Cafe Mato Kopi, Wisata Kuliner Jogja yang Bikin Para Pecandu Betah

Silfa Humairah Utami

Minggu, 08 Maret 2020 | 19:17 WIB
Cafe Mato Kopi, Wisata Kuliner Jogja yang Bikin Para Pecandu Betah
Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)

Suara.com - Menawarkan kuliner khas yang bikin ketagihan, Yogyakarta menawarkan wisata kuliner yang lezat. Bahkan Jogja yang disebut-sebut kota pelajar ini terkenal dengan tempat nongkrong yang asyik dan seru.

Seperti kafe yang cukup diramaikan para mahasiswa,  yaitu Mato Kopi. Karena area santai dan luas yang ditawarkan, maka tak heran peminatnya pun datang dari kalangan mahasiswa yang betah berlama-lama.

Untuk travelers pecinta kopi, tempat ini juga jadi rekomendasi karena memiliki aneka pilihan kopi khas Jawa Timur.  

Kafe yang berlokasi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta itu menyajikan kopi dengan cita rasa asli dan konsep buka 24 jam nonstop serta harga terjangkau. Jadi tak salah jika kafe ini sukses menarik ratusan pelanggan dalam sehari semalam.

Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)
Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)

Nama 'Mato Kopi' sendiri diambil dari bahasa Madura, Mato, yang dalam Bahasa Indonesia berarti pecandu. Jadi, bagi travelers yang ke sini, jangan salahkan jika jadi pecandu kopi khas Jawa Timur ini dan jadi nyandu berlama-lama di cafenya. 

Ya, travelers bisa berlama-lama saat di cafe, karena tempatnya memang cocok dan dibuat untuk nongkrong. Ada area lesehan, tikaran, duduk dengan meja panjang hingga di area outdoor di dekat taman bunga, weshh.. tempatnya bikin betah deh pokoknya.

Sajian di Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)
Sajian di Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)

Banyaknya varian menu kopi yang ditawarkan juga menjadi ciri khas cafe tersebut, di antaranya KOPASSUS (Kopi Susu), KOTANGSU (Kopi Susu Gelas Tanggung), dan KOPAJA (Kopi Jahe). Penamaan menu kopi yang unik itu membuat para pelanggan mudah mengingatnya.

Camilan Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)
Camilan Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)

Kemudian, banyak pilihan camilan seperti kue tradisional hingga goreng pisang, risol, bakwam hangat hingga donat dan aneka kripik yang bakal menemani sajian kopi saat nongkrong di cafe ini. 

Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)
Mato Kopi di Jalan Selokan Mataram, Sleman, DI Yogyakarta. (Guideku/Silfa Humairah)

Jadi udah ke sini belum? Bagi travelers yang ngaku penyuka kopi dan gemar nongkrong? Tertarik nongkrong sambil menikmati kopi di kafe ini?

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hobi Makan, Alasan Orang Tua Baby Moonella Terjun ke Bisnis Kuliner

Hobi Makan, Alasan Orang Tua Baby Moonella Terjun ke Bisnis Kuliner

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2020 | 18:59 WIB

Masih Banyak Warga Jogja yang Masukkan Saluran Air Limbah ke Drainase

Masih Banyak Warga Jogja yang Masukkan Saluran Air Limbah ke Drainase

Jogja | Jum'at, 06 Maret 2020 | 09:48 WIB

Makan Olahan Bergizi Biar Imunitas Tubuh Baik, Ini Resep Sayur Acar Kuning

Makan Olahan Bergizi Biar Imunitas Tubuh Baik, Ini Resep Sayur Acar Kuning

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×