Ini Dia 3 Destinasi Surgawi di Banyuwangi

Vania Rossa

Rabu, 05 Februari 2020 | 11:32 WIB
Ini Dia 3 Destinasi Surgawi di Banyuwangi
Taman Nasional Baluran. (Serbada.com)

Suara.com - Buat kamu yang berencana liburan ke Bali lewat jalur darat, singgahlah sejenak di kota Banyuwangi sebelum menyeberang menggunakan kapal feri. Jelajahi kota ini selama 2-3 hari, dijamin kamu akan dibuat takjub dengan keindahannya.

Kali ini, mengutip dari blog Pigijo, Suara.com merekomendasikan 3 destinasi wisata istimewa di Banyuwangi yang bisa kamu pertimbangkan. Ini dia.

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran. (Shutterstock)
Taman Nasional Baluran. (Shutterstock)

Di film dokumenter, kamu pasti sering melihat hamparan padang pasir di Afrika dengan berbagai hewan liar yang berlarian bebas. Nah, wisata safari seperti ini ternyata juga bisa dilakukan di Banyuwangi, lho. Tepatnya du Taman Nasional Baluran.

Taman Nasional Baluran merupakan sebuah kawasan yang digunakan khusus untuk melindungi berbagai macam ekosistem flora dan fauna. Saking indahnya, taman ini kerap dijuluki Little Africa in Java. Dengan luas kurang lebih 25.000 ribu hektar, Taman Nasional Baluran juga memiliki hutan abadi yang dinamai Hutan Evergreen. Hutan ini selalu subur dan tak akan pernah gersang seperti wilayah sekitarnya yang bisa gersang dan subur sesuai musim.

Kawah Ijen

Kawah Ijen. (Suara.com/Ahmad Suudi)
Kawah Ijen. (Suara.com/Ahmad Suudi)

Kawah Ijen adalah sebuah danau air asam terbesar di dunia yang terleak pada puncak Gunung Ijen, dengan kedalaman 200 meter dan luas mencapai 5.446 hektar. Salah satu tujuan wisatawan datang ke Kawah Ijen adalah ingin melihat blue fire atau api biru. Blue fire sendiri sebenarnya merupakan hasil reaksi dari gas bumi yang bertemu oksigen pada suhu tertentu. Dan blue fire adalah fenomena langka yang hanya terjadi di dua tempat di dunia, yaitu di Islandia dan Kawah Ijen, Indonesia. Tapi, untuk dapat menikmati blue fire ini, kamu harus datang malam atau dini hari, sekitar pukul 02.00 - 05.00.

Pantai Watu Dodol

Pantai Watu Dodol, Banyuwangi. (Shutterstock)
Pantai Watu Dodol, Banyuwangi. (Shutterstock)

Terletak di perbatasan antara Situbondo dan Banyuwangi, Pantai Watu Dodol merupakan gerbang masuk menuju Kabupaten Banyuwangi. Nama Watu Dodol sendiri diambil dari batu karang besar yang berada tepat di pinggir pantai, dengan ukuran tinggi sekitar 5 meter dan berbentuk panjang menyerupai makanan tradisional dodol.

baca juga

Karakteristik Pantai Watu Dodol adalah pantainya tidak berpasir, melainkan dipenuhi bebatuan coral dan karang. Airnya yang jernih dan pemandangan alam sekitar yang sangat menawan, membuat pantai yang berada tepat di pinggir jalan ini kerap dijadikan persinggahan bagi pengunjung yang ingin bersantai sejenak.

Buat kamu yang tertarik mengunjungi 3 destinasi istimewa di Banyuwangi ini, kamu bisa pesan paket perjalanan 3D2N Banyuwangi - Taman Nasional Baluran, Kawah Ijen, Pantai Watudodol yang ada di Serbada.com. Dengan harga terjangkau per paketnya, kamu akan dipandu mengunjungi tiga destinasi surgawi di atas. Tertarik?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Buih Diduga Beracun, Kawah Ijen Tetap Dibuka

Muncul Buih Diduga Beracun, Kawah Ijen Tetap Dibuka

Jatim | Jum'at, 17 Januari 2020 | 10:18 WIB

Melihat Klinik Penyu di Banyuwangi

Melihat Klinik Penyu di Banyuwangi

Foto | Sabtu, 28 Desember 2019 | 07:30 WIB

Jelajah Savana di Taman Nasional Baluran, Serasa di Afrika

Jelajah Savana di Taman Nasional Baluran, Serasa di Afrika

Lifestyle | Jum'at, 21 September 2018 | 18:22 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×