Dari Pan-Islamisme Jadi Nasionalisme, Perjalanan Metamorfosis Sarekat Islam

Arsito Hidayatullah, Husna Rahmayunita

Rabu, 12 Februari 2020 | 05:25 WIB
Dari Pan-Islamisme Jadi Nasionalisme, Perjalanan Metamorfosis Sarekat Islam
Buku Metamorfosis Sarekat Islam karya Handri Raharjo. (Suara.com/Husna Rahmayunita)

Suara.com - Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki memicu lahirnya ideologi pergerakan Islam atau Pan-Islamisme di Indonesia. Ideologi ini mulanya bertujuan untuk menjalin persaudaraan sesama muslim.

Atas dasar paham tersebut, berdiri sebuah organisasi bernama Sarekat Dagang Islam (SDI) pada 16 Oktober 1905. SDI mulanya hanya fokus memikirkan ekonomi bangsa, hingga pada akhirnya berganti nama menjadi Sarekat Islam (SI) pada 14 September 1912.

Di bawah komando Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto, SI melakukan gerakan politik dan sosial di tengah kondisi rakyat yang kian menderita akibat kolonialisme Belanda. Tjokroaminoto menunjukkan nasionalismenya dengan mengatakan: "Sudah tidak pantas lagi Hindia diperintah oleh Belanda, bagaikan seorang tuan tanah yang menguasai tanah-tanahnya."

Berkat seruan itu, SI pun menjadi organisasi dengan banyak cabang dan memiliki jutaan pengikut. Namun dalam perjalanannya, SI bermetamorfosis beberapa kali lantaran pergolakan di dalam tubuh organisasi itu sendiri.

Hal itu secara lengkap dijelaskan lewat buku berjudul Metamorfosis Sarekat Islam karya Hendri Raharjo. Buku ini diterbitkan oleh Media Pressindo pada 2016.

Tercatat, SI sempat berganti nama berulang kali, antara lain yakni Central Serikat Islam (CSI) tahun 1916, Partai Sarekat Islam (PSI) tahun 1920, Partai Syarikat Islam Indonesia tahun 1929, Syarikat Islam pada 1973, sebelum kukuh kembali menjadi SI pada 2003.

Selain mengupas proses tranformasi tersebut, buku ini juga menjabarkan serangan-serangan yang dilancarkan kepada SI terutama saat paham komunisme sukses melakukan perpecahan.

Tak hanya itu, diceritakan pula mengenai pergolakan di tubuh SI selepas kepemimpinan HOS Tjokroaminoto yang bergeser kepada adiknya, Abikoesno Tjokrosoejoso. Namun, terlepas dari semuanya, SI menjadi organisasi politik yang eksis hingga kini.

Buku Metamorfosis Sarekat Islam ini dapat dijadikan referensi bagi akademisi, atau penyuka sejarah yang tertarik dengan kiprah HOS Tjokroaminoto dalam merebut kemerdekaan RI.

baca juga

Yang mau baca, bukunya ada di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kegaduhan-kegaduhan Ahok dari Belitung hingga Jakarta

Kegaduhan-kegaduhan Ahok dari Belitung hingga Jakarta

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:50 WIB

Top 3 Lifestyle: Pertunjukan Akrobatik, Buku Kisahkan Hantu Anak Kecil

Top 3 Lifestyle: Pertunjukan Akrobatik, Buku Kisahkan Hantu Anak Kecil

Lifestyle | Minggu, 19 Januari 2020 | 19:21 WIB

NH Dini Bicara Kehidupan sebelum Dijemput Ajal lewat Gunung Ungaran

NH Dini Bicara Kehidupan sebelum Dijemput Ajal lewat Gunung Ungaran

Lifestyle | Sabtu, 04 Januari 2020 | 09:36 WIB

Seni Menipu ala Sun Tzu dalam Taktik Perang

Seni Menipu ala Sun Tzu dalam Taktik Perang

Lifestyle | Jum'at, 03 Januari 2020 | 14:48 WIB

Terkini

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 08:23 WIB

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:15 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 08:09 WIB

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:02 WIB

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

×