Viral Dedy Susanto, Dituduh Psikolog Palsu hingga Tanya Tarif Vanessa Angel

Vania Rossa

Senin, 17 Februari 2020 | 13:11 WIB
Viral Dedy Susanto, Dituduh Psikolog Palsu hingga Tanya Tarif Vanessa Angel
Dedy Susanto [Instagram/@dedysusantopj]

Suara.com - Di antara deretan 'pasien' Dedy Susanto yang disebut-sebut oleh Revina VT mengalami pelecehan, terselip nama Vanessa Angel. Suami Vanessa Angel, Bibi Ardiansyah, baru saja mengungkap fakta bahwa istrinya, Vanessa, ternyata pernah mendapat DM dari Dedy Susanto.

"Kalau butuh curhat wa ke aku ajah xxx. Biar plong," demikian bunyi isi DM Dedy Susanto kepada Vanessa Angel, seperti yang dibagikan Bibi melalui InstaStory, seperti dilansir dari Matamata.

Vanessa Angel di-DM Dedy Susanto (Instagram/@bibliss)
Vanessa Angel di-DM Dedy Susanto (Instagram/@bibliss)

Dan yang membuat tambah geger netizen, setelah memberi nomor WA, Dedy juga menanyakan rate atau tarif Vanessa Angel.

Siapa sebenarnya Deddy Susanto? Benarkah ia adalah psikolog palsu seperti yang dituding Revina VT, selebgram yang pertama kali mengunggah soal 'kebohongan' Dedy?

Berawal dari Ajakan Kolaborasi

Kisruh antara Revina dan Dedy berawal ketika Dedy mengajak Revina berkolaborasi membuat konten YouTube. Namun sebelum mengiyakan, Revina mencari tahu siapa Dedy Susanto. Hingga akhirnya ia menemukan fakta bahwa nama Dedy Susanto ternyata tidak terdaftar sebagai tenaga medis di SIK HIMPSI (Sistem Informasi Keanggotaan Himpunan Psikologi Indonesia).

Tak hanya mendapat fakta soal ketiadaan nama Dedy Susanto di SIK HIMPSI. Seiring penelusurannya, Revina juga mendapatkan banyak informasi mengejutkan lain, termasuk cara praktik Dedy yang cukup nyeleneh lantaran mengajak pasiennya untuk terapi di kamar hotel.

Lewat akun Instagram @revinavt, Revina kemudian mengunggah banyak pengakuan pasien Dedy yang diajak berhubungan badan. Revina bahkan mengunggah semua obrolan mesum yang dikirim Dedy kepada pasiennya. Rata-rata, mereka diajak Dedy untuk terapi secara privat di sebuah kamar hotel. Bahkan, ada pasien yang terang-terangan diajak berhubungan badan oleh Dedy.

Kisruh antara Dedy Susanto dan sang selebgram ini tentu membuat banyak orang kemudian meragukan kredibiltas Dedy yang selama ini diyakini sebagai seorang psikolog cukup terkenal di media sosial. Tak hanya membuka praktik terapi, Dedy juga memiliki kanal YouTube bernama Kuliah Psikologi dengan jumlah subscriber 595 ribu hingga artikel ini diturunkan.

baca juga

Mengaku Doktor Psikologi

Dalam kolom profil di akun instagramnya, Dedy menuliskan perihal dirinya sebagai Doktor Psikologi. Ia juga menjabarkan dirinya sebagai "Trainer motivasi berbasis terapi psikologis, detox kesedihan terpendam dari masa lalu."

Menanggapi tuduhan psikolog palsu, Dedy memberi sanggahan. Dalam sebuah unggahan di Instagramnya, ia menulis, "Saya tidak pernah mengatakan diri saya psikolog baik di IG maupun di YouTube. Di bio IG, saya doktor psikologi yang artinya gelar S3 psikologi. Apakah saya salah mencantumkan gelar itu? Saya baru salah bila saya mencantumkan Deddy Susanto, M.Psi, Psikolog. Saya benar adanya punya gelar S1 dan S3 psikologi. Dokter dan Doktor itu berbeda, saya bukan dokter tapi doktor, dalam hal ini doktor psikologi yaitu gelar S3. Kamu bila ambil S3 matematika juga akan disebut doktor."

Dedy yang juga membuka praktik terapi dengan tarif mencapai Rp 1,5 juta per sesi (1-2 jam) ini melanjutkan pembelaannya dengan menulis, "Kenapa saya dari S1 ke S3 kok deket banget? Saya itu sudah ada gelar S1 dan S2 non psikologi. Nah S1 dan S2 non psikologi ini saya pakai untuk ambil S3. Pada saat yang sama, saya ambil ulang S1 psikologi. Jadi ketika S1 psikologi lulus, ya momennya deketan sama S3 psikologi lulus.

Revi sangat mempersalahkan kok doktor psikologi bisa buka praktik? Bahkan S1 pariwisata pun, misalkan, yang nggak ada hubungan dengan psikologi, bila ia ambil sertifikasi NLP practitioner, hypnotherapy practitioner, dll, dia boleh buka praktik."

Agar Terhindar dari Praktik Psikolog Abal-Abal

Belajar dari kisruh Dedy Susanto yang kerap dipanggil ‘Paduka’ oleh para pasiennya, kita sebagai masyarakat awam sudah sepatutnya cermat dan berhati-hati dalam memilih tenaga medis yang akan mengobati psikis kita.

Banyak mengadakan seminar, tarif konsultasi selangit, atau follower dan subscriber yang jumlahnya mencapai ratusan ribu hingga jutaan, tidak seharusnya menjadi patokan ketika memilih psikolog.

Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah mengecek namanya apakah terdaftar sebagai tenaga medis di HIK HIMPSI. Anda bisa mengeceknya dengan cara klik tautan ini, ketikkan nama psikolog di kolom yang ada. Jika namanya ditemukan, maka aman, itu artinya si psikolog terdaftar sebagai tenaga medis di HIK HIMPSI. Jika tidak ada, sebaiknya lupakan saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adik Julia Perez Ngaku 'Dipepet' Psikolog Dedy Susanto

Adik Julia Perez Ngaku 'Dipepet' Psikolog Dedy Susanto

Entertainment | Senin, 17 Februari 2020 | 08:55 WIB

Ngeri, Vanessa Angel Dapat DM dari Dedy Susanto Ditanya Soal Harga

Ngeri, Vanessa Angel Dapat DM dari Dedy Susanto Ditanya Soal Harga

Entertainment | Senin, 17 Februari 2020 | 08:40 WIB

Heboh Soal 'Doktor Psikologi', Ketahui Perbedaan Psikolog dan Psikiater

Heboh Soal 'Doktor Psikologi', Ketahui Perbedaan Psikolog dan Psikiater

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 09:42 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×