Pewaris Ketiga, Pakar Kerajaan: Pangeran George Tidak Akan Jadi Raja

Rima Sekarani Imamun Nissa, Kintan Sekarwangi

Senin, 17 Februari 2020 | 16:06 WIB
Pewaris Ketiga, Pakar Kerajaan: Pangeran George Tidak Akan Jadi Raja
Pangeran George ulang tahun ke-6. (Dok Instagram/KensingtonRoyal)

Suara.com - Keluarga Pangeran William dan Kate Middleton menjadi keluarga Kerajaan Inggris yang paling dibicarakan di dunia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah peran Pangeran George di masa depan.

Dilansir dari laman Marie Claire, diketahui bahwa Pangeran George menjadi pewaris ketiga dalam takhta Kerajaan Inggris, setelah kakeknya Pangeran Charles dan ayahnya Pangeran William.

Namun di sisi lain, komentar mantan koresponden kerajaan tahun 2013, meramalkan bahwa Pangeran George tidak akan pernah menjadi raja.

Mantan koresponden kerajaan BBC bernama Christopher Lee menyatakan dalam sebuah artikel untuk New Statesman, bahwa Pangeran George tidak akan pernah menjadi raja karena alasan sederhana, yakni tidak akan ada monarki di masa depan.

Menurutnya, popularitas monarki ada di tangan Ratu Elizabeth II dan tanpa dia, diprediksi monarki akan keluar dari jalannya. "George bisa berusia enam puluhan tahun sebelum memahkotai kerajaan," kata Christopher.

Pangeran George dan Ratu Elizabeth II bikin puding Natal. (Instagram/@kensingtonroyal)
Pangeran George dan Ratu Elizabeth II bikin puding Natal. (Instagram/@kensingtonroyal)

"Selama 60 tahun ke depan, identitas nasional dan apa yang penting baginya akan mengalami perubahan yang paling radikal dari semuanya," lanjutnya.

"Monarki hanya akan memenuhi tujuannya dan tidak akan ada mahkota," ungkapnya.

Sedangkan laman Express mengungkapkan pemikiran lain mengapa Pangeran George tidak bisa menjadi raja karena kelurag kerajaan kehilangan dukungan dan suatu hari nanti bisa melihat akhir dari monarki.

Pangeran George dan Ratu Elizabeth II bikin puding Natal. (Instagram/@kensingtonroyal)
Pangeran George dan Ratu Elizabeth II bikin puding Natal. (Instagram/@kensingtonroyal)

Sebuah survei mengatakan bahwa 16 persen orang akan senang jika monarki berakhir setelah pemerintahan Ratu Elizabeth II. Sementara 55 persen orang akan kecewa jika monarki akan berakhir.

baca juga

Secara total, 24 persen mereka tidak keberatan dan enam persen mengatakan mereka tidak tahu bagaimana perasaan mereka. Bagaimana pendapatmu tentang prediksi Pangeran George yang tidak akan jadi seorang raja?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teringat Masa Kecil, Kate Middleton Kenang Sosok Nenek Tercinta

Teringat Masa Kecil, Kate Middleton Kenang Sosok Nenek Tercinta

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2020 | 12:49 WIB

Kate Middleton Pernah Alami Hiperemesis Gravidarum, Apa Penyebab Umumnya?

Kate Middleton Pernah Alami Hiperemesis Gravidarum, Apa Penyebab Umumnya?

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 10:35 WIB

Unggah Foto Putri Charlotte, Kate Middleton: Momen Ini Amat Berarti Bagiku

Unggah Foto Putri Charlotte, Kate Middleton: Momen Ini Amat Berarti Bagiku

Lifestyle | Minggu, 16 Februari 2020 | 18:20 WIB

Ambil Cuti, Ke Mana Pangeran William Sekeluarga akan Berlibur?

Ambil Cuti, Ke Mana Pangeran William Sekeluarga akan Berlibur?

Lifestyle | Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu

Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta

Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?

Perbedaan Sunscreen vs Sunblock, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing

9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!

Harga Sunblock Water Resistant, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Anti Luntur!

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:11 WIB

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga 8 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Karhutla di Kalimantan Kembali Meluas, Greenpeace Desak Pencegahan Diperkuat

Karhutla di Kalimantan Kembali Meluas, Greenpeace Desak Pencegahan Diperkuat

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Awas! 39 Anak di Jateng Terpapar Radikalisme Lewat Game Online dan Medsos

Awas! 39 Anak di Jateng Terpapar Radikalisme Lewat Game Online dan Medsos

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:08 WIB

×