruh Dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Meski pada dasarnya merupakan perayaan keagamaan umat Kristen dan Katolik, Natal juga menjadi perayaan kebudayaan yang umum dan populer. Dirayakan oleh berbagai bangsa yang dengan asimilasi budaya lokal, menciptakan perayaan Natal yang khas dari suatu negara atau daerah.

Mulai dari hidangan khas Natal dari suatu negara, kebiasan-kebiasaan yang dilakukan, sampai tradisi-tradisi yang nyeleneh dan mungkin bagi sebagian orang aneh ketika didengar dan diketahui.

Meskipun demikian, setiap tradisi mempunyai latar belakang dan artinya masing-masing yang berarti bagi masyarakat dari negara atau daerah tersebut. Kemeriahan perayaan Natal di negara-negara ini menarik untuk disimak karena relatif sangat berbeda dengan yang Anda kenal di Indonesia.

Simak beberapa tradisi perayaan Natal di seluruh dunia yang sudah dirangkum Dekoruma berikut ini, untuk mengetahui ragam kemeriahan peringatan Natal yang dilakukan oleh berbagai bangsa di seluruh dunia. Siapa tahu, Anda juga bisa merayakannya bersama keluarga di rumah.

Jepang

Salah satu tradisi yang paling unik pertama datang dari Jepang. Meski bukan libur nasional dengan populasi Jepang yang mayoritas beragam Shinto dan Buddha, Natal tetap dirayakan meriah sebagai perayaan yang berkesan lebih romantis. Pasangan akan pergi keluar untuk makan malam dan bertukar hadiah saat Natal.

Sementara itu, makanan yang sangat diminati saat Natal adalah ayam goreng KFC dan Japanese Christmas Cake yang merupakan kue spons dengan tambahan stroberi dan krim kocok. Kemeriahan juga berlanjut di salah satu destinasi wisata terkenal di Tokyo, yaitu Tokyo Disneyland, yang menampilkan parade Natal bertema Disney.

Filipina

Lampion biasanya lebih identik dengan Imlek atau Tahun Baru Cina, tetapi di Filipina, justru festival lampionlah yang menandakan bahwa Natal sudah dekat. The Giant Lantern Festival atau Kapampangan: Ligligan Parul dalam Bahasa Tagalog adalah festival lampion Natal khas Filipina yang berlokasi di San Fernando, Pampanga, yang juga disebut sebagai ibukota Natalnya Filipina.

baca juga

Dimulai sejak 1931, ratusan lampion yang dihiasi ribuan bohlam menjadi ikon San Fernando. Serta, cahaya dari lampion-lampion ini merupakan simbol pengharapan yang juga merupakan referensi dari Bintang Natal yang menuntun orang-orang Majus ke Betlehem, tempat kelahiran Yesus.

Norwegia

Tradisi Natal di Norwegia dikatakan sebagai tradisi Natal paling aneh karena warga lokal akan menyembunyikan sapunya sebelum tidur. Malam Natal justru dipercaya oleh masyarakat Norwegia sebagai malam saat penyihir dan arwah jahat berkeliaran. Untuk mencegahnya, mereka menyembunyikan sapu yang dikenal sebagai kendaraan dari penyihir untuk menjatuhkan mantranya.

Meskipun begitu, perayaan Natal di Norwegia juga meriah dengan anak-anak kecil yang berpakaian seperti karakter Natal dan menyanyi dari rumah ke rumah sebagai paduan suara. Juga, tradisi yang dilakukan pemerintah Norwegia menghadiahkan pohon Natal ke Inggris sebagai tanda terima kasih atas bantuan Inggris kepada Norwegia saat Perang Dunia II.

Venezuela

Kemeriahan perayaan Natal di Venezuela bukan hanya dari kembang api, hidangan, dan musik khas Venezuela yang diputar selama bulan Desember, tetapi juga tradisi unik masyarakat Venezuela saat pergi ke misa Natal. Di Caracas, ibukota Venezuela, ada kebiasaan untuk bersepatu roda saat akan pergi beribadah ke gereja dari tanggal 16 Desember sampai 24 Desember setiap tahunnya. Jalanan ditutup sampai pukul delapan pagi untuk mengakomodasi orang-orang bersepatu roda yang akan menghadiri misa Natal.

Finlandia

Natal di Finlandia menjadi ajang untuk berziarah ke makam keluarga dengan membawa lilin atau lampion yang ditempatkan di makan keluarga atau kerabat yang dikunjungi. Namun, tradisi yang paling unik adalah kebiasaan orang Finlandia untuk mandi uap atau sauna (Joulusauna) saat malam Natal. Hal ini dilakukan sebagai kepercayaan bahwa untuk menyambut Natal, tubuh mereka harus bersih dan pikiran mereka tenang.

Begitu juga di rumah, warga Finlandia juga membersihkan rumah untuk menyambut malam Natal, Natal, dan perayaan Boxing Day, hari libur setelah Natal yang populer di Eropa dan negara-negara Skandinavia.

Artikel terkait:
Natal Sudah Tiba, Ini 7 Hiasan Natal untuk Ceriakan Rumahmu!
Ruang Terbatas? Dengan Benda-benda Ini Kamu Bisa Buat Pohon Natal Versi Kamu!
Sudah Siap Menyambut Hari Natal? Yuk Mulai dengan yang Satu Ini

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkostum Santa, Pangeran Harry Kirim Video Ucapan Selamat Natal

Berkostum Santa, Pangeran Harry Kirim Video Ucapan Selamat Natal

Lifestyle | Sabtu, 21 Desember 2019 | 14:39 WIB

Ini 4 Objek Wisata Instagramable di Jogja yang Cocok Isi Liburan Natal Kamu

Ini 4 Objek Wisata Instagramable di Jogja yang Cocok Isi Liburan Natal Kamu

Jogja | Sabtu, 21 Desember 2019 | 13:30 WIB

Keren, Pohon Natal Setinggi 5 Meter Terbuat dari 250 Alat Rumah Tangga

Keren, Pohon Natal Setinggi 5 Meter Terbuat dari 250 Alat Rumah Tangga

Foto | Jum'at, 20 Desember 2019 | 06:51 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB