Ilmuwan dari Swiss Ciptakan Cokelat Warna-warni, Keren Banget!

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Sabtu, 28 Desember 2019 | 03:05 WIB
Ilmuwan dari Swiss Ciptakan Cokelat Warna-warni, Keren Banget!
Cokelat warna-warni buatan ilmuwan dari Swiss. (Dok. ETH Zurich)

Suara.com - Ilmuwan dari Swiss Ciptakan Cokelat Warna-warni, Keren Banget!

Camilan cokelat kerap muncul dalam balutan warna-warna bumi seperti putih, coklat dan hitam. Hal tersebut yang kemudian membuat sekelompok ilmuwan asal Swiss berpikir, apakah bisa membuat cokelat warna-warni tanpa diberi pewarna?

Mereka adalah tim ilmuwan asal ETH Zurich dan FHNW University of Applied Sciences dan Arts Northwestern Switzerland yang baru-baru ini mengajukan paten untuk proses membuat cokelat dalam warna pelangi tanpa menggunakan pewarna makanan.

Semua berawal ketika seorang ilmuwan makanan bernama Patrick Rühs, ilmuwan bahan bernama Etienne Jeoffroy dan fisikawan bernama Henning Galinski tengah mengobrol membicarakan cokelat saat ngopi bareng.

Fokus utama diskusi mereka adalah apakah mungkin membuat cokelat dengan warna lain selain cokelat dan putih, dan jika ya, bagaimana caranya?

Penasaran dengan kerumitan topik yang mereka bahas, ketiganya lalu mulai mencari cokelat, mencari tahu sifat-sifat cokelat dan mencari tahu apa yang membuat cokelat menjadi coklat. Ketiganya lalu mulai melakukan eksperimen main-main di dapur Universitas ETH.

Eksperimen pertama melibatkan lapisan yang dapat dimakan dari emas dan titanium oksida. Titanium akan menyebabkan timbulnya warna emas kekuningan atau biru tua pada cokelat. Tetapi ketiga ilmuwan tersebut menolak melanjutkan metode ini karena dianggap tidak praktis. Proses produksinya dianggap terlalu rumit.

Mereka kemudian mengubah pendekatan. Kali ini ketiganya meminta bantuan seorang siswa sains bernama Anita Zingg.

Melalui beberapa percobaan dan kesalahan, para ilmuwan Swiss akhirnya menemukan warna emas yang kilaunya menimbulkan warna-warni muncul di cokelat.

Dengan bantuan Per Magnus Kristiansen dan Jerome Werder, dua ahli pelapis permukaan di FHNW University of Applied Sciences dan Arts Northwestern Switzerland, mereka berhasil mencetak lebih dari satu cokelat dan dapat dipresentasikan dihadapan perusahaan cokelat.

Setelah mengajukan paten untuk mencetak warna struktural ke cokelat dan menemukan solusi untuk meningkatkan industri cokelat, para ilmuwan kemudian menghubungi berbagai produsen cokelat (di antaranya ada beberapa di Swiss) dan menghasilkan diskusi untuk menerapkan solusi pewarnaan cokelat secara komersial.

Sampai waktunya tiba, kita akan menikmati cokelat warna-warni di pasaran secara bebas. Penasaran?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihargai Nyaris Rp 10 Juta per Batang, Ini Wujud Cokelat Termahal di Dunia

Dihargai Nyaris Rp 10 Juta per Batang, Ini Wujud Cokelat Termahal di Dunia

Lifestyle | Sabtu, 14 Desember 2019 | 15:12 WIB

Mencoba Es Cokelat Rasa Tolak Angin di Yogya, Dingin-dingin Semriwing

Mencoba Es Cokelat Rasa Tolak Angin di Yogya, Dingin-dingin Semriwing

Lifestyle | Kamis, 12 Desember 2019 | 21:05 WIB

Ilmuwan China Ciptakan Chimera, Campuran Babi dan Monyet

Ilmuwan China Ciptakan Chimera, Campuran Babi dan Monyet

Tekno | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:47 WIB

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:37 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:00 WIB

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:16 WIB

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB

Apa Bedanya Puff dan Sponge untuk Makeup? Ini Fungsi Masing-Masing

Apa Bedanya Puff dan Sponge untuk Makeup? Ini Fungsi Masing-Masing

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:10 WIB